Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Saling memanjakan


__ADS_3

"Hey..... kenapa memasak sebanyak ini baby ?" tanya Aiden begitu memasuki dapur


Tadinya ia kebingungan mencari keberadaan istrinya, tapi setelah mencium aroma kue yang begitu harum ia tau harus mencari kemana


Edelyn yang sedang mengaduk adonan mencebikkan bibirnya, dia sengaja mencari kesibukan agar tak selalu berduaan dengan suaminya


Bisa lebur tubuhnya jika terus bersamanya


Aiden mencomot muffin panas yang tampak berkilauan karena baru saja diolesi dengan mentega yang lembut


Aiden benar benar dibuat takjub dengan hasil karya istrinya yang selalu memuaskan lidahnya


Dia sangat beruntung karena memiliki istri yang tak hanya pandai memuaskannya di ranjang, tapi juga pandai memuaskan perutnya


Mungkin lima tahun ke depan tak akan ada Aiden si pria hot dan sexy, dia pasti sudah berubah menjadi pria gendut dengan perut buncitnya


Edelyn tersenyum menatap wajah suaminya yang tampak lahap menikmati muffin buatannya


Padahal suaminya itu sama seperti kebanyakan pria yang tak suka dengan pastry dan sanak keluarganya


Tapi entah kenapa suaminya selalu menghabiskan apapun yang ia buat


Setelah semuanya selesai, Edelyn menata makanannya di pondok dekat kolam renang


Ia sengaja memilih tempat itu karena ingin menikmati hangatnya sinar matahari


Menu sarapan yang Edelyn buat luar biasa banyak


Ada muffin madu, biskuit cokelat dan seloyang penuh pie apel yang baru saja ia keluarkan dari oven


Sebenarnya Aiden ingin protes karena istrinya memasak terlalu banyak


Bukannya tak suka, ia hanya takut kalau istrinya kelelahan


Tapi saat dia mengutarakan kekhawatirannya istrinya itu langsung cemberut dan membuat ia angkat tangan


Aiden tak mau mengulang kebodohannya lagi, bisa merana ia jika istrinya ngambek lagi


*****


Villa benar benar sepi saat di malam hari, para pekerja sudah kembali ke rumah masing-masing


Aiden dan Edelyn memutuskan menghabiskan waktu mereka di perpustakaan


Sebenarnya Edelyn hanya ingin menemani suaminya untuk memeriksa beberapa pekerjaan yang dikirimkan oleh Felix


Edelyn terkekeh melihat Aiden yang mengerjakan pekerjaannya dengan wajah masam


Padahal suaminya itu sudah mengajukan cuti dan memperingatkan semua orang agar tak mengganggu bulan madunya


Tapi mungkin pekerjaannya terlalu urgent sampai sampai Felix memberanikan diri mengganggu tuan mudanya


Ia berani bertaruh kalau sekarang Felix dan Thom sedang menggigit jari mereka dan berjalan mondar-mandir karena ketakutan


Tanpa sadar Edelyn tertidur di sofa karena lelah


Aiden yang melihat istrinya tertidur di sofa merasa bersalah


Ini semua gara gara kedua curutnya yang terlalu bodoh itu, masalah sepele saja mereka tak bisa menanganinya

__ADS_1


Aiden mengirim file yang sudah selesai dan menutup laptopnya


Dia menghampiri istrinya dan ingin menggendongnya menuju kamar


Tapi baru saja ia menyentuh tubuhnya, istrinya sudah terbangun


" Sudah selesai Ai...?" tanya Edelyn sambil mengucek matanya


Aiden meraih tangan istrinya yang menggosok kedua matanya, dan mengusap kelopak matanya dengan gerakan yang begitu lembut


" Jangan digosok baby, nanti sakit "


Aiden mengangkat tubuh Edelyn dan menggendongnya


Dia berjalan menuju dapur, karena ia teringat istrinya itu belum makan malam


" Malam ini biar aku yang memasak untukmu my queen " ucap Aiden setelah mendudukkan istrinya di kursi meja makan


" Oke .....aku menanti karya masterpiece mu my king" ucap Edelyn balik menggoda suaminya


Aiden terkekeh ringan dan mulai melakukan pekerjaannya


Malam ini dia ingin membuat makanan yang simpel dan cepat saja


Mengingat waktu sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam, yang artinya istrinya sudah sangat telat makan


Aiden membuat salad sayur yang dicampur dengan udang dan disiram dengan saus alpukat


Aiden tahu istrinya tak menyukai sayur, tapi dia membuat masakan ini atas saran temannya yang mempunyai usaha kuliner dan rasanya sangat enak


Semoga saja istrinya suka


Aiden kemudian mengambil daging dan diiris tipis-tipis


Sambil menunggu, Aiden membuat saus pedas asam manis kesukaan istrinya


Setelah berkutat di dapur beberapa lama, akhirnya masakan Aiden selesai


Dia menyajikan semuanya di meja makan dan mulai mengambil nasi dan semua lauknya untuk istrinya


" Harusnya aku yang melakukan ini Ai " ucap Edelyn menghentikan suaminya yang akan menyuapi dirinya


Edelyn tau suaminya sudah lelah karena pekerjaannya ditambah lagi ia memasak untuk dirinya


Dan sekarang dia malah ingin menyuapi dirinya


" Izinkan aku memanjakanmu baby, setelah ini kamu yang harus memanjakan aku " ucap Aiden dengan senyum smirknya


Edelyn memutar bola matanya malas


Dia heran dengan suaminya, tiap pagi siang sore dan malam suaminya selalu meminta jatah


Apa dia tak bosan dan lelah melakukan itu


Padahal ia sendiri sudah ingin angkat tangan jika tak mengingat kalau itu adalah kewajibannya


Edelyn pun menerima suapan dari suaminya


Dia cukup terkejut dengan kemahiran suaminya dalam hal memasak

__ADS_1


Padahal saat mereka pertama kali bersama, Aiden sama sekali tak tau menahu soal dapur


Saat Aiden ingin menyuapi salad, spontan Edelyn memundurkan tubuhnya


" Aku tak mau Ai....." rengek Edelyn sambil menggelengkan kepalanya dengan cepat


" Coba dulu baby, ini sangat enak. Aku mendapatkan resepnya dari temanku, kamu pasti suka "


" Tapi kalau aku gak suka kamu jangan paksa aku ya" pinta Edelyn mengajukan syarat sebelum menerima suapan dari suaminya


Aiden pun mengangguk


Dia kembali menyodorkan suapannya pada istrinya


Dalam hati dia berdoa semoga saja istrinya menyukainya


Edelyn menerima suapan suaminya dengan memejamkan mata


Mulanya dengan enggan ia mengunyah saladnya


Tapi begitu dia merasakan rasa salad yang begitu cocok dengan lidahnya


Ia membuka matanya dan menatap suaminya dengan mata berbinar


" Enak Ai....aku mau aku mau, cepat suap lagi " pinta Edelyn dengan heboh dan menggoyangkan lengan suaminya untuk segera menyuapinya lagi


Aiden pun dengan senang hati menyuapi istrinya sambil sesekali ia ikut makan sampai semua masakan yang ia buat ludes tak bersisa


Aiden sangat senang melihat istrinya lahap memakan salad buatannya


Dia akan berterima kasih dan memberikan hadiah pada temannya saat pulang dari bulan madu nanti


Karena resep dari temannya itu, istri cantiknya mau makan sayur


Dan tentu saja itu baik bagi tubuh istrinya yang daya tahan tubuhnya rendah dan mudah sakit


" Terimakasih kasih Ai.....ini sangat nikmat sekali " ucap Edelyn


Aiden mengangguk dan mengangkat tubuh istrinya ke dalam pangkuannya


Dia mengecup puncak kepala istrinya


" Kamu tau ini tak gratis baby " ucap Aiden dengan suara seraknya


Tubuhnya sudah terasa panas dan menegang karena bersentuhan dengan kulit lembut istrinya


Edelyn tersenyum mendengar suara serak


Dia semakin menggesekkan tubuhnya untuk menggoda suaminya


Ia mengecup jakun suaminya yang tampak naik turun karena menahan dirinya


" Tentu saja ...kali ini aku yang akan memanjakan mu hubby " ucap Edelyn


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


jangan lupa like vote dan comentnya guys

__ADS_1


hadiahnya juga otte


see you 🥰🥰🥰


__ADS_2