Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
wajah aslinya


__ADS_3

"Tapi aku tau itu berat bagi kalian terutama Oma dan opa jadi aku sudah memikirkannya matang-matang....


Bagaimana kalau aku membeli semua aset kalian, jadi kalian bisa memberikan warisan itu kepada mereka dalam bentuk nominal


Sedangkan aset aset keluarga Skylar akan tetap diatasnamakan Edelyne


Bukankah hal itu lebih baik?" tanya Aiden lagi


" Apa tak apa nak Aiden?


Yang kamu katakan memang ada baiknya, kami keberatan dengan pembagian warisan itu juga karena aset aset keluarga Skylar, bagaimanapun juga itu adalah usaha turun temurun


Kami juga tak rela jika semuanya jatuh di tangan orang asing" ucap Oma Grace


" Dad akan mengganti uangnya nanti Aiden" saut Dominic yang sedari tadi terdiam


" Tidak perlu......ini buat istriku jadi aku tak mau main berhitung lagi dengan kalian


Lakukan seperti itu saja, Aiden akan membawa Edelyne istirahat terlebih dahulu"


" Benar kata cucuku Al, lebih baik dilakukan seperti itu saja


Uang bukan masalah yang terpenting hidup kita nyaman dan bahagia


Kasihan cucu menantuku yang lagi sakit, jadi sudah cukup jangan membuat masalah ini semakin membesar nantinya" ucap kakek Haidar begitu cucunya pergi membawa istrinya untuk istirahat


" Baiklah.....aku akan mengutus orang untuk mengatur semuanya


Dan biar mom dan dad yang mengatur hal ini, kamu tak perlu ikut-ikutan lagi Dom


Lebih baik kamu mengistirahatkan tubuh dan ikut menjaga Lyn disini


Tak apa kan Haidar kalau aku titip bocah tengik ini di mansion mu terlebih dahulu" pinta Allison


" Tentu saja, lagipula cucu menantuku itu butuh keluarganya untuk membantu menguatkan hatinya


Kalau kalian mau, kalian juga bisa tinggal disini untuk sementara"


" Oh tidak perlu, kami berdua sibuk tak seperti dirimu yang seperti pengangguran saja" canda opa Allison


" Sialan kau....." gerutu kakek Haidar yang disambut oleh gelak tawa pasangan paruh baya yang duduk di depannya


Berbeda jauh dengan keadaan di mansion Al kadahfi, di sebuah kamar yang sangat luas pasangan ibu dan anak sama sama merenung


Merenungi jalan yang telah mereka berdua pilih


Berbeda dengan sang ibu yang masih diliputi rasa ketidakpuasan, Jaden malah merasa rendah diri


Awalnya ia tak merasa iri sama sekali dengan adiknya, tetapi lambat lain rasa iri itu muncul dan kian bertumbuh subur dengan bujukan kekasih dan ibunya sendiri


Akhirnya ia terlena dan menginginkan hal lebih, bahkan melakukan apapun demi mendapatkan apa yang ia mau


Tapi kenyataan saat ini menampar dirinya, ia baru tau identitas aslinya


Pantas saja keluarganya begitu menyanjung Edelyn, ternyata adiknya itu adalah satu-satunya cucu di keluarga Skylar

__ADS_1


Entah apa yang harus ia lakukan saat ini, apalagi melihat hubungan kedua orangtuanya yang diambang kehancuran


" Mom.....kita harus meminta maaf pada mereka, Jaden yakin mereka akan memaafkan semua kesalahan yang sudah kita perbuat" ucap Jaden kepada mommy-nya yang sedari tadi terdiam


" Untuk apa....itu memang harus mereka lakukan, kamu berhak akan semua itu Jaden" tolak mommy Ellen


" Mom.....sadar aku bukanlah bagian dari mereka, aku malu mom"


" Untuk apa malu, kamu memang berhak Jaden


Jangan lupa selama ini kamu yang selalu membantu daddy dan opa bukan adikmu


Jadi sudah sepantasnya kamu mendapatkan hakmu


Untuk urusan ini hilangkan dulu nuranimu, mommy sudah meninggalkan daddy jadi mulai sekarang kamu yang harus bertanggungjawab atas kebutuhan kita berdua"


" Tapi....."


" Sudah tak ada tapi tapian, semuanya sudah terlanjur terjadi


Kita tak punya jalan lain lagi sekarang" ucap mommy Ellen tak mau mendengar bantahan dari putranya lagi


Dia sudah rela meninggalkan suaminya demi kehidupan putranya


Cukup sedih, tapi hatinya merasa bebas


Tak ada lagi kegelisahan yang menggerogoti hatinya sedikit demi sedikit


Ting....


Ellen meraih ponselnya yang berbunyi, ketika melihat nomor yang tak ia kenal ia ingin mengabaikan pesan tersebut


Yang ternyata itu dari asisten mertuanya, mereka berdua meminta bertemu secara pribadi esok hari


Dan dalam pesan itu tertera tidak menerima penolakan


" Lihatlah Oma dan opa sudah mengirim pesan, besok mommy akan menemui mereka dan meminta hakmu Jaden


Jadi berhentilah berpikir macam-macam, adikmu tak akan berubah menjadi menyedihkan karena kehilangan warisan dari keluarga Skylar" ucap Ellen dengan nada dinginnya seakan-akan yang ia bicarakan adalah orang lain, bukan putrinya sendiri


Entah pergi kemana sikap lemah lembutnya selama ini, semuanya menghilang karena kekuasaan dan uang


Keesokan harinya, Ellen bersiap siap pergi menemui calon mantan mertuanya


Yah..... karena sebentar lagi ia sudah bukan nyonya keluarga Skylar


Ia dan suaminya sudah resmi bercerai tinggal menunggu suratnya saja


Tapi hal itu tentu saja tak membuatnya sedih


Satu jam kemudian ia sampai di tempat yang digunakan untuk bertemu


Sebuah villa yang tak jauh dari mansion Skylar, ah mungkin sebentar lagi akan menjadi mansion milikku.....


" Kau tampak senang sekali Ellen?" tanya oma Grace berbasa-basi

__ADS_1


Ia sedikit kecewa dan marah begitu melihat mantan menantunya tampak biasa saja dan sama sekali tak merasa sedih


Berbeda jauh dengan keadaan putranya yang tampak mengenaskan


" Tentu saja mommy.....ah tidak, mulai sekarang saya harus memanggil anda nyonya Skylar? begitukan?" tanya Ellen dengan nada mengejeknya


Melihat gelagat istrinya yang akan meledak, Allison mencoba menenangkan istrinya


Ia menggenggam lembut tangan istrinya yang mengepal erat


" Hentikan bualanmu itu Ellen, kita langsung membahas pokok permasalahannya saja


Kami mengajak mu bertemu karena pesan dari putra dan cucu kami"


" Baiklah..... katakan, apa pesan mereka?" tanya Ellen


" Seperti yang kamu tau kami memberikan separuh warisan kami pada putramu, namun kamu meminta lebih dan putrimu yang baik hati itu memberikannya secara cuma cuma padamu"


" Wah..... benarkah? kalau begitu cepat berikan berkasnya padaku sekarang


Tuan besar Allison tentunya sangat sibuk kan untuk sekedar berbincang-bincang dengan mantan menantumu ini?"


" Dasar tak tau malu....." gertak Oma Grace tapi dianggap angin lalu oleh Ellen


Bahkan ia menaik turunkan alisnya seakan mengejek mereka berdua


" Sudah tenanglah istriku, jangan membuang tenaga untuk meladeni wanita ini....


Ellen, tapi semua itu ada syaratnya....."


" Apa itu....?"tanya Ellen yang sudah tak sabar lagi


" Semua itu tak akan kuberikan secara bentuk, kami sekeluarga beserta Aiden sudah sepakat akan memberikan semua warisan itu dalam bentuk nominal uang


Kamu tak perlu khawatir kami akan mengurangi harga jual semua aset kami


Karena yang mengurus semuanya adalah menantumu, Aiden


Asal kau setuju, semua itu akan menjadi milikmu dan Jaden, tapi kalau kamu tak mau tak apa


Seperti rencana awal Jaden hanya akan menerima setengah....."


" Baiklah tak masalah....." ucap Ellen menyetujui kemudian ia menandatangani berkas berkas persetujuan nya


" Hmm baiklah, besok notaris dan pengacara Aiden akan menemuimu dan memberikan semua ini


Semoga kita tak bertemu lagi Ellen, dan saya harap kamu tak pernah muncul apalagi meminta pertolongan lagi pada putraku" ucap Allison sebelum pergi meninggalkan Ellen bersama istrinya


*****


Sepinya pembaca ku.....


Ayo dong guys kasih semangat dalam bentuk like vote dan hadiah


Ketukan jari kalian sangat berarti bagi ku

__ADS_1


Kalau bosan dengan cerita ini bisa mampir di cerita aku yang lainnya


Sama-sama bergenre fantasi tapi beda tema Lo yah.....


__ADS_2