
"Baby....." panggil Aiden dengan suara seraknya
Edelyn yang sedang menunduk perlahan mendongak mendengar panggilan Aiden, seketika itu juga hidung mereka bersentuhan
Ia terbelalak dan berusaha mendorong Aiden tapi kekuatannya tak sebanding dengan kekuatan pria itu
" Ai.... bisakah kamu sedikit menjauh !!"
Bukannya menjauh, Aiden malah merapatkan tubuh mereka berdua
Dia mengecupi leher Edelyn dengan lembut " i Miss so much baby " lirih Aiden
Edelyn bergerak gelisah merasakan suhu di kamar mandi mulai memanas, tanpa ia sadari gerakannya malah membangunkan sesuatu yang sedang tertidur
" kita keluar dulu Ai.... disini panas"
Aiden tak menjawab ucapan gadisnya, dia sedang mati matian menahan hasrat untuk tidak mencumbui gadisnya saat ini
Wajah cantik gadisnya tampak sempurna, perlahan tatapan Aiden turun ke bibir mungilnya yang sedikit berisi, Aiden meneguk ludahnya sendiri
Siall....aku tak bisa menahannya lagi
Tanpa banyak bicara Aiden menarik tengkuk Edelyn dan menyatukan bibir mereka, tangan Aiden yang satunya meremas lembut pinggang ramping gadisnya
Dengan posisi Edelyn yang di atas wastafel memberikan ruang lebih untuk Aiden menguasai tubuh nya
Aiden semakin berani saat melihat gadisnya menikmati ciuman mereka, tangannya sudah mulai menjalar kemana-mana
Dengan perlahan tangannya sampai di punggung Edelyn dan mencoba membuka kaitan bra-nya , tapi langsung di hentikan Edelyn
" Ai....please no "
Aiden menggeram rendah, ia sama sekali tak merespon penolakan gadisnya
Perlahan cumbuannya turun ke leher jenjang Edelyn
Dia menghisap dan menjilati leher Edelyn dengan kuat tak memperdulikan rintihan Edelyn
Tangannya pun tak tinggal diam, ia sudah menjalar kemana-mana
Edelyn sendiri merasa jantungnya berdetak tak karuan, sekuat tenaga dia menahan desahannya yang terus keluar saat Aiden terus memainkan tubuhnya
Dengan tangan gemetar Edelyn mencoba menahan tangan Aiden yang sudah menjalari pahanya
" Ai... jangan" lirih Edelyn
Aiden yang mendengar ucapan gadisnya mendesah frustasi, dia sudah tidak tahan, dia ingin memiliki gadisnya seutuhnya.
Aiden kembali menyatukan bibir mereka dan tak memberikan gadisnya kesempatan menolak
Dia terus memberikan godaan pada tubuh gadisnya, sampai pada akhirnya Aiden tersenyum lebar saat melihat gadisnya mengangguk
Aiden yang mendapatkan izin gadisnya gembira bukan main, dia langsung merobek kimono gadisnya dan menelanjangi gadis itu
Jakun Aiden naik turun melihat tubuh polos gadisnya, kepalanya sampai pening melihat kesempurnaan itu, anggota tubuhnya pun semakin menegang
Tak mau membuang waktu lebih lama lagi, Aiden segera menggendong gadisnya dan membaringkan tubuh sempurna itu di ranjang
__ADS_1
Dan akhirnya terjadilah penyatuan cinta mereka
*****
Pagi harinya Aiden kelabakan mengatasi tangisan gadisnya,
" Baby ada apa.....?"
Mendengar pertanyaan bodoh dari Aiden semakin membuat Edelyn menangis
Edelyn merasakan sakit yang luar biasa di daerah kewanitaannya dan tubuhnya pun terasa remuk redam
Aiden benar benar tak memberinya ampun semalam, dan sekarang pria itu dengan bodohnya bertanya ada apa?
" Katakan baby..... siapa yang menyakitimu biar nanti aku habisi orang itu.." tanya Aiden lagi
" tubuhku sakit semua.... coba tebak siapa yang membuatku sakit ?" pekik Edelyn saking kesalnya
Aiden yang mendengar itu cengengesan tak jelas, dia menggaruk tengkuknya bingung
" Maaf baby ....kau terlalu nikmat untuk dilewatkan begitu saja "
Edelyn melototkan matanya " tubuhku sakit semua Ai....dan kamu masih bisa bercanda ?"
" Biar aku siapkan air hangat untuk berendam" ucap Aiden lalu mengecup kening gadisnya sekilas dan berjalan memasuki kamar mandi dengan tubuh nakednya
" Aideeeen..." teriak Edelyn melihat kelakuan kekasihnya yang tak tau malu
Aiden yang sudah di kamar mandi pun tertawa mendengar teriakan jengkel gadisnya
*****
Dia masih mengingat dengan jelas ******* gadisnya, ah ralat wanitanya saat mendambakan puncak kenikmatan
Setiap saat Aiden selalu mendambakan wanitanya, dan demi Tuhan Aiden sungguh menginginkan Edelyn lagi
setelah malam pertama mereka tak membuat Aiden merasa puas, dia malah menginginkannya lagi dan lagi
Awalnya Aiden pikir Edelyn akan panik dan mendesaknya untuk bertanggung jawab, dan Aiden tentu dengan senang hati akan menikahi wanitanya itu
Tapi ekspektasinya tak sejalan dengan realita, wanitanya tampak acuh seakan tak menganggap kejadian malam itu
Dan sialnya sekarang Aiden yang ingin meminta pertanggungjawabannya karena tak bisa menghilangkan Edelyn dari pikirannya
Sungguh tak lucu jika akhirnya dia datang pada keluarga Skylar dan meminta untuk segera dinikahkan
*****
Edelyn sendiri saat ini sedang sibuk dengan kuliahnya, dia berencana menyelesaikan kuliahnya dengan cepat, karena dia yakin sebentar lagi Aiden mendesaknya untuk menikah
Mengingat Aiden, ia menjadi gemas sendiri
Setelah kejadian itu, Aiden selalu mengekorinya dan menatapnya dengan tatapan penuh damba
Edelyn hanya mengacuhkan Aiden dan bertingkah seakan-akan dia tak mengerti kode kode dari Aiden
Bukannya Edelyn menolak, tapi ia sungguh dibuat ngeri dengan stamina Aiden
__ADS_1
Lelaki itu seperti beruang yang baru bangun dari hibernasinya
Aiden menggempurnya tiada ampun sampai pagi, jika Edelyn tidak pingsan mungkin Aiden tak akan pernah berhenti
" Hoy...."
Saat sedang asyik melamun ia dikagetkan dengan kedatangan dua sahabatnya
Sera yang melihat Edelyn terkejut akan teriakan Melisa reflek menggeplak punggung Melisa dengan keras
" Lo mau di gorok sugar daddy-nya Edelyn ya....?" tanya Sera pada Melisa
Dengan cepat Melisa menggelengkan kepalanya takut " enggak Lyn, maaf ya aku gak sengaja "
" its okay Mel....eh ngomong-ngomong itu cewek cewek lagi pada ngapain sih kok heboh banget?"
" Lo gak liat gosip yang lagi viral Lyn...?" tanya Sera
Edelyn hanya menggelengkan kepalanya, karena jujur saja dia sangat malas untuk mengikuti berita berita viral yang lebih banyak hoak-nya
Sera dan Melisa menggeplak dahinya secara bersamaan melihat ketidakpekaan sahabatnya " Kamu tahu gak Lyn, yang lagi viral itu berita tentang kamu dan sugar daddy-mu itu " ucap Melisa
" Lah, emang aku ngapain...?" tanya Edelyn
" Kemarin sugar daddy Lo kan yang jemput pulang kuliah ?" tanya Sera dan di jawab anggukan Edelyn
" Nah, waktu itu ada salah satu mahasiswa yang ngenalin tuan muda Al kadahfi dan langsung motret Lo berdua pas lagi pelukan, untung saja lo munggungin kamera, jadinya gak ada yang ngenalin " jelas Sera panjang kali lebar
Edelyn terdiam mendengar penjelasan Sera, dalam hati dia berfikir tak ada salahnya publik tahu hubungannya dengan Aiden
Toh perbedaan umur sekarang sudah bukan suatu hal yang tabu untuk masyarakat
Dia sendiri juga dari keluarga terpandang jadi kemungkinan kecil akan ada yang menghujat hubungannya
" Kalau pun ketahuan juga tak masalah Ser..... Lagipula hubunganku dengan Aiden bukanlah suatu kesalahan "
Melisa yang mendengar itu bertepuk tangan riang, daripada Sera yang takut dengan Aiden, Melisa justru sangat mengagumi Aiden
Menurut Melisa, sahabatnya akan bahagia jika bersama Aiden, hidupnya akan terjamin dan indah seperti princess
" Kan dari dulu aku sudah bilang, harusnya kamu mengumumkan hubungan kalian berdua, kalau aku jadi kamu, aku akan memamerkan kekasih tampanku ke seluruh dunia hahaha..." oceh Melisa dengan tingkah absurdnya
Edelyn dan Sera hanya bisa menatap wajah Melisa jengah, setiap hari disuguhi dengan tingkah nyeleneh Melisa membuat Edelyn sering darah tinggi
Tapi walaupun begitu Melisa adalah sahabat yang baik, dan dia pasti orang pertama yang akan maju saat Sera atau Alody mendapatkan masalah
Bagi Edelyn Melisa adalah penghiburnya saat ia tengah lelah menghadapi keposesifan Aiden dan keluarganya
Mungkin bagi Melisa, hidup seperti princess itu sangat menyenangkan, tapi terkadang Edelyn lelah dan ingin bebas sejenak seperti kehidupan anak muda yang lainnya
Yah .... mungkin dia harus bisa lebih sabar dan bersyukur lagi
*****
Terimakasih udah mampir.....
jangan lupa like vote dan comentnya guys
__ADS_1
karena dukungan kalian sangat berarti bagiku
see you next chapter 🥰🥰🥰***