Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Episode 45


__ADS_3

Aiden memasuki mansion dengan tergesa-gesa sampai tak sengaja menabrak salah satu maid


Bukannya menolong maid yang terjatuh karena ulahnya, Aiden malah berbalik pergi meninggalkan maid itu


Sedangkan Lidia, maid yang tak sengaja di tabrak Aiden tersenyum kemenangan


Walaupun hanya ketidaksengajaan tapi dia tetap senang karena sempat menyentuh tubuh tuan mudanya


Ditambah lagi dia tadi melihat istri tuan mudanya pulang dengan keadaan menangis


" Ahhh senangnya....." pekik Lidia dalam hati


Disisi lain Aiden membuka pintu kamarnya dan mendapati istrinya yang tengah duduk termenung dengan kedua matanya yang terus mengeluarkan air mata


" Don't cry baby....." bisik Aiden lirih sembari memeluk istrinya sayang


Alody yang dipeluk Aiden tambah menangis kencang


" Hey..... kenapa tambah keras menangisnya, apa aku harus memukul Justin supaya kamu bisa tenang hmmm?"


Alody spontan melepaskan pelukannya dan menatap tajam suaminya


" Jangan berani beraninya memukul kakakku Ai....." ancam Alody dengan suara seraknya dan sedetik kemudian Alody sesenggukan yang mana membuat Aiden tertawa terbahak-bahak saking gemasnya


" Kok malah ketawa sih .....?" ucap Alody dengan bibir cemberut


" Kamu gemesin banget tau gak....." ucap Aiden dan menoel noel pipi Alody yang tampak merah karena terlalu banyak menangis


" Tapi aku serius, kamu jangan apa apain kakak


Biar aku sendiri yang menyelesaikan nya, aku yakin kakak punya alasan tersendiri melakukan hal itu "


Aiden menganggukkan kepalanya mengerti


Dia sependapat dengan istrinya, bagaimana pun juga Justin sebelas dua belas dengan daddy Nic yang sangat menyayangi dan memanjakan Alody, jadi tak mungkin dia akan menyakiti adiknya dengan sengaja


" Ya sudah, sekarang makan dulu ya


Kamu tadi belum makan apapun baby...."


Alody menggelengkan kepalanya tanda tak mau


Mana mungkin ia ada nafsu makan di saat suasana hatinya sedang memburuk


" Daddy tadi khawatir dengan kamu dan kakakmu, kasihan dia baby


Jangan membuat daddy lebih khawatir lagi yah...." bujuk Aiden lagi


Alody merenung sejenak


Kejadian tadi pasti cukup membuat semua orang terkejut apalagi Daddy-nya


Dia tak mau Daddy-nya sampai sakit lagi


" Mau susu saja Ai....." pinta Alody pada suaminya


Aiden tersenyum puas


Walaupun tak makan tak apa


Yang penting perut istrinya terisi


" Of course baby..... tunggu sebentar ya biar aku buatkan khusus untuk istriku yang paling cantik"


Alody tersenyum senang melihat suaminya yang penuh perhatian dengannya


Sungguh suatu anugerah mendapatkan cinta yang begitu besar dari seseorang seperti Aiden

__ADS_1


*****


Tak ada kehidupan yang sempurna


Tak ada jalan yang mulus tanpa adanya hambatan


Dan tak ada hubungan yang mulus tanpa ada masalah seperti yang semua orang harapkan dan impikan


Seperti yang dialami Justin sekarang


Dirinya sedang dilema diantara cintanya pada sang kekasih dan rasa sayangnya terhadap adik kandungnya sendiri


Untuk pertama kalinya dalam hidup Justin merasa rendah diri dan tak percaya pada diri sendiri


Nabila, wanita yang menjalin hubungan dengannya satu tahun belakangan ini tiba-tiba memutuskan hubungan dengannya


Dan alasannya sungguh sangat tak masuk akal untuk Justin


Justin sudah berusaha menjelaskan dan memberikan pengertian terhadap kekasihnya


Tapi dia malah di tinggal pergi tanpa kejelasan apapun


Hal itu tentu saja membuat Justin uring uringan dan melampiaskannya pada alkohol


Minuman haram yang tak pernah sekalipun ia sentuh dalam hidupnya kini menjadi candu


Pikirannya terus terbayang bayang dengan ucapan kekasihnya kala itu


*Flashback....


" Aku mau putus....." teriak Nabila


Justin mematung sejenak


Dia tau dia salah karena telat menjemput kekasihnya, tapi tak mungkin juga hubungan mereka akan berakhir hanya karena masalah seperti ini


Nabila tambah murka dan menatap tajam Justin


" Apa kamu bilang, kenapa harus kamu yang nganter dia? dia kan sudah punya suami.


Harusnya sekarang kamu lebih prioritaskan aku ketimbang dia " ucap Nabila dengan menekankan kalimat terakhirnya


" Aku tentu saja prioritasin kamu sayang, tapi Ody kan adik aku jadi aku harus selalu menjaganya " ucap Justin lembut


Justin masih mencoba membujuk kekasihnya yang lagi lagi marah karena masalah yang sama


Justin paham dengan kecemburuan kekasihnya terhadap adik kecilnya


Tapi Alody tetaplah adiknya yang harus selalu Justin jaga walaupun dia sekarang sudah memiliki suami yang bisa menjaganya


" Kenapa kamu selalu seperti ini Justin ?


Adikmu sudah memiliki segalanya, sedangkan kamu memiliki apa


Semua perhatian keluarga sudah menuju padanya


Sedangkan kamu putra sulung keluarga Skylar hanya bisa menjadi pajangan saja di keluarga mu


Apa kamu tak marah saat orang tuamu membagi rata warisannya?


Harusnya itu semua menjadi milikmu" ucap Nabila berusaha menghasut Justin


Nabila amat sangat tak rela jika harus berbagi apapun dengan orang


Dia sudah cukup muak dan marah karena selama pacaran dengannya Justin selalu menomorsatukan adiknya


Ditambah sekarang dia mendengar kalau warisan keluarga Skylar dibagi rata dengan adiknya

__ADS_1


Sungguh tak adil sekali pikir Nabila


Padahal Alody sudah mendapatkan suami yang lebih kaya daripada keluarga Skylar


Sekarang mendapatkan warisan dari keluarga nya juga lagi


Nabila tak akan membiarkan hal itu terjadi


Justin sendiri terdiam mendengar ucapan kekasihnya


Dari dulu tak pernah terbesit sedikitpun rasa iri terhadap adiknya


Tapi entah kenapa perkataan kekasihnya seperti mendoktrin dirinya


" Bagaimana pun juga Ody adikku sayang, walaupun aku mendapatkan separuh warisan keluarga


Aku tak akan membuat hidupmu susah " ucap Justin berusaha mengalah


Nabila mengatur nafasnya yang memburu karena menahan kesal karena sikap Justin


" Pokoknya aku tak mau tau, kamu harus menjauhi adikmu dan mendapatkan seluruh warisan itu


Kalau tidak.....


Nabila menjeda kalimatnya dan menghela nafas


Lebih baik kita putus...." final Nabila dan pergi meninggalkan Justin sendirian


Justin yang ditinggal sendiri menatap kepergian kekasihnya dengan sendu


Dia teramat sangat menyayangi Nabila


Nabila adalah satu-satunya wanita yang bisa menggerakkan hatinya selain mommy dan adiknya


Dan Justin tak mungkin menjauhi adiknya karena masalah kekasihnya


Tapi tak mungkin juga dia tak menuruti keinginan kekasihnya


Justin tak bisa hidup tanpa kekasihnya


Bayangan bayangan keluarganya memenuhi pikiran Justin


Dia sadar keluarganya sangat memanjakan adiknya


Apalagi Daddy-nya


Daddy-nya tak segan menghukum dan membunuh siapapun yang mengganggu adiknya


Bahkan dia sendiripun sering mendapatkan hukuman dari Daddy-nya karena adiknya terluka


Padahal Justin sendiri tak tau menahu penyebab luka adiknya


Tapi saat itu Justin mengenyahkan ketidaktahuannya karena rasa khawatirnya terhadap adiknya


Dan sekarang saat mendengar ucapan kekasihnya Justin seperti menemukan kehampaan dan rasa sakit yang menggerogoti hatinya


Karena tanpa sadar Justin juga iri dengan kehidupan adiknya yang sempurna dan mendapatkan perhatian dan cinta yang begitu besar dari semua orang


Dan dan dari situ muncullah pemikiran yang tak pernah sedikitpun terbesit dalam otaknya sedari dulu


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


Jangan lupa like vote dan comentnya guys


Hadiahnya juga otte

__ADS_1


See you 🥰🥰🥰*


__ADS_2