
Suara pintu UGD mengalihkan atensi semua orang
Aiden yang sudah rapi dengan pakaiannya dengan cepat menghampiri dokter yang sudah keluar dari UGD
" Suami pasien yang mana ...?" tanya dokter kebingungan
Pasalnya Aiden dan seluruh keluarganya mengelilingi dokter tersebut
Tanpa ragu Aiden memajukan tubuhnya
" Saya..... bagaimana keadaan istri saya ?" tanya Aiden dengan suara seraknya karena terlalu banyak menangis
" Sebelumnya saya mohon maaf...... kandungan istri tuan tidak bisa kami selamatkan " ucap dokter itu
" Apa......" teriak semua orang yang ada di sana dengan serempak
Aiden sendiri jatuh terduduk mendengar berita yang dokter ucapkan
Istrinya hamil dan dia tak tau sama sekali
Dan sekarang dia harus mendengar kabar tentang kehilangan anaknya
" Saya tidak tau kalau istri saya sedang hamil...... lalu bagaimana dengan kondisinya dok?"
" Itu wajar tuan, mungkin nyonya juga tak mengetahui kalau dia sedang hamil mengingat janinnya baru berusia beberapa hari saja
Keadaan nyonya sekarang masih kritis.....kita tunggu dalam waktu 24 jam
Kalau nyonya belum sadarkan diri, mohon maaf sebesar-besarnya
Nyonya kami nyatakan koma "
Telinga Aiden berdenging mendengar ucapan dokter
Dia takut kehilangan istrinya
Tepukan di bahunya membuat Aiden tersadar dari lamunannya
Dia melihat kakeknya yang berjongkok di sampingnya dan menatapnya dengan senyuman khasnya
" Jangan terpuruk seperti ini Aiden...... Bangkitlah
Istrimu membutuhkanmu, kalau kau ikut putus asa, siapa yang akan menguatkannya lagi ?" ucap kakek Aiden
Aiden termenung mendengar nasehat kakeknya
Ucapan kakeknya sangatlah benar, istri cantiknya membutuhkannya
Kalau dia menjadi lemah seperti ini, siapa yang akan menjaganya nanti
Pandangan Aiden beralih melihat kedua mertuanya yang duduk termenung dengan tangisannya yang tanpa suara
Aiden menghampiri keduanya dan berjongkok di depannya
Aiden memegang tangan mertuanya dan mengecup punggung tangan mereka
" Mommy daddy..... jangan seperti ini
Aiden juga sedih dengan ini semua, tapi Edelyn masih butuh kita
Aiden yakin Edelyn pasti akan jauh lebih terpuruk dari kita " ucap Aiden berusaha menenangkan kedua mertuanya
Dominic yang sudah bisa menguasai emosinya menatap wajah Aiden datar
" Apa yang sebenarnya terjadi Aiden..... siapa yang sudah melukai putri daddy ?" tanya Dominic lirih
Dunia Dominic seperti hancur seketika melihat tubuh putrinya terbaring di UGD dengan lebam di wajahnya
__ADS_1
Dominic tak tau siapa yang dengan tega menyakiti putrinya, apalagi sampai membuatnya kehilangan calon cucunya
Putrinya nanti pasti akan sangat sedih saat terbangun nanti dan mendengar kabar tentang kegugurannya
" Aiden sudah mengantongi bukti dan pelakunya sedang dalam pencarian dad.....Kita fokus saja dulu dengan keadaan Edelyne "
Dominic terdiam mendengar jawaban Aiden
Dia tau menantunya itu sedang menyembunyikan sesuatu
Tapi dia tak mau ambil pusing
Ucapan menantunya memang benar, kondisi putrinya lebih penting
" Kenapa Edelyn tidak di bawa ke rumah sakit keluarga saja?" tanya Ellen memecah keheningan
" Maaf mom..... kemarin Aiden panik
Dan rumah sakit keluarga terlalu jauh dari hotel, dan Edelyne butuh penanganan cepat "
Dominic mengernyitkan dahinya bingung
Kenapa putrinya bisa berada di hotel
Setelah dia ingat lagi, beberapa kilometer dari rumah sakit ini ada salah satu hotel keluarga Skylar
Tapi kenapa putrinya ada di sana ?
" Hotel ..... kenapa Lyn bisa ada di sana?" tanya Dominic
Aiden dan Ellen saling pandang
Mereka berdua tak tau harus bagaimana cara menjelaskannya
" Jangan coba membohongiku Aiden...." ucap Dominic lagi dengan nada tegasnya
Aiden mengangguk pasrah
" Istriku menemui kakaknya dad...."
Dominic terkejut, pikiran negatif mulai muncul di otaknya
Tapi ia enyahkan semua itu
" Lalu dimana Jaden..... kenapa ia tak ikut menunggu adiknya?" tanya Dominic panik
" Aiden tak tau dad ..... begitu saya sampai di sana, saya sudah menemukan Edelyne dengan keadaan bersimbah darah
Tak ada siapapun disana " ucap Aiden pelan
Sebenarnya Aiden sedikit was was menceritakan kejadian ini pada mertuanya
Dia takut mertuanya tak kuat dan berakhir sakit lagi
Tapi sepertinya Aiden salah
Mertuanya cukup kuat, bahkan Aiden bisa melihat raut wajah dingin seorang Dominic yang sarat akan amarah
" Apa Jaden yang melakukannya ?" tanya Dominic dengan nada dinginnya
Aiden menghembuskan nafasnya pelan, Aiden mengangguk
Sementara Ellen sudah pasrah
Dia yakin putranya tak akan lepas dari amarah keluarganya
Apalagi dia melihat kedatangan kedua mertuanya dan parahnya mereka ikut mendengarkan pembicaraan Aiden dan suaminya
__ADS_1
Ellen hanya berharap putranya bisa selamat
Walaupun dia tau putranya bersalah, tapi Ellen juga tak mau ada pertumpahan darah antara keluarga
*****
Saat ini Edelyn sudah di pindahkan di ruangan VVIP rumah sakit
Aiden dengan setia menggenggam tangan istrinya dan terus membisikkan kata-kata penyemangat untuk istrinya
Sementara semua keluarga besar sudah berkumpul di ruang tamu kamar VVIP
Mereka tengah mendiskusikan masalah antara Edelyn dan kakaknya
Setelah melihat rekaman cctv di hotel
Dominic Ellen serta seluruh keluarga Skylar terdiam
Mereka tak menyangka kalau Jaden punya pemikiran seperti itu dengan adiknya sendiri
Padahal tanpa Jaden ketahui, Edelyn sudah memberikan seluruh hak ahli warisnya kepada kakaknya sendiri
Dia ingin kakaknya mengurus seluruh aset keluarga Skylar
Dalam keheningan yang melanda
Kakek Aiden berdehem memecah keheningan
" Kita memang harus segera menemukan Jaden, tapi masalah hukuman......kita bisa membicarakannya setelah cucu menantuku terbangun
Saya yakin ini hanyalah salah paham....dan Edelyn tentu saja tak ingin terjadi sesuatu dengan kakak kesayangannya " ucap kakek Aiden
Kakek Aiden mencoba memberikan saran terbaiknya
Bagaimanapun juga dia tau dengan sifat kakek dan daddy cucu menantunya
Mereka berdua tak akan segan melukai bahkan membunuh siapapun yang berniat jahat kepada putri dan cucu perempuan satu-satunya di keluarga Skylar itu
" Yang tuan besar kadahfi katakan benar Om Tante...... Bukankah di situ ada satu perempuan yang terus menempel pada kak Jaden?"
" Mungkin kak Jaden terpengaruh oleh omongan orang.... bagaimanapun juga kita semua tau betapa overprotektifnya dia terhadap Edelyn " ucap Kay
Kay ikut berkumpul di ruangan Edelyn karena tanpa sengaja melihat rombongan keluarga Skylar saat ia hendak menjenguk salah satu temannya yang sedang sakit
Saat mendengar kabar tentang musibah yang dialami Edelyn
Jujur saja Kay amat sangat tak percaya
Karena dia tau betapa saling sayangnya kedua bersaudara itu
Kalau hanya masalah warisan, dengan jelas Edelyn tak akan membiarkan hak kakaknya berkurang
Karena Kay sendiri tau betul kalau uang bukan segalanya bagi Edelyn
Lagipula dia sudah menikah
Dan suaminya 100 kali lipat lebih kaya dari keluarga Skylar
Jadi kalau hanya karena separuh warisan keluarga Skylar membuatnya celaka
Sungguh konyol sekali takdir teman sekaligus sepupunya itu
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
__ADS_1
Hadiahnya juga otte
see you 🥰🥰🥰