Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
kehilangan....


__ADS_3

Suara pintu UGD mengalihkan atensi semua orang


Aiden yang sudah rapi dengan pakaiannya dengan cepat menghampiri dokter yang sudah keluar dari UGD


" Suami pasien yang mana ...?" tanya dokter kebingungan


Pasalnya Aiden dan seluruh keluarganya mengelilingi dokter tersebut


Tanpa ragu Aiden memajukan tubuhnya


" Saya..... bagaimana keadaan istri saya ?" tanya Aiden dengan suara seraknya karena terlalu banyak menangis


" Sebelumnya saya mohon maaf...... kandungan istri tuan tidak bisa kami selamatkan " ucap dokter itu


" Apa......" teriak semua orang yang ada di sana dengan serempak


Aiden sendiri jatuh terduduk mendengar berita yang dokter ucapkan


Istrinya hamil dan dia tak tau sama sekali


Dan sekarang dia harus mendengar kabar tentang kehilangan anaknya


" Saya tidak tau kalau istri saya sedang hamil...... lalu bagaimana dengan kondisinya dok?"


" Itu wajar tuan, mungkin nyonya juga tak mengetahui kalau dia sedang hamil mengingat janinnya baru berusia beberapa hari saja


Keadaan nyonya sekarang masih kritis.....kita tunggu dalam waktu 24 jam


Kalau nyonya belum sadarkan diri, mohon maaf sebesar-besarnya


Nyonya kami nyatakan koma "


Telinga Aiden berdenging mendengar ucapan dokter


Dia takut kehilangan istrinya


Tepukan di bahunya membuat Aiden tersadar dari lamunannya


Dia melihat kakeknya yang berjongkok di sampingnya dan menatapnya dengan senyuman khasnya


" Jangan terpuruk seperti ini Aiden...... Bangkitlah


Istrimu membutuhkanmu, kalau kau ikut putus asa, siapa yang akan menguatkannya lagi ?" ucap kakek Aiden


Aiden termenung mendengar nasehat kakeknya


Ucapan kakeknya sangatlah benar, istri cantiknya membutuhkannya


Kalau dia menjadi lemah seperti ini, siapa yang akan menjaganya nanti


Pandangan Aiden beralih melihat kedua mertuanya yang duduk termenung dengan tangisannya yang tanpa suara


Aiden menghampiri keduanya dan berjongkok di depannya


Aiden memegang tangan mertuanya dan mengecup punggung tangan mereka


" Mommy daddy..... jangan seperti ini


Aiden juga sedih dengan ini semua, tapi Edelyn masih butuh kita


Aiden yakin Edelyn pasti akan jauh lebih terpuruk dari kita " ucap Aiden berusaha menenangkan kedua mertuanya


Dominic yang sudah bisa menguasai emosinya menatap wajah Aiden datar


" Apa yang sebenarnya terjadi Aiden..... siapa yang sudah melukai putri daddy ?" tanya Dominic lirih


Dunia Dominic seperti hancur seketika melihat tubuh putrinya terbaring di UGD dengan lebam di wajahnya

__ADS_1


Dominic tak tau siapa yang dengan tega menyakiti putrinya, apalagi sampai membuatnya kehilangan calon cucunya


Putrinya nanti pasti akan sangat sedih saat terbangun nanti dan mendengar kabar tentang kegugurannya


" Aiden sudah mengantongi bukti dan pelakunya sedang dalam pencarian dad.....Kita fokus saja dulu dengan keadaan Edelyne "


Dominic terdiam mendengar jawaban Aiden


Dia tau menantunya itu sedang menyembunyikan sesuatu


Tapi dia tak mau ambil pusing


Ucapan menantunya memang benar, kondisi putrinya lebih penting


" Kenapa Edelyn tidak di bawa ke rumah sakit keluarga saja?" tanya Ellen memecah keheningan


" Maaf mom..... kemarin Aiden panik


Dan rumah sakit keluarga terlalu jauh dari hotel, dan Edelyne butuh penanganan cepat "


Dominic mengernyitkan dahinya bingung


Kenapa putrinya bisa berada di hotel


Setelah dia ingat lagi, beberapa kilometer dari rumah sakit ini ada salah satu hotel keluarga Skylar


Tapi kenapa putrinya ada di sana ?


" Hotel ..... kenapa Lyn bisa ada di sana?" tanya Dominic


Aiden dan Ellen saling pandang


Mereka berdua tak tau harus bagaimana cara menjelaskannya


" Jangan coba membohongiku Aiden...." ucap Dominic lagi dengan nada tegasnya


Aiden mengangguk pasrah


" Istriku menemui kakaknya dad...."


Dominic terkejut, pikiran negatif mulai muncul di otaknya


Tapi ia enyahkan semua itu


" Lalu dimana Jaden..... kenapa ia tak ikut menunggu adiknya?" tanya Dominic panik


" Aiden tak tau dad ..... begitu saya sampai di sana, saya sudah menemukan Edelyne dengan keadaan bersimbah darah


Tak ada siapapun disana " ucap Aiden pelan


Sebenarnya Aiden sedikit was was menceritakan kejadian ini pada mertuanya


Dia takut mertuanya tak kuat dan berakhir sakit lagi


Tapi sepertinya Aiden salah


Mertuanya cukup kuat, bahkan Aiden bisa melihat raut wajah dingin seorang Dominic yang sarat akan amarah


" Apa Jaden yang melakukannya ?" tanya Dominic dengan nada dinginnya


Aiden menghembuskan nafasnya pelan, Aiden mengangguk


Sementara Ellen sudah pasrah


Dia yakin putranya tak akan lepas dari amarah keluarganya


Apalagi dia melihat kedatangan kedua mertuanya dan parahnya mereka ikut mendengarkan pembicaraan Aiden dan suaminya

__ADS_1


Ellen hanya berharap putranya bisa selamat


Walaupun dia tau putranya bersalah, tapi Ellen juga tak mau ada pertumpahan darah antara keluarga


*****


Saat ini Edelyn sudah di pindahkan di ruangan VVIP rumah sakit


Aiden dengan setia menggenggam tangan istrinya dan terus membisikkan kata-kata penyemangat untuk istrinya


Sementara semua keluarga besar sudah berkumpul di ruang tamu kamar VVIP


Mereka tengah mendiskusikan masalah antara Edelyn dan kakaknya


Setelah melihat rekaman cctv di hotel


Dominic Ellen serta seluruh keluarga Skylar terdiam


Mereka tak menyangka kalau Jaden punya pemikiran seperti itu dengan adiknya sendiri


Padahal tanpa Jaden ketahui, Edelyn sudah memberikan seluruh hak ahli warisnya kepada kakaknya sendiri


Dia ingin kakaknya mengurus seluruh aset keluarga Skylar


Dalam keheningan yang melanda


Kakek Aiden berdehem memecah keheningan


" Kita memang harus segera menemukan Jaden, tapi masalah hukuman......kita bisa membicarakannya setelah cucu menantuku terbangun


Saya yakin ini hanyalah salah paham....dan Edelyn tentu saja tak ingin terjadi sesuatu dengan kakak kesayangannya " ucap kakek Aiden


Kakek Aiden mencoba memberikan saran terbaiknya


Bagaimanapun juga dia tau dengan sifat kakek dan daddy cucu menantunya


Mereka berdua tak akan segan melukai bahkan membunuh siapapun yang berniat jahat kepada putri dan cucu perempuan satu-satunya di keluarga Skylar itu


" Yang tuan besar kadahfi katakan benar Om Tante...... Bukankah di situ ada satu perempuan yang terus menempel pada kak Jaden?"


" Mungkin kak Jaden terpengaruh oleh omongan orang.... bagaimanapun juga kita semua tau betapa overprotektifnya dia terhadap Edelyn " ucap Kay


Kay ikut berkumpul di ruangan Edelyn karena tanpa sengaja melihat rombongan keluarga Skylar saat ia hendak menjenguk salah satu temannya yang sedang sakit


Saat mendengar kabar tentang musibah yang dialami Edelyn


Jujur saja Kay amat sangat tak percaya


Karena dia tau betapa saling sayangnya kedua bersaudara itu


Kalau hanya masalah warisan, dengan jelas Edelyn tak akan membiarkan hak kakaknya berkurang


Karena Kay sendiri tau betul kalau uang bukan segalanya bagi Edelyn


Lagipula dia sudah menikah


Dan suaminya 100 kali lipat lebih kaya dari keluarga Skylar


Jadi kalau hanya karena separuh warisan keluarga Skylar membuatnya celaka


Sungguh konyol sekali takdir teman sekaligus sepupunya itu


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


Jangan lupa like vote dan comentnya guys

__ADS_1


Hadiahnya juga otte


see you 🥰🥰🥰


__ADS_2