Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Episode 57


__ADS_3

" Ada apa sih?..... kenapa pada tegang amat?" tanya Alody dengan sedikit candanya


Tapi sepertinya candaannya tak berbalas, semuanya malah tersenyum kaku dengan gesture tegangnya


Alody kemudian menghampiri Daddy-nya dan memeluk lengan Daddy-nya


Dari semua orang cinta pertamanya inilah yang paling tegang


" Ada apa Daddy..... katakanlah, jangan menyembunyikan apapun dari Ody"


Dominic menelan ludahnya gugup, ia menatap putrinya dengan ragu


Tapi melihat kesungguhan dan senyum tulus dari putrinya ia tak bisa mengelak lagi


" Maafkan Daddy...... Daddy akan menceraikan mommy mu nak" ucap Dominic lirih


Tapi karena suasana yang hening, suara lirih itu terdengar jelas di telinga semua orang


Apalagi Alody yang berada di sampingnya


Lama Dominic menunggu reaksi dari putrinya, begitu pula dengan keluarga yang lainnya


Tapi putrinya tak melakukan apapun, tanpa sepatah kata ia berjalan dengan tatapan kosongnya


Tapi putrinya tak berjalan masuk mansion melainkan keluar, ia mencari mobil yang bisa ia gunakan untuk pergi


Tapi semua itu tentu tak akan terjadi, Aiden menghentikan pergerakan istrinya dan memeluk istrinya dengan sayang


" Kenapa, kau mau kemana baby.....kita bicarakan baik-baik, Bukankah kemarin kita sudah sepakat hmmm?"


Alody tak menjawab ucapan suaminya, sebaliknya ia menatap suaminya dengan tatapan rumit


" Kenapa menatapku seperti itu?" tanya Aiden tak enak hati


" Kau tau semuanya Aiden, kau tau kalau daddyku akan meninggalkan mommy


Kau tau tapi kau diam saja.....katakan kenapa Aiden


Apa tak cukup aku kehilangan anakku, sekarang kalian ingin aku kehilangan seorang mommy dan kakak laki-laki juga...... katakan" teriak Alody


Ia mengamuk dan memukuli suaminya dengan brutal


Aiden tak masalah dengan tubuhnya yang dipukuli istrinya, ia hanya takut kalau istrinya kesakitan karena terlalu banyak bergerak


" Tenang baby....tenang, nanti kamu bisa sakit lagi


Aku mohon tenang sayang, jangan seperti ini" bujuk Aiden dengan pandangan sayunya


Melihat istrinya dalam kondisi buruk adalah hal terburuk yang tak pernah ingin ia lihat seumur hidupnya


tetapi sepertinya itu hanya angannya saja, kini istrinya tengah terpuruk benar benar terpuruk


Dominic sendiri mematung di depan pintu, ia tak kuasa melihat putrinya seperti itu

__ADS_1


Kedua orang tuanya dan kakek Aiden pun tak bisa melakukan apapun


Karena terlalu banyak menangis Alody pun pingsan dalam dekapan suaminya, apalagi dengan kondisi tubuhnya yang masih lemah tentu saja itu memperburuk kondisinya


Dengan panik Aiden membawa masuk istrinya ke dalam mansion


Disana Alody dibaringkan di kamar yang sangatlah luas, kamar yang sengaja disiapkan oleh kakek Aiden untuk cucu menantunya


Setelah dokter memeriksa keadaan Alody, semuanya keluar dari kamar terkecuali Aiden dan daddy Nic


Tadinya Aiden ingin mengusir mertuanya, tetapi melihat kondisi mertuanya yang menyedihkan ia sedikit mengalah untuk saat ini


Hampir satu jam menunggu akhirnya Alody pun terbangun dari pingsannya


" Minum dulu baby ....." ucap Aiden seraya menyodorkan segelas air putih hangat


Dengan sedikit enggan Alody menerima air itu karena tenggorokannya juga sedikit sakit karena kebanyakan berteriak


Setelah minum ia menatap sekeliling ruangan dan begitu melihat sofa di dekat pintu ia tertegun melihat Daddy-nya yang tengah duduk seraya menatapnya sendu


Alody pun memalingkan wajahnya tak mau menatap kearah sana lagi


Sementara Dominic hanya bisa pasrah menundukkan kepalanya, ia tak mau memaksa putrinya untuk memaafkan dirinya


Aiden sedikit kasihan melihatnya, mungkin ia nanti akan mencoba membujuk istrinya


Bagaimanapun Daddy Nic tak bersalah dalam hal ini, dia sudah melakukan yang terbaik untuk keluarganya


Tak lama kemudian Oma Opa Alody memasuki kamar dan membawa nampan berisi makanan beserta obat untuk cucunya


Alody memalingkan wajahnya tak mau menatap wajah Oma dan opanya, ia masih belum mau menerima kalau Daddy-nya akan meninggalkan mommy-nya karena ia bertengkar dengan kakaknya


Yah..... Alody masih berpikir seperti itu, padahal sebenarnya masalahnya bukan hanya hal itu saja


" Hey baby.....makan dulu ya, supaya cepat sembuh


Kamu tak ingin bukan kembali ke rumah sakit lagi" bujuk Aiden


Tapi Tak ada respon apapun dari istrinya


Akhirnya semua orang ikut membujuk Alody tapi tak ada yang direspon


Dominic yang melihat itu mendekati putrinya dan duduk di bawah tempat tidur milik putrinya


Dengan mata memerah Dominic memegang lembut tangan putrinya


Walaupun sempat ditepis, tetapi ia tak mau mengalah, ia mengambil lagi tangan itu dan menggenggamnya erat


" Hay sweet heart dengarkan daddy......makan yah, Daddy minta maaf, daddy janji akan membawa mommy dan kakak kembali....."


" Daddy......" Aiden berseru tak terima tapi dibalas dengan gelengan kepala olehnya


Tak masalah ia sakit hati, asalkan putrinya bahagia

__ADS_1


" Makan yah, daddy akan membawa mereka kembali


Mau disuap Aiden atau Daddy.....?" tanya Dominic seraya mencoba tersenyum manis pada putrinya


Alody seketika linglung, tak tau kenapa ia sakit melihat Daddy-nya memaksakan senyum seperti itu


" Disuap daddy....." ucapan itu meluncur begitu saja dari bibir mungilnya


Alody pun makan dalam diam, ia terus menatap Daddy-nya yang menyuapinya dengan semangat tapi matanya tak bisa membohongi Alody


" Anak pintar, sekarang minum obat yah habis itu Ody harus istirahat


Daddy akan membawa mereka kembali untukmu sayang....."


" Ody minum obatnya nanti saja, emmmmm aku mau tidur dengan daddy, apa boleh?" tanya Alody pada suaminya


Aiden sebenarnya tak rela dan ingin menggeleng tanda tak setuju tapi cubitan kakeknya menyurutkan keinginannya


Dengan tak rela ia menyetujui ucapan istrinya


Setelah semua orang keluar Alody menyuruh Daddy-nya untuk berbaring di sampingnya


Begitu Dominic berbaring dan ingin memeluk tubuh putrinya, Alody menghentikan kegiatannya


Sekarang malah putrinya yang tengah memeluk tubuh tegapnya


Tangan mungilnya pun dengan teratur mengelus rambut dan punggungnya bergantian


" Daddy harus menidurkan mu baby girl, kalau seperti ini daddy yang akan tertidur" ucap Dominic


" Itu yang kumau daddy...... maafkan sikap Ody


Sekarang daddy tidur yah, kantung mata daddy sudah menghitam"


" Apa sebegitu jelasnya sayang.....?"


" Hmmmm......dan daddy tampak sangat jelek sekarang" ucap Alody seraya terus mengelus punggung dan kepala Daddy-nya


Dominic tak menjawab ucapan putrinya, ia malah semakin mengeratkan pelukan mereka


Ketenangan mengaliri tubuh dan hatinya, putrinya adalah obat termujarab untuknya sampai kapanpun


Hanya dalam hitungan menit Alody sudah mendengar deru nafas teratur dari Daddy-nya


Ia tersenyum tipis karena hal itu, dari dia kecil Daddy-nya selalu datang padanya jika sedang lelah dan tak bisa tidur


Ia selalu memeluk dan mengelus rambut dan punggung Daddy-nya sampai tertidur


Dan hal itu masih berlangsung sampai sekarang, hanya saja semenjak ia menikah Daddy-nya jarang memintanya untuk seperti ini lagi


*****


Jangan lupa like vote dan comentnya guys

__ADS_1


Hadiahnya juga otte...... dukungan kalian sangat berharga untukku


See you next time 🥰🥰🥰


__ADS_2