
Pada saat itu Dominic menikahi janda yang sedang hamil yaitu istrinya Ellen
Namun tak semua orang mengetahuinya, pasalnya pernikahan mereka dilangsungkan dengan sederhana
Ellen adalah cinta pertama Dominic tapi sayangnya mereka berdua tak berjodoh
Ellen lebih memilih laki laki lain ketimbang Dominic
Saat itu Dominic begitu hancur, tapi tak ada sedikitpun niat untuk merusak kebahagiaan Ellen
Dan dengan hatinya yang hancur, ia pergi keluar negeri untuk melebarkan sayap bisnisnya sekaligus menata hatinya kembali
Namun siapa sangka....
Tuhan seakan mempermainkan takdir umatnya
Saat Dominic tengah hangout di club bersama teman temannya, ia melihat sesuatu yang amat sangat mengejutkan
Ellen... wanita yang dicintainya tengah terbaring di tengah panggung dengan pakaian yang tak senonoh
Dominic mengepalkan tangannya, urat lehernya menonjol karena amarah
Matanya yang tajam terus menatap setiap orang yang berteriak dengan papan harga di tangannya
500 juta....
550.....
700.....
1 miliyar.....
Seketika club itu hening, dan semuanya menatap pria yang menawar harga satu miliar itu termasuk Dominic
" Kurang ajar...... Rupanya kau menantang ku?" batin Dominic dan tersenyum smirk pada pria yang merupakan musuhnya dalam dunia bisnis
" 10 milyar......" teriak Dominic lantang sampai sampai asistennya tersedak karena terkejut
" Bos jangan gila .....dia wanita yang sudah meninggalkanmu demi laki laki lain " ucap asisten Dominic dengan menekankan setiap kata-katanya
" Aku tak perduli......dan bukan ranahmu untuk ikut campur, selesaikan semuanya" jawab Dominic dengan nada dinginnya
Dia kemudian berjalan ke arah panggung dengan langkah tegasnya
Saat tiba di atas panggung hatinya terenyuh melihat tubuh kurus wanitanya
Kenapa wanita....?
Karena Ellen sudah menikah saat Dominic berada di luar negeri
Dan dia pun saat ini sedang hamil muda
Walaupun Ellen telah menyakiti hatinya
Tapi Dominic masih tetap mengawasinya dari jauh
Hanya saja hari ini ia kecolongan sampai sampai wanitanya berakhir jadi bahan lelang di clubnya sendiri
" Selamat kepada Tuan muda Dominic.....anda memenangkan pelelangan hari ini, barang anda bisa anda bawa setelah menyelesaikan administrasinya "
Dominic menatap MC itu tajam
Sementara yang di tatap ketakutan dan bingung tapi yang lebih mendominasi adalah kebingungannya
" Bukankah aku mengucapkan selamat kepadanya......ya tuhan, kenapa dia malah marah ?" batin MC itu
__ADS_1
Sedangkan yang lainnya meringis ngeri melihat kebodohan sang MC
Bagaimana bisa ia berkata begitu kepada pemilik club itu sendiri ?
" Urus dia......"
Dua kata.....yah hanya dua kata, tapi itu adalah pintu kehancuran untuk MC itu
Dan semua orang sudah tak terkejut lagi
Pasalnya Dominic memang terkenal dengan kekejamannya dan kegilaannya
Hari hari berlalu sampai berganti Minggu dan menjadi bulan
Semenjak Dominic membawa Ellen pergi, pria itu mencurahkan hati dan waktunya untuk mendapatkan cinta pertamanya lagi
Dan bomm......
Usaha tak pernah menghianati hasil
Tepat saat selamatan tujuh bulanan Ellen menerima pinangannya dan mereka berdua menikah dengan acara sederhana yang hanya dihadiri keluarga saja
Semua keluarga Skylar menerima Ellen dengan tangan terbuka, tak ada satupun yang mempermasalahkan masa lalunya
Bahkan mommy-nya meminta izin untuk menyematkan marga Skylar di belakang nama anaknya
" Terimakasih..... terimakasih sudah mau menerimaku dan anakku " ucap Ellen seraya memeluk Dominic
" Tak ada kata terimakasih dalam suatu hubungan sayang.....dan jangan pernah bilang anakku..... karena di dalam sini adalah anak kita, anak kita berdua " ucap Dominic seraya mengecup lembut perut istrinya yang membuncit
" Kalian semua terlalu baik ......aku tak tau harus dengan cara apa membalasnya "
" Banyak cara untuk membalas kebaikan hatiku sayang ......." ucap Dominic dengan seringai mesumnya
Hari masih siang dan suaminya sudah meminta jatah, sungguh tak tau waktu....
" Ini masih siang ......"
" Lalu....?"
Dominic terus menciumi perut istrinya tanpa menghiraukan tatapan maut dari istrinya
" Aku lelah......"
Dominic menghentikan aktifitasnya dan melihat wajah istrinya yang tampak kelelahan
Sepertinya aku harus mandi air dingin....
" Kamu marah....?"
Dominic menatap istrinya bingung " Marah kenapa ?"
" Karena aku menolakmu....."
Dominic terkekeh geli melihat raut wajah istrinya yang tampak menggemaskan
" Tidak sayang...... tadi aku juga tak serius memintanya saat ini, aku tau kamu lelah dan aku juga masih harus menjamu kerabat jauh yang baru datang "
" Apa...... kenapa kamu tak bilang, tunggu sebentar aku mau mau cuci muka dan kita turun bersama " ucap Ellen dengan nada paniknya
Ellen takut dianggap tak menghargai keluarga dari suaminya
Dia sudah cukup tau diri dan merasa amat sangat bersyukur karena diterima di keluarga yang terhormat
Bukan dari kastanya saja, tapi dari hatinya juga
__ADS_1
Pasalnya keluarga yang dirumorkan berhati dingin dan kejam ini nyatanya malah sebaliknya
Bahkan mereka tak sungkan duduk lesehan dan makan tumpeng bersama pelayan saat akad nikahnya usai tadi
" Tunggu dulu sayang..... jangan panik, kamu harus istirahat" ucap Dominic seraya membaringkan tubuh istrinya agar istirahat
" Kok istirahat sih ......di bawah ada keluarga kita loh"
" Mereka menginap disini sayang, jadi kamu masih punya banyak waktu untuk beramah tamah dengan mereka...... sekarang tidur, nanti mommy keburu datang dan aku yang malah kena omel "
Dominic mengerucutkan bibirnya mengingat ibunya itu selalu mengomelinya karena tak menjaga Ellen
Padahal ia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaganya
Tapi istrinya saja yang suka membuatnya darah tinggi karena selalu saja ada yang ia lakukan
Dan berakhir dengan Dominic yang kena omel karena membiarkan Ellen terlalu aktif
" Baiklah baiklah aku akan tidur... tapi temani aku yah"
" Tentu saja...... sekarang tidurlah sayang"
Dominic mengelus punggung istrinya agar cepat tertidur
Hari hari mereka lalui dengan penuh kebahagiaan sampai akhirnya Ellen hamil lagi dan itu menambah kadar bahagia untuk Dominic dan keluarganya
Tapi tidak dengan Ellen terutama Justin putranya
Pasalnya putranya itu menentang keras kehadiran adiknya sampai sampai ia mogok makan dan jatuh sakit
Ellen sendiri sering mencoba menggugurkan kandungannya karena ia tak mau kalau Justin akan kekurangan kasih sayang dari keluarga Skylar
Tapi sayangnya usahanya tak pernah berhasil karena Dominic selalu memberikan penjagaan ketat untuk keluarganya
Dominic tentu saja marah besar dengan kelakuan Ellen
Dia tak habis pikir dengan pemikiran istrinya
Kenapa dan bagaimana bisa ia tega ingin membunuh anaknya sendiri demi mengabulkan keinginan anak yang lainnya
Tapi ketegangan dalam keluarga itu tak berlangsung lama
Mommy dan daddy Dominic membagi warisannya menjadi dua sama rata
Karena bagi mereka Justin sudah menjadi bagian dari Skylar, persetan dengan hubungan darah atau apalah
Keluarga Skylar bukanlah keluarga kerajaan yang menjunjung tinggi keturunan
Dominic juga tak mempermasalahkan prihal warisan
Karena harta bukanlah segalanya, yang terpenting keluarganya hidup aman nyaman dan hidup bahagia
Tapi sejak saat itu Dominic memendam kekecewaan yang begitu besar kepada istrinya
Pasalnya istrinya tau betul seberapa inginnya dia mempunyai anak perempuan
Dan dengan teganya istrinya mencoba membunuh calon putrinya demi keegoisannya
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
see you next time 🥰🥰 🥰
__ADS_1