Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Episode 55


__ADS_3

Alody mengerjapkan matanya yang terasa perih saat ia membuka matanya


Sepertinya aku kebanyakan menangis ?


Ia kemudian menatap sekeliling ruangan


Tak ada siapapun disini kecuali suaminya yang tengah tidur di samping brankarnya dengan posisi duduk


" Pasti tidak nyaman " batin Alody


Tangannya yang tak di infus perlahan terangkat untuk mengusap rambut suaminya


Baru saja Alody menyentuh kepalanya, suaminya sudah terkejut dan langsung bangun dari tidurnya


Alody yang awalnya tersenyum manis merubah raut wajahnya menjadi khawatir saat melihat suaminya yang tampak berantakan dengan kantong mata yang menghitam dan matanya yang memerah


" Kamu kenapa hubby......?" tanya Alody lembut seraya mengusap kedua sisi wajah Aiden


Aiden berkaca-kaca melihat istrinya, ia kemudian memeluk istrinya erat


" Kenapa tanya keadaan ku, harusnya aku yang bertanya padamu baby......are you okay ?"


" Emang aku kenapa.....?" tanya Alody mengalihkan pembicaraan


Alody memalingkan wajahnya, ia tak mau menatap wajah suaminya


" Diantara kita tak ada yang harus kita tutupi baby..... jangan memendam semuanya sendirian "


" Aiden..... jangan pernah tanya aku baik baik saja atau tidak, nyatanya aku sedang tak baik baik saja .... tapi aku harus selalu baik baik saja


Aku gak mau daddy dan mommy semakin khawatir "


Aiden mengecup puncak kepala istrinya


Aiden tak tau bagaimana respon istrinya saat mendengar tentang kabar perpisahan antara mommy dan Daddy-nya nanti


Semoga saja semuanya akan baik-baik saja


Yah.....Aiden hanya bisa berdoa, karena semua ini di luar kendalinya


Saat mendengar berita dari bawahannya, Aiden dan kakek Haidar yang saat itu sedang bersama terkejut bukan main


Mereka berdua tak menyangka masalah ini akan menjadi berbuntut panjang


Tapi disisi lain Aiden maupun kakek Haidar cukup kagum dengan keputusan daddy Dominic


Pasalnya mereka tau perjuangan daddy Dominic dahulu


Sungguh sayang sekali mommy Ellen tak bisa menghargai perjuangan lelaki sebaik daddy Dominic


" Kenapa malah melamun sih .....?" tanya Alody kesal


" Aku tak melamun baby...."


" Lalu apa.....?" tanya Alody dengan nada sewotnya


" Aku sedang bersyukur kepada Allah karena memberikan malaikatnya untuk menemani hari hariku yang suram "


Alody meraup wajah suaminya dengan kasar saking kesalnya


" Ditanya apa jawabnya apa......gak nyambung tau gak?"


" Tau sayang tau ..... udah dong jangan marah marah terus "


" kamu ngeselin "


" ia aku memang ngeselin "


"Kamu -......." ucapan Alody terputus karena melihat pintu terbuka dan Daddy-nya masuk

__ADS_1


Tapi Alody mengernyit bingung melihat wajah Daddy-nya yang tampak sayu


Dan lagi.....tak ada mommy-nya


Biasanya dimanapun ada daddy disitu pasti ada mommy-nya


" Daddy kenapa.....?" tanya Alody setelah Daddy-nya duduk di sampingnya


" Tak apa sayang...... boleh daddy minta peluk?"


Tanpa banyak bicara Alody tubuh Daddy-nya dengan erat


Dapat Alody rasakan pundaknya basah


Daddy-nya menangis.....


Siapa yang membuat Daddy-nya menjadi seperti ini....?


Banyak pertanyaan yang memenuhi otak Alody, tapi ia mengesampingkan itu semua


Sekarang yang terpenting adalah menenangkan Daddy-nya dulu


Beberapa saat kemudian Dominic melepaskan pelukannya dan tersenyum lembut menatap putrinya yang tengah menatapnya dengan penuh kekhawatiran


" Ada apa daddy.....?"


Dominic menggelengkan kepalanya


" Tak ada apa-apa sayang..... memangnya daddy tak boleh memeluk putri daddy sendiri hemmm ?"


" Bukan gitu.....Ody hanya khawatir saja, daddy sepertinya sedang menyembunyikan sesuatu"


" Tak ada sayang...... daddy hanya sedang lelah saja"


Alody memicingkan matanya tak percaya......


Dominic dan Aiden saling pandang


" Kalian jangan membohongiku lagi " semprot Alody kepada kedua orang tersayangnya itu


Alody tau betul kalau daddy dan suaminya tak pernah bisa berbohong di depannya


" Daddy cuman lagi sedang ada masalah dengan mommy-mu....."


" Masalah apa..... Kenapa sepertinya serius sekali?"


" Jangan terlalu difikiran...... lebih baik kamu fokus dengan kesehatan kamu dulu, emmmm sepertinya daddy harus pergi


Daddy lupa ada janji dengan klien malam ini "


Dominic beranjak pergi setelah mencium dahi Alody dan memeluknya sekilas


Dia tak ingin menambah beban putrinya saat ini


" Kamu tau sesuatu Ai.....?"


" tidak baby....."


Alody memalingkan wajahnya mendengar jawaban suaminya yang tentu saja bohong


Sebenarnya ada apa?


Kenapa semuanya tampak membingungkan


" Maafkan aku baby......aku memang tau kalau daddy sedang ada masalah, tapi lebih baik kita menunggu daddy untuk siap berbicara


Daddy tak bermaksud menyembunyikan semuanya darimu baby...... mungkin daddy sedang menunggu waktu yang tepat saja"


" Pasti sesuatu itu adalah hal yang tak baik......Apa semuanya karena kakak lagi Ai..... Tolong sampaikan pada Oma dan opa untuk mengganti hak warisku menjadi nama kakak

__ADS_1


Sungguh Ai.....aku tak mau semuanya berantakan hanya karena masalah sepele seperti ini"


" Masalahnya bukan sesederhana seperti yang kamu pikirkan baby......"


" Jelaskan padaku Ai....."


" Kamu harus sembuh dulu..... baru aku jelaskan, aku yakin daddy akan menceritakan semuanya padamu kalau keadaan mu sudah membaik baby...."


" Aku sudah baik baik saja Ai..... kalian saja yang rempong, dokter saja sudah memperbolehkan ku pulang tadi "


" Tunggu satu Minggu lagi yah.....aku pengen kamu bener bener sembuh dulu"


Alody melototkan matanya mendengar kata satu Minggu


Enak saja


tiga hari dirawat disini saja bagaikan tiga tahun apalagi satu Minggu


Bisa stres dia.....


" Gak ada ya Ai..... pokoknya aku mau pulang sekarang, kalau kamu gak mau bawa aku pulang.....aku akan"


Aiden was was menatap wajah cantik istrinya yang tampak menyeramkan


" Akan apa baby..... jangan bikin aku takut ih" ucap Aiden seraya menggoyangkan lengan istrinya


Sangat menggemaskan sekali pemirsa.....


Mungkin kalau tidak dalam kondisi ngambek Alody akan dengan senang hati menguyel nguyel wajah tampan suaminya itu


" Akan pulang sendiri lah.....akan apa lagi emang?"


Aiden menghembuskan nafasnya lega


Sia sia saja ia ketakutan setengah mati, Aiden pikir istrinya akan merajuk dan berkata


"Kamu gak dapet jatah" seperti yang selalu ia dengar dari kakek dan neneknya dulu


Untung saja istri cantiknya tak sekejam itu


" Jadi makin cinta aku....." batin Aiden sambil senyam-senyum menatap istrinya


Alody yang ditatap seperti itu bergidik ngeri


" Kenapa lagi ini orang....?" batin Alody


Karena tak tahan dan geli melihat tingkah suaminya


Alody mencubit pipi suaminya dengan keras sampai sampai suaminya mengaduh kesakitan


" Sakit baby ......" rengek Aiden seraya mengusap pipinya


Alody terkekeh melihat pipi suaminya yang memerah karena ulahnya


" Sini aku obatin..... Cup cup" Alody mengecup kedua pipi Aiden yang dibalas senyum sumringah oleh pria itu


" Lagi baby....."


" Idih ngelunjak masnya....."


" Biarin ih.....sama istri sendiri juga " ucap Aiden kemudian menarik kepala istrinya dan meraup bibir mungil istrinya yang sedari tadi menggodanya


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


Jangan lupa like vote dan comentnya guys


See you next time 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2