
Hari sudah berganti malam
Aiden menatap istrinya yang tertidur nyenyak karena terlalu banyak menangis
Sewaktu di pantai tadi, Aiden menghampiri istrinya dan memeluknya dengan erat
Dia membiarkan istrinya menangis sepuasnya dalam pelukan hangatnya
Aiden tak mengeluarkan sepatah katapun
Dia ingin memberikan waktu untuk istrinya melampiaskan emosinya
Dia tak suka melihat istrinya memendam perasaannya dan tersenyum seolah olah dirinya baik baik saja
Mungkin setelah pulang dari sini dia akan membicarakan hal ini dengan keluarganya
Sejujurnya dia ingin egois dan mengurung Edelyn untuk dirinya sendiri
Tapi melihat bagaimana hancurnya Edelyn dengan segala perlakuannya dan keluarganya membuat Aiden berfikir ulang
istrinya benar, dirinya sudah berubah
Dulu Aiden begitu sangat mencintai dan mendamba istrinya itu
Tapi dia masih bisa menahan dirinya demi kebahagiaan Edelyn
Dia rela melihat Edelyn mengejar lelaki lain asalkan Edelyn bahagia
Dan sekarang , mungkin dia kurang bersyukur
Disaat Tuhan memberikan kesempatan untuk memilikinya, dia malah menginginkan lebih lebih dan lebih lagi
Tanpa Aiden sadari, waktu sudah beranjak pagi
Dia sama sekali tak tidur dan hanya menatap istrinya sepanjang malam
Wajah lelah dan mata sembab istrinya membuat hatinya sakit
Padahal baru satu minggu dia berjanji di hadapan Tuhan dan seluruh keluarga
Dia akan menjaga Edelyn dan selalu berusaha membuatnya bahagia
Tapi belum apa apa dia sudah gagal
Mungkin semua orang menganggapnya pria yang sempurna
Semua orang menginginkannya untuk menjadi suami dari anak anak mereka
Tapi bagi Aiden sendiri dia bukanlah siapa-siapa di hadapan istrinya
Edelyn adalah kelemahan terbesar di dalam hidupnya
Setelah beberapa saat menunggu, Aiden melihat istrinya mulai terbangun
Seutas senyum terbit di wajahnya menyambut istrinya
" Morning baby, mau sarapan sekarang atau mandi dulu ?" tanya Aiden yang di balas gelengan kepala dari istrinya
Aiden menghela nafasnya pelan, sejak kemarin ia tak mendengar sepatah katapun keluar dari bibir mungil istrinya
Sepertinya dia harus berusaha lebih keras lagi untuk membujuk istrinya
Tanpa banyak kata Aiden menggendong Edelyn menuju kamar mandi
__ADS_1
Dia mulai membuka pakaian istrinya dan memandikannya dengan lembut
Dalam hati Aiden ingin tertawa ngakak melihat wajah merah istrinya
Seandainya istrinya itu tak lagi marah, mungkin dia akan mengomelinya dan memukulinya dengan brutal karena malu
" Kenapa wajahmu memerah baby !" tanya Aiden berusaha menggoda istrinya
Edelyn memalingkan wajahnya tak mau menjawab pertanyaan Aiden
Dia sedang marah, dan suaminya itu malah terus menggodanya
Lagian dia bisa mandi sendiri
Kenapa harus dimandikan segala
Karena gemas dengan istrinya yang terlampau imut saat marah Aiden meraup bibir istrinya dan menciumnya dengan lembut tapi menuntut
Mulanya Edelyn menolak tapi lama kelamaan dia terbuai dengan sentuhan sentuhan Aiden
Dan mereka pun mereguk kenikmatan dunia di dalam kamar mandi
*****
Aiden dan Edelyn duduk santai di gazebo pinggir pantai
Setelah kegiatan panas mereka usai, mereka berdua saling terbuka dan memaafkan
Aiden berjanji akan lebih membebaskan istrinya asal tetap dalam pengawasannya
Dan Edelyn tentu saja menerimanya dengan senang, dia sama sekali tak keberatan dibuntuti puluhan bodyguard Aiden dan keluarganya asalkan ia masih bisa bebas beraktivitas
Dan Edelyn juga berjanji akan lebih menjaga diri dan lebih mengerti dengan perasaan Aiden yang terlampau besar untuknya
Hanya suara angin dan deburan ombak yang terdengar baik Aiden maupun Edelyn sibuk dengan pikirannya masing masing
Karena tak tahan dengan keheningan yang terjadi Aiden pun mulai membuka pembicaraan
" Emmmm baby, bagaimana kalau kita mengundang keluarga dan teman-teman mu saja kesini " ucap Aiden hati hati
Dia takut menyinggung perasaan istrinya
Bisa berabe kalau istrinya ngambek lagi
Walaupun sebenarnya ia tak rela honeymoon mereka diganggu
Tapi demi istrinya dia tak apa asalkan istrinya bahagia
" Kenapa....?" tanya Edelyn kebingungan
" Aku belum menyiapkan keamanan yang tepat untukmu baby, dan aku juga harus membicarakan semuanya dengan daddy Nic terlebih dahulu " ucap Aiden menjelaskan
Edelyn mengangguk paham, dia tentu saja tau tabiat Daddy-nya yang sebelas dua belas dengan suaminya
Tapi setelah ia pikir pikir, Ini semua sangat tak adil untuk suaminya
Honeymoon adalah kesempatan mereka untuk berduaan
Dan sangat tak lucu jika seluruh keluarganya datang untuk menemaninya honeymoon
Edelyn menatap suaminya dengan tatapan penuh cinta
" Ini waktu kita berdua Ai, jadi kita nikmati saja waktu kita. Lain kali saja kita liburan satu keluarga, saat ini aku ingin berdua saja denganmu "
__ADS_1
Aiden menatap istrinya tak percaya
" Bukannya kamu tak mau hanya berduaan saja denganku baby ?" tanya Aiden
" Kapan aku bilang begitu Ai ?"
" Kemarin waktu di pesawat baby"
Edelyn menghela nafas, ternyata suaminya tak paham dengan perkataannya
Entah kemana larinya kejeniusan suaminya itu, dia tampak seperti orang bodoh saat berhadapan dengannya
" Sudahlah Ai, aku tak mau membahas masalah itu dulu. kita nikmati saja waktu kita berdua " ucap Edelyn
Ia menatap sekeliling pantai yang tampak sepi, sebenarnya dia suka dengan pulau ini
Tapi dari kemarin ia tak melihat satupun manusia disini, dia jadi ngeri sendiri
Takutnya dia sekarang berada di pulau berhantu
Apalagi jika dilihat lihat lagi, pulau ini masih tampak asri dengan pohon-pohon nya yang besar dan rimbun
Setiap tertiup angin, suara ranting dan daun daun yang bergesekan malah membuatnya was was dan merinding saja
Edelyn melompat dalam ke dalam pangkuan suaminya, dia menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya
" Ai .....aku takut, kenapa tak ada orang sama sekali di sini. Jangan jangan kamu membeli pulau hantu ya ?" tanya Edelyn dengan konyolnya
Aiden sendiri mulanya terkejut sat istrinya melompat dalam pelukannya
Tapi sesaat kemudian dia tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan konyol yang keluar dari bibir istrinya
Setelah meredakan tawanya, Aiden menangkup wajah istrinya dan mengecup setiap inci wajah cantik itu
" Aku mengosongkan pulau ini baby, para pekerja akan datang saat kita beristirahat
Aku sebenarnya tak pernah mengatur jadwal kerja mereka, tapi mungkin mereka sadar diri dan memberikan privasi untuk honeymoon kita baby.
Di belakang villa kita ada perkampungan kecil tempat mereka tinggal "
Edelyn melongo mendengar penjelasan suaminya
dia pikir disini tak ada orang saking sunyi dan sepinya
" Kalau begitu suruh mereka bekerja dan beraktifitas seperti biasanya Ai, aku terlalu parno jika suasananya terlalu hening seperti ini" pinta Edelyn pada suaminya
Aiden tentu saja mengabulkan permintaan istrinya, tapi dia sedikit heran
Sejak kapan istrinya menjadi sepenakut ini ?
Mungkin lain kali di akan menanyakannya
Tapi yang terpenting sekarang adalah menikmati istri cantiknya yang begitu menggoda
*****
Terimakasih sudah membaca ceritaku
jangan lupa like vote dan comentnya guys
hadiahnya juga otte
see you 🥰🥰🥰
__ADS_1