Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Honeymoon


__ADS_3

Hari sudah berganti malam


Aiden menatap istrinya yang tertidur nyenyak karena terlalu banyak menangis


Sewaktu di pantai tadi, Aiden menghampiri istrinya dan memeluknya dengan erat


Dia membiarkan istrinya menangis sepuasnya dalam pelukan hangatnya


Aiden tak mengeluarkan sepatah katapun


Dia ingin memberikan waktu untuk istrinya melampiaskan emosinya


Dia tak suka melihat istrinya memendam perasaannya dan tersenyum seolah olah dirinya baik baik saja


Mungkin setelah pulang dari sini dia akan membicarakan hal ini dengan keluarganya


Sejujurnya dia ingin egois dan mengurung Edelyn untuk dirinya sendiri


Tapi melihat bagaimana hancurnya Edelyn dengan segala perlakuannya dan keluarganya membuat Aiden berfikir ulang


istrinya benar, dirinya sudah berubah


Dulu Aiden begitu sangat mencintai dan mendamba istrinya itu


Tapi dia masih bisa menahan dirinya demi kebahagiaan Edelyn


Dia rela melihat Edelyn mengejar lelaki lain asalkan Edelyn bahagia


Dan sekarang , mungkin dia kurang bersyukur


Disaat Tuhan memberikan kesempatan untuk memilikinya, dia malah menginginkan lebih lebih dan lebih lagi


Tanpa Aiden sadari, waktu sudah beranjak pagi


Dia sama sekali tak tidur dan hanya menatap istrinya sepanjang malam


Wajah lelah dan mata sembab istrinya membuat hatinya sakit


Padahal baru satu minggu dia berjanji di hadapan Tuhan dan seluruh keluarga


Dia akan menjaga Edelyn dan selalu berusaha membuatnya bahagia


Tapi belum apa apa dia sudah gagal


Mungkin semua orang menganggapnya pria yang sempurna


Semua orang menginginkannya untuk menjadi suami dari anak anak mereka


Tapi bagi Aiden sendiri dia bukanlah siapa-siapa di hadapan istrinya


Edelyn adalah kelemahan terbesar di dalam hidupnya


Setelah beberapa saat menunggu, Aiden melihat istrinya mulai terbangun


Seutas senyum terbit di wajahnya menyambut istrinya


" Morning baby, mau sarapan sekarang atau mandi dulu ?" tanya Aiden yang di balas gelengan kepala dari istrinya


Aiden menghela nafasnya pelan, sejak kemarin ia tak mendengar sepatah katapun keluar dari bibir mungil istrinya


Sepertinya dia harus berusaha lebih keras lagi untuk membujuk istrinya


Tanpa banyak kata Aiden menggendong Edelyn menuju kamar mandi

__ADS_1


Dia mulai membuka pakaian istrinya dan memandikannya dengan lembut


Dalam hati Aiden ingin tertawa ngakak melihat wajah merah istrinya


Seandainya istrinya itu tak lagi marah, mungkin dia akan mengomelinya dan memukulinya dengan brutal karena malu


" Kenapa wajahmu memerah baby !" tanya Aiden berusaha menggoda istrinya


Edelyn memalingkan wajahnya tak mau menjawab pertanyaan Aiden


Dia sedang marah, dan suaminya itu malah terus menggodanya


Lagian dia bisa mandi sendiri


Kenapa harus dimandikan segala


Karena gemas dengan istrinya yang terlampau imut saat marah Aiden meraup bibir istrinya dan menciumnya dengan lembut tapi menuntut


Mulanya Edelyn menolak tapi lama kelamaan dia terbuai dengan sentuhan sentuhan Aiden


Dan mereka pun mereguk kenikmatan dunia di dalam kamar mandi


*****


Aiden dan Edelyn duduk santai di gazebo pinggir pantai


Setelah kegiatan panas mereka usai, mereka berdua saling terbuka dan memaafkan


Aiden berjanji akan lebih membebaskan istrinya asal tetap dalam pengawasannya


Dan Edelyn tentu saja menerimanya dengan senang, dia sama sekali tak keberatan dibuntuti puluhan bodyguard Aiden dan keluarganya asalkan ia masih bisa bebas beraktivitas


Dan Edelyn juga berjanji akan lebih menjaga diri dan lebih mengerti dengan perasaan Aiden yang terlampau besar untuknya


Hanya suara angin dan deburan ombak yang terdengar baik Aiden maupun Edelyn sibuk dengan pikirannya masing masing


Karena tak tahan dengan keheningan yang terjadi Aiden pun mulai membuka pembicaraan


" Emmmm baby, bagaimana kalau kita mengundang keluarga dan teman-teman mu saja kesini " ucap Aiden hati hati


Dia takut menyinggung perasaan istrinya


Bisa berabe kalau istrinya ngambek lagi


Walaupun sebenarnya ia tak rela honeymoon mereka diganggu


Tapi demi istrinya dia tak apa asalkan istrinya bahagia


" Kenapa....?" tanya Edelyn kebingungan


" Aku belum menyiapkan keamanan yang tepat untukmu baby, dan aku juga harus membicarakan semuanya dengan daddy Nic terlebih dahulu " ucap Aiden menjelaskan


Edelyn mengangguk paham, dia tentu saja tau tabiat Daddy-nya yang sebelas dua belas dengan suaminya


Tapi setelah ia pikir pikir, Ini semua sangat tak adil untuk suaminya


Honeymoon adalah kesempatan mereka untuk berduaan


Dan sangat tak lucu jika seluruh keluarganya datang untuk menemaninya honeymoon


Edelyn menatap suaminya dengan tatapan penuh cinta


" Ini waktu kita berdua Ai, jadi kita nikmati saja waktu kita. Lain kali saja kita liburan satu keluarga, saat ini aku ingin berdua saja denganmu "

__ADS_1


Aiden menatap istrinya tak percaya


" Bukannya kamu tak mau hanya berduaan saja denganku baby ?" tanya Aiden


" Kapan aku bilang begitu Ai ?"


" Kemarin waktu di pesawat baby"


Edelyn menghela nafas, ternyata suaminya tak paham dengan perkataannya


Entah kemana larinya kejeniusan suaminya itu, dia tampak seperti orang bodoh saat berhadapan dengannya


" Sudahlah Ai, aku tak mau membahas masalah itu dulu. kita nikmati saja waktu kita berdua " ucap Edelyn


Ia menatap sekeliling pantai yang tampak sepi, sebenarnya dia suka dengan pulau ini


Tapi dari kemarin ia tak melihat satupun manusia disini, dia jadi ngeri sendiri


Takutnya dia sekarang berada di pulau berhantu


Apalagi jika dilihat lihat lagi, pulau ini masih tampak asri dengan pohon-pohon nya yang besar dan rimbun


Setiap tertiup angin, suara ranting dan daun daun yang bergesekan malah membuatnya was was dan merinding saja


Edelyn melompat dalam ke dalam pangkuan suaminya, dia menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya


" Ai .....aku takut, kenapa tak ada orang sama sekali di sini. Jangan jangan kamu membeli pulau hantu ya ?" tanya Edelyn dengan konyolnya


Aiden sendiri mulanya terkejut sat istrinya melompat dalam pelukannya


Tapi sesaat kemudian dia tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan konyol yang keluar dari bibir istrinya


Setelah meredakan tawanya, Aiden menangkup wajah istrinya dan mengecup setiap inci wajah cantik itu


" Aku mengosongkan pulau ini baby, para pekerja akan datang saat kita beristirahat


Aku sebenarnya tak pernah mengatur jadwal kerja mereka, tapi mungkin mereka sadar diri dan memberikan privasi untuk honeymoon kita baby.


Di belakang villa kita ada perkampungan kecil tempat mereka tinggal "


Edelyn melongo mendengar penjelasan suaminya


dia pikir disini tak ada orang saking sunyi dan sepinya


" Kalau begitu suruh mereka bekerja dan beraktifitas seperti biasanya Ai, aku terlalu parno jika suasananya terlalu hening seperti ini" pinta Edelyn pada suaminya


Aiden tentu saja mengabulkan permintaan istrinya, tapi dia sedikit heran


Sejak kapan istrinya menjadi sepenakut ini ?


Mungkin lain kali di akan menanyakannya


Tapi yang terpenting sekarang adalah menikmati istri cantiknya yang begitu menggoda


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


jangan lupa like vote dan comentnya guys


hadiahnya juga otte


see you 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2