Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Rencana


__ADS_3

Oma Grace dan opa Allison akhirnya tiba di mansion Al-kadafi


Sepanjang perjalanan opa Allison sibuk menenangkan istrinya yang tengah kesal bukan main


Sebenarnya ia juga kesal, tapi ya mau bagaimana lagi


semuanya sudah terlanjur terjadi


" Oma kenapa....?" tanya Edelyn


saat ini ia tengah duduk di ruang keluarga menonton film kesukaannya di temani sang Daddy


Sementara suaminya pergi keluar karena ada pekerjaan penting di kantornya


Tapi sedang asyik-asyiknya menonton ia dikejutkan dengan kedatangan oma dan opanya


Ditambah dengan ekspresi omanya yang tak mengenakkan dan terus mendumel


" Oh sayang.....oma tak apa, bagaimana keadaan mu saat ini" jawab oma Grace mengalihkan pembicaraan


" Lyn baik oma, lagian kalian tak perlu menanyakan keadaan ku setiap saat


Dan juga jangan mengalihkan pembicaraan oma, Lyn bukan anak kecil lagi"


" Astaga anak ini....... baiklah baiklah, oma memang tak pernah bisa menyembunyikan apapun darimu


Tadi oma bertemu dengan mommy mu dan ya beginilah akhirnya"


" Apa Ellen membuat masalah mom? apa dia masih tak mau dengan pembagian itu?" tanya Dominic


Oma Grace akan menjawab dan menceritakan semua yang telah terjadi


Tapi opa Allison mencegahnya


" Tidak son.....dia menerimanya, hanya saja mommy mu masih terbawa suasana saja


Dia masih kesal dengan Ellen"


" Apa mommy baik-baik saja opa?" tanya Edelyn


" Mommy mu baik-baik saja Lyn, kenapa?


Kamu merindukannya?" tanya opa Allison


" Emmm, apa nanti Lyn bisa bertemu lagi dengan kakak dan mommy?"


Dominic menundukkan kepalanya dalam dalam,ia merasa bersalah karena sudah membuat putrinya bersedih


Sedangkan oma Grace menatap putranya sendu, sebagai seorang ibu ia ingin melihat putranya bahagia dan menikmati hidup


Namun sepertinya tuhan belum berkehendak


" Tentu saja bisa sayang, tapi tunggu situasinya membaik dulu ya


Lagipula Lyn juga harus banyak beristirahat agar cepat pulih"


" Benar kata opa sayang, walaupun Daddy dan mommy mu tak lagi bersama


Kamu tentu saja masih bisa menemui mereka tapi tunggu situasi dan kondisinya membaik dulu


Dan juga jangan pergi sendiri lagi ya, ajak Aiden atau oma dan opa


Jangan membuat kami khawatir lagi Lyn" tambah oma Grace


Sebenarnya dia tak sudi kalau cucu kesayangannya kembali menemui kedua itu


Namun mengingat betapa naifnya Lyn, ia terpaksa mengizinkan asal ada yang menemani


Jangan sampai dia nekat dan pergi sendiri lalu berakhir seperti kemarin

__ADS_1


Ah sayang sekali.....andai bocah tak tau diri otu tak melukai cucunya


Mungkin semua keluarga saat ini tengah berbahagia karena akan mendapatkan anggota keluarga baru


" Maafkan Daddy, karena Daddy kamu mengalami semua hal menyakitkan ini sweet heart


Maafkan Daddy....."


" Apa yang Daddy bicarakan, Lyn sudah mencoba mengikhlaskan semuanya dad


Jadi Lyn mohon Daddy juga begitu


Aku tak tau bagaimana perasaan kalian berdua, tapi yang pasti Lyn menyayangi mommy dan Daddy


Kalau mommy tak bahagia bersama kita tak masalah dad, biarkan mommy mencari kebahagiaan lainnya


Begitupun Daddy, Lyn tak mai melihat wajah seperti ini untuk kedepannya


Lyn mau Daddy bahagia, apa Daddy mengerti?"


Dominic terdiam mendengar ucapan putrinya,ia masih mencerna semua yang sudah terjadi


Apa ia bisa bahagia setelah ini?


" Sepertinya istri kecilku ini sudah bertambah dewasa ya?" ucap Aiden yang tiba-tiba saja memeluk tubuh Edelyn dari belakang


Edelyn sedikit terkenal namun tak lama kemudian ia membalas pelukan suaminya


" Tentu saja, jadi jangan memanggilku istri kecil lagi Aiden


atau aku akan memanggilmu suami tuaku" ancam Edelyn


" Baiklah baiklah, aku menyerah nyonya"


Edelyn terkekeh kecil mendengar candaan suaminya, ia kemudian menarik tangan Aiden untuk duduk di sampingnya


" Bagaimana pekerjaan mu, kenapa cepat sekali pulangnya?" tanya Edelyn


" Hanya sedikit yang harus ku urus baby, dan juga kantor lebih dekat kalau dari sini" jawab Aiden


" Ah ia.....apa rencana kalian berdua saat ini?


Oma pikir lebih baik kalian tinggal di mansion utama al kadahfi saja


Jadi daddy kalian bisa tinggal di mansion utama Skylar


Bagaimana menurutmu Aiden?" tanya oma Grace


" Aiden menuruti apa mau Edelyn saja oma"


Lalu semuanya menatap Edelyn penuh tanda tanya


" Edelyn ikut keputusan Daddy saja"


Lalu pandangan semuanya beralih pada Dominic


" Jangan katakan ikut-ikutan juga Dom, tentukan keputusan mu sekarang " gertak mommy Grace


Dominic memutar bola matanya malas, padahal dia belumlah menjawab tapi mommy nya keburu nyolot


Dipikir gampang apa pindah pindah rumah seenaknya


" Entahlah mom, Dom masih bingung"


" Apa lagi yang kamu bingungkan? disana kamu akan tinggal seorang diri Dominic


mommy tau Lyn tinggal di dekatmu, tapi putrimu tentunya punya kesibukan sendiri


Lagipula mansion kalian itu terlalu jauh kalau ingin kemana-mana" ucap mommy Grace

__ADS_1


Sampai sekarang ia masih bertanya-tanya kenapa putranya itu membangun mansion yang jauh dari pusat kota


Bahkan sekarang cucunya harus ikut-ikutan tinggal disana


" Mommy mu benar son, lebih baik pulang ke mansion utama saja


Kita bisa berkumpul bersama, dan juga pekerjaan mu akan lebih mudah jadinya" bujuk opa Allison juga


" Baiklah dom akan kembali pulang" putus Dominic setelah berpikir beberapa saat


Edelyn tersenyum simpul, setidaknya daddy-nya nanti akan banyak yang menemani


" Apa yang kamu inginkan baby?" tanya Aiden yang melihat istrinya sedikit melamun


" Apa boleh aku tinggal di sini Aiden?" tanya Edelyn


" Tentu saja boleh, kenapa tidak?"


" Tapi bagaimana dengan padang bungaku?


Sayang sekali kalau ditinggalkan"


" Kita bisa berkunjung kesana kapanpun kamu mau baby


Atau kamu mau ku buatkan padang bunga disini?"


" Oh tidak terimakasih, sepertinya itu sangat merepotkan


Oh ya, dari tadi aku tak melihat kakek Haidar


Kemana dia?" tanya Edelyn


Dia juga baru sadar kalau kakek suaminya itu tak menampakkan dirinya sedari tadi pagi


" Dia semalam mencoba bermain golf baby, dan sekarang encoknya kumat


Jadi dia sekarang terbaring tak berdaya di kasurnya" jawab Aiden lempeng, namun ada sedikit kepuasan dari raut wajahnya


Tapi sepertinya tak hanya Aiden saja yang tampak senang dengan penderitaan kakek Haidar


Opa Allison juga, bahkan dia sudah tertawa terbahak-bahak bersama oma Grace yang hanya tersenyum simpul


Sungguh malang sekali nasib kakek Haidar


Sementara yang ditertawakan kini hanya bisa tengkurap dengan pasrah di tempat tidurnya


Tak lupa beberapa koyo cabai menghiasi seluruh punggung kakek tua itu


*Dasar encok sialan....


Pasti ini salah tongkat golf nya, mana mungkin memegangnya sedikit saja langsung sakit begini


Atau mungkin cucu kurang ajarnya yang men sabotase tongkatnya


Awas saja kau bocah tengik......!!!


Astaga pasti pasangan gila itu tengah menertawakan ku saat ini


Sungguh malang nian nasibku*


******


Udah Lama gak update, semoga masih pada ingat ya


Kalau lupa baca ulang aja dari awal


Jangan lupa tinggalkan jejaknya kawan


See you next time 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2