Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Tragedi berdarah


__ADS_3

Edelyn dengan cepat menghampiri wanita yang berada di belakang kakaknya dan menamparnya dengan keras


Tapi seperti yang ia duga, wanita itu tak sedikitpun menunjukkan raut wajah ketakutan malah terlihat seperti memenangkan sesuatu


Feeling nya menjadi tak enak


Dengan ragu Edelyn membalikkan tubuhnya dan mendapati kakaknya yang melayangkan tangan padanya


Tamparan keras yang Edelyn terima membuatnya terdorong dan jatuh ke belakang


Saat itu juga ia merasa nyeri di bagian perutnya tapi Edelyn mencoba menahannya dan berdiri menghampiri kakaknya


" Kak....apa yang kakak lakukan, dia bukan wanita baik baik


Lyn tak mengenal diri kakak yang seperti ini " ucap Edelyn memelas sambil memegang lengan kakaknya


Tapi Jaden melepaskan tangan Edelyn yang memegang lengannya dan menghampiri kekasihnya


" Sayang kamu tak apa apakan ? tanya Jaden sembari mengelus pipi Nabila yang memerah karena tamparan adiknya


Hati Edelyn mencelos melihat kakaknya lebih memperhatikan kekasihnya ketimbang dirinya sendiri


Terlalu dimanja keluarganya membuatnya tak rela jika perhatian kakaknya terbagi


Apalagi ia paham betul kalau kekasih kakaknya tak tulus mencintai kakaknya


Ditambah dia dengan sengaja membuat hubungan dua saudara menjadi renggang


" Kak, aku......"


" Diam Edelyn......" bentak Justin lagi


Justin menatap adiknya tajam


" Terlalu dimanjakan semua orang ternyata malah membuatmu tak punya sopan santun ya ?" ucap Jaden dengan penuh penekanan dan tangannya yang mengapit dagu Edelyn sampai mengeluarkan darah


Edelyn meringis kesakitan, tapi ia tak mencoba melepaskan diri


Dia masih ingin melihat seberapa berubahnya kakaknya


" Aku gak akan seperti ini kalau kakak tak salah memilih kekasih


Lihatlah dirimu kak, kakak sudah berubah


Bagaimana jika daddy dan mommy tau kalau kakak minum minum dan main perempuan


Mommy pasti kecewa kak " ucap Edelyn lirih


Justin menjambak rambut belakang adiknya


" Itu semua karena kamu, apa kamu tak puas dengan perhatian seluruh keluarga ?


Apa kamu belum puas dengan kekayaan dari suamimu?


Kenapa kamu masih menginginkan harta dari keluarga kita


Apa kamu tak bisa membiarkan ku menikmatinya sendiri ? " teriak Jaden tepat di depan muka adiknya


Edelyn memejamkan matanya


Air matanya tak dapat ia tahan tahan lagi


Senyuman sendu terukir di bibirnya yang pucat


Seumur hidupnya ia tak pernah terpikirkan merebut perhatian seluruh keluarga dari kakaknya


Ia tak pernah sekalipun menginginkan harta dari keluarganya

__ADS_1


Tapi Edelyn tak pernah menyangka kalau tanpa sengaja ia menyakiti kakaknya


Sungguh, ia pikir kakaknya tak pernah merasakan perasaan seperti itu apalagi mengingat betapa kakaknya selalu menjaga dan melindunginya selama ini


Edelyn mengelus lengan kakaknya yang tampak tegang karena emosi


" Aku minta maaf kalau tanpa sengaja Lyn menyakiti kakak, Lyn tak menginginkan harta dari keluarga kita kak


Kita pulang ya, kita bicarakan baik-baik di rumah " ucap Edelyn sendu seraya menatap kakaknya dengan penuh permohonan


" Minta maaf dulu dengan kekasihku...."


Edelyn menatap Nabila sejenak dan menggelengkan kepalanya


" Aku tak mau kak, dia bukan wanita baik baik


Dia membawa pengaruh buruk untuk kakak, ayo kita pulang saja " ucap Edelyn lagi dan menarik tangan kakaknya


Tapi Jaden tak bergeming sama sekali, dia malah meremas tangan adiknya


Edelyn meringis kesakitan dan menatap kakaknya yang terlihat menyeramkan karena amarah


" Punya hak apa kamu menilai kekasihku seperti itu ? hanya aku yang tau jelas tentangnya " ucap Jaden dengan nada dinginnya


Edelyn menggelengkan kepalanya


Mati matian ia menahan tangisnya, ia tak tau harus dengan cara apalagi mengingatkan kakaknya


Di balik punggung kakaknya ia jelas melihat senyum kemenangan dari kekasih kakaknya


" Kakak belum tau dia seperti apa, kalau dia memang wanita baik baik tak mungkin ia akan menyerahkan dirinya dengan gampangnya


Dia juga tak mungkin menjerumuskan kakak pada minuman haram


Dia juga tak akan merusak hubungan persaudaraan kita kak " teriak Edelyn frustasi


Setelah itu ia mencekik leher adiknya dan tanpa perasaan membanting tubuh mungil adiknya ke tembok


Edelyn yang tak siap pun hanya bisa pasrah menahan rasa sakit akibat ulah kakaknya


Sebelum kesadarannya menghilang ia dapat melihat kakaknya yang pergi meninggalkan dirinya dengan menggendong kekasihnya


Edelyn hanya bisa menangis menahan rasa sakit dari perutnya dan kepalanya yang pusing akibat terbentur tembok dengan keras


" Dia bukan wanita yang baik kak...." lirih Al


Edelyn sebelum kegelapan menghampirinya


*****


Disisi lain Aiden sama sekali tak bisa fokus dengan rapat yang tengah ia pimpin


Pikirannya tak tenang dan hatinya terus diselimuti rasa khawatir


Karena tak tahan dengan perasaannya


Aiden memerintahkan Felix menggantikan dirinya dan pergi di ikuti Thom


Thom melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju hotel tempat nyonya-nya berada


Melihat kegelisahan tuannya, Thom ikut ikutan panik


Entah kenapa Feeling Thom juga tak enak


Karena Thom tau betul seberapa kuatnya ikatan batin antara tuan dan nyonya mudanya


" Nyonya pasti baik baik saja tuan ...." ucap Thom menenangkan tuannya sekaligus menenangkan dirinya sendiri

__ADS_1


" Semoga....." jawab Aiden lirih


Aiden terus menghubungi istrinya yang sama sekali tak di angkat


Bodyguard yang menjaga istrinya pun tak tau menahu dengan keadaan istrinya karena mereka berjaga di luar


Dan akses ruangan pribadi di hotel itu hanya untuk keluarga saja


Dan untungnya Aiden juga memiliki akses itu


Perjalanan yang biasanya memakan waktu satu jam kini hanya di tempuh lima belas menit oleh Thom


Tanpa menunggu lama Aiden berlari keluar mobil dan memasuki hotel


Di dalam lift Aiden terus merapalkan doa


Entah kenapa hatinya sangat ketakutan dan gelisah


Aiden memasuki ruangan dengan langkah pastinya


" Baby..... kamu dimana ?" teriak Aiden


Tapi tak ada sahutan dari istrinya


Aiden menatap sekeliling ruangan yang berantakan dan penuh dengan aroma alkohol


Hatinya semakin tak tenang


Aiden dengan tergesa-gesa mencari istrinya dan membuka setiap kamar


Tepat di ujung lorong Aiden melihat salah satu kamar yang pintunya tak tertutup


Aiden melangkahkan kakinya menuju ke sana


Dan entah kenapa hatinya berdetak kencang


Begitu sampai Aiden jatuh terduduk di ambang pintu


Air matanya meluncur deras melihat pemandangan yang tak pernah ia bayangkan dalam hidupnya


Istrinya terbaring di lantai dengan darah yang mengalir dari paha dan kepalanya


Aiden tak tau harus melakukan apa


Tapi yang terpikirkan sekarang adalah menolong istrinya dengan cepat


Dengan tangan dan kaki yang gemetar ketakutan


dia mencoba berdiri dan menghampiri istrinya


" Hey baby.... bertahan ya kita ke rumah sakit sekarang" ucap Aiden dengan suara seraknya karena tangis


Dengan cepat Aiden menggendong istrinya dan keluar ruangan


Selama perjalanan seluruh pegawai hotel terkejut dan ketakutan melihat anak pemilik hotel bersimbah darah


Mereka tak tau apa sedang terjadi


Setau mereka di ruangan pribadi itu hanya ada dua bersaudara Skylar


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


Jangan lupa like vote dan comentnya guys


Hadiahnya juga otte

__ADS_1


See you 🥰🥰🥰


__ADS_2