
"Sayang.......mom mau pergi, apa kau tak ingin ikut atau kamu mau jalan jalan sendiri?" sapa mommy Ellen begitu melihat putri semata wayangnya duduk anteng di sofa ruang keluarga
" Tidak mom, aku tak ingin pergi kemana pun saat ini"
" Sejak kapan putri mommy ini menjadi anak rumahan ?" kelakar mommy Ellen
Sebenarnya Ellen menyukai perubahan putrinya tapi tetap saja rasanya cukup aneh melihat putrinya yang berubah tiba-tiba
Edelyn tersenyum menanggapi pertanyaan mommy Ellen
" Mom......aku hanya sedang malas dan tak ingin pergi kemanapun"
" Permisi nyonya.....Tamu nyonya sudah datang"ucap seorang maid
" Baiklah, aku akan kesana sebentar lagi
Tolong siapkan jamuan nya bi" pinta mommy Ellen
" Bukankah mommy akan pergi? kenapa masih menerima tamu?" tanya Edelyn heran
" Mereka teman mommy yang bekerja di bidang event organizer sayang
Dan mommy nanti perginya dengan mereka"
" Event organizer?" gumam Edelyn kecilku namun Ellen masih bisa mendengarnya
" Minggu depan adalah ulang tahun Skylar corp sayang, jangan bilang kau lupa dengan hari itu?" tebak Ellen yang sayangnya 100💯 benar
Edelyn terlalu fokus dengan rencana rencananya untuk Amanda dan Dion
Bahkan ia melupakan hari penting keluarganya, padahal di hari itu ia bisa bertemu lagi dengan dia.....
" Apakah dia akan datang mom?"
" Tentu saja, dia orang penting dalam dunia bisnis sayang
Kalaupun keluarga kita tak bersahabat dengan mereka, kita akan tetap mengundangnya" ucap Ellen hati-hati
Pasalnya Edelyn sangat anti dengan pria berdarah Kazakhstan itu
Dia selalu menghindar dan kabur jika mendengar kedatangannya
Tak bisa menyalahkan Edelyn juga, karena siapapun akan kabur jika terus diikuti pria datar dengan aura yang menyeramkan itu
" Kamu tak berniat untuk melarikan diri saat pesta nanti kan Edelyn?" tanya mommy Ellen was-was
Mendengar itu Edelyn mendengus sebal, padahal ia hanya bertanya
Kenapa respon mommy nya seperti itu?
" Astaga tidak mommy ku sayang.....
Mom ada yang ingin Lyn tanyakan"
" Apa?..... jangan aneh-aneh ya!!"
" Iya iya...."Edelyn mencebikkan bibirnya kesal
"Dulu dia sering mengirimkan hadiah untuk Edelyn, sekarang dimana hadiah-hadiah itu mom?"
" Bukankah kamu tak suka? hadiah-hadiah itu sudah mommy sumbangkan
__ADS_1
Kenapa memang?"
" Tak apa mom..... pergilah, teman-teman mommy mungkin sudah lama menunggu "ucap Edelyn mengingatkan mommy nya yang malah semakin asyik mengobrol
Aiden Al-Kadahfi
Pria tampan berwajah dingin yang nyaris tak memiliki emosi
Walaupun begitu dia mencintai Edelyn dengan sepenuh hatinya
Aiden tak memiliki orang tua dari kecil
Dia hanya tinggal bersama kakeknya, mungkin itulah yang menyebabkan sikapnya menjadi dingin
Pertemuan pertama kami tak kuingat saka sekali, karena kami bertemu sesaat setelah aku dilahirkan
Cukup creepy memang, remaja lelaki yang masih belasan tahun sudah mengklaim seorang bayi kecil untuk menjadi miliknya seorang
Sejak saat itulah dia mulai mencintaiku dan nyaris menjadi obsesi
Gila memang tapi cintanya tidak bisa diremehkan
*****
" Aku dengar Mimi peri sudah menjadi peri beneran"
suara pria itu berhasil mengalihkan perhatian Edelyn
Suara yang sangat menjengkelkan namun ia merindukannya
kay....
Dulu aku tak pernah memperhatikannya saat masih remaja
Di masa depan Kay akan menjadi aktor terkenal,namun ia sama sekali tak pernah melupakan ku
Bahkan disaat kondisiku terpuruk lelaki inilah yang senantiasa membantu selain Aiden tentunya
Edelyn dan Kay tak bersahabat
Tetapi hubungan mereka sangatlah dekat seperti saudara, memang saudara sih sebenarnya
Saudara sepupu lebih tepatnya yah.....
Walaupun saling menyayangi namun mereka berdua kerap kali bertengkar
Edelyn yang tidak menyukai sifat blak blakan Kay
Dan Kay yang tidak menyukai kebodohan Edelyn
" Jadi kau jatuh hati padaku sekarang" tanya Edelyn yang melihat Kay senantiasa memandanginya
Kay mendecih mendengarnya
"Jadi kau sekarang sudah waras?"
Sekarang giliran Edelyn yang mendecih " Jadi kau selama ini menganggap aku gila?"
Tanpa ragu Kay mengangguk, sejatinya Kay merasa Edelyn bodoh karena menutupi kecantikannya dengan makeup tebalnya itu
Ditambah lagi kebodohannya dalam memilih teman dan pacar
__ADS_1
Namun kini ia bahagia......
Pertama kali mendengar kabar tentang perubahan Edelyn, awalnya ia tidak percaya tapi sekarang setelah berhadapan langsung dengan orangnya.......
Sungguh, ia salah satu dari orang-orang yang bahagia akan perubahan gadis itu
" Lyn.....apa terjadi sesuatu padamu?" tanya Kay setelah bisa menguasai keadaannya
" No, memang ada apa?"
" Terasa aneh saja begitu melihatmu yang tiba-tiba berubah begini"
" Bukankah bagus kalau aku berubah, apa menurutmu perubahan ku saat ini tak baik?" tanya balik Edelyn
" Tentu saja itu sangat baik
Apalagi kalau kau mau memutuskan pertemananmu dengan ulat bulu itu?
Itu akan menjadi anugerah terbesar yang ada di keluarga Skylar"
Edelyn bukannya tersinggung, justru ia malah terkekeh mendengar julukan Kay
ulat bulu..?
Ya......Amanda memang mirip ulat bulu
Mahluk kecil yang gatal dan sangat menjijikan
Tapi dia berhasil menghancurkan hidupnya dulu
Tapi itu dulu tidak untuk sekarang
Edelyn kemudian menganggukkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan lelaki yang duduk di sampingnya
" Why ....?"Kay bertanya dengan raut penasarannya
" Kamu tentu tau kenapa" Edelyn menjawabnya acuh tak acuh
Kay mengangguk mengerti
Dia tau Amanda itu toxic......Tapi maksud pertanyaannya tadi adalah kenapa baru sekarang?
Kay dan seluruh keluarganya berulang kali menasehati gadis ini sampai mulut berbusa tapi tak pernah di gubris
Sekarang tiada angin tiada hujan gadis ini tiba-tiba berubah
apakah Edelyn baru saja mendapat pencerahan dari Tuhan?
" i know why.... tapi apa yang membuatmu menyadarinya?" tanya Kay setelah beberapa saat berkelana dengan pikirannya sendiri
" Seperti yang ada dalam otak kecilmu itu Kay, kepalaku yang cantik ini baru diberi pencerahan dari Tuhan" jawab Edelyn dengan nada sombongnya
Kay mencibir tapi cukup senang dengan perubahan Edelyn
*****
Terimakasih sudah mampir ke cerita aku
Jangan lupa like vote dan comentnya guys
see you next chapter
__ADS_1