Perjalanan Cinta Edelyn

Perjalanan Cinta Edelyn
Akal bulus Lidia


__ADS_3

Aiden dan Edelyn saling pandang melihat maid yang mereka ketahui bernama Lidia itu masih bengong di hadapan mereka


Edelyn yang sudah tampak kesal menepuk pundaknya


Tapi dia semakin terheran-heran melihat reaksi Lidia yang tampak kesal karena tepukannya


Kekesalannya bertambah saat melihat Lidia sengaja membungkuk dan mempertontonkan gunung kembarnya pada suaminya


" Apa yang kau lakukan ?" sentak Edelyn pada Lidia


Lidia tampak terkejut mendengar sentakan Edelyn tapi dia tetap tersenyum manis


" Saya tidak melakukan apapun nona, izinkan saya membantu pekerjaan tuan " ucap Lidia dengan suaranya yang di lembut lembutkan


Edelyn sendiri bergidik ngeri mendengar suara Lidia


Bukannya tambah merdu tapi malah seperti suara kucing kejepit


Ia menatap suaminya yang juga tengah menatapnya


Rasa laparnya seketika menghilang karena kehadiran pengganggu


Aiden menatap Lidia tajam


Kalau bukan karena orang tuanya yang berjasa bagi keluarganya mungkin dia dengan senang hati akan mencabik-cabik tubuhnya yang kendor itu


Aiden bahkan tak habis pikir dengan kelakuannya


Dimana-mana ****** akan menggoda suami orang di belakang istri sahnya


Tapi sepertinya itu tak berlaku untuk Lidia


Mungkin kalau dia lebih cantik sexy dan kaya Aiden akan maklum dengan keberaniannya


Nah ini, sudah jelek tubuhnya kendor semua ditambah lagi pekerjaannya cuman seorang babu


bagaikan langit dan bumi jika disandingkan dengan istri cantik kesayangannya


Karena tak mau istrinya tambah badmood Aiden segera mengambil makanan yang sudah ia masak dan membawanya ke kamar bersama istrinya


Tapi sebelum meninggalkan dapur Aiden menatap tajam Lidia dan memberinya peringatan


" Kalau kau masih mau tinggal disini jaga sikap dan satu lagi, panggil istri saya nyonya


Karena dia adalah nyonya besar di keluarga Al-Kadahfi" ucap Aiden


Lidia yang diberi peringatan Aiden tak merasakan takut


Justru sebaliknya, ia merasa marah dan semakin membulatkan tekadnya untuk merebut posisi nyonya dan menjadi kesayangan tuan mudanya


Dia tak perduli walaupun istri tuan mudanya lebih segala-galanya dibandingkan dirinya


Karena bagi Lidia laki laki manapun tak akan tahan dengan godaan


*****


Disisi lain Aiden tengah membujuk istri cantiknya untuk makan


" Ayo baby, nanti keburu dingin dan gak enak lagi " ucap Aiden


Edelyn menatap Aiden sejenak dan memalingkan wajahnya lagi


Dia sebenarnya tak ingin marah dengan suaminya tapi dia bingung ingin melampiaskan amarahnya pada siapa

__ADS_1


Aiden yang memahami istrinya tersenyum maklum


Bahkan dia merasa senang karena istrinya sedang cemburu, itu membuktikan kalau istrinya juga amat sangat menyayanginya


" Aku tau kamu masih pengen marah, tapi makan dulu ya biar gak sakit " bujuk Aiden lagi


" Lagian kenapa sih nerima orang kaya dia, padahalkan aku udah buat peraturan sejelas jelasnya untuk pekerja disini " ucap Edelyn


" kakek berhutang budi pada orang tuanya Lidia baby, makan dulu ya "


Karena kasihan Edelyn menerima suapan suaminya walaupun ia sendiri sudah tak nafsu makan


" Aku takut...." ucap Edelyn lirih


Aiden menatap istrinya bingung, ia meletakkan makanan di nakas samping tempat tidur


Aiden menangkup wajah istrinya dan mengecup kedua matanya yang berkaca-kaca


" Takut kenapa hemmm ?" tanya Aiden sembari mendekap tubuh istrinya


" Aku takut kamu tergoda, dia terlihat berpengalaman sedangkan aku tak bisa menyenangkan kamu Ai "


Aiden melepaskan pelukan mereka dan menatap istrinya tajam


" Siapa yang bilang kamu tidak bisa menyenangkan aku ?"


Edelyn tak berani menjawabnya karena tatapan tajam suaminya


" Kamu adalah perempuan satu-satunya dalam hidupku baby


Apa kamu tak ingat setiap saat aku selalu memujamu


Apa kamu tak menghitung berapa kali kita bercinta dalam satu hari


Kalau bukan karena kondisi tubuhmu yang mudah lelah, mungkin aku akan terus menerus bercinta dengan mu sepanjang hari " ucap Aiden panjang lebar


Dia tak habis pikir dengan pemikiran istrinya


Padahal istrinya tau seberapa besar perjuangan mengejar cintanya dulu


Dan sekarang Aiden sudah mendapatkannya


Baik fisik maupun hatinya


Jadi mana mungkin Aiden dengan bodohnya menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan berikan untuknya


Aiden mengangkat wajah istrinya yang sedari tadi menunduk


" Jangan pernah meragukan cintaku baby " ucap Aiden lalu mengecup setiap inci wajah cantik istrinya


Tadinya dia hanya ingin mengecup wajah istrinya tanda kasih sayang


Tapi sudah sering Aiden bilang kan Edelyn itu candu, dan Aiden akan selalu tergila gila dengan candu istrinya


Dan akhirnya kecupan lembut di wajah pun berubah menjadi kecupan panas dan berakhir menjadi pergulatan panas di ranjang


*****


Siang harinya Edelyn terbangun dengan seluruh tubuh yang remuk redam


Sepertinya suaminya benar benar membuktikan ucapannya semalam


Mereka bercinta dari malam hingga menjelang pagi

__ADS_1


Aiden baru menghentikan kegiatannya saat melihatnya sudah pingsan tak berdaya


Edelyn bergidik ngeri mengingat betapa buasnya suaminya semalam


Dalam hatinya ia bersumpah tak akan meragukan dan menantang cinta suaminya lagi


Bisa jadi rempeyek dia kalau terus seperti ini


Lamunannya buyar mendengar pintu kamar terbuka dan suaminya berjalan mendekatinya sembari membawa nampan yang berisi sarapan yang tepatnya makan siang untuknya


Edelyn mendengus sebal melihat wajah suaminya yang tampak segar dan berseri-seri


Dia sendiri sering heran melihat suaminya yang seperti tak mengenal lelah


Padahal mereka semalaman sama sama tak tidur dan aktif berolahraga


Tapi suaminya malah tampak bugar, berbanding terbalik dengan dirinya


" Kenapa cemberut baby ?" tanya Aiden sembari memposisikan istrinya untuk duduk bersandar


" Aku lapar, tubuhku sakit semua Huby....." rengek Edelyn manja pada suaminya


Aiden tersenyum gemas menatap istrinya


Dia tau istrinya akan sangat manja saat sakit dan Aiden sangat menyukai itu


Bukan berarti dia suka melihat istrinya sakit melainkan suka melihat kemanjaan istrinya yang hakiki


Tapi itu bukan poin penting untuk sekarang


Dia harus cepat cepat merawat istrinya dengan baik sebelum mertua sengkleknya datang dan membuat keributan


Dan berakhir meminta istrinya untuk kembali pulang ke rumah keluarganya


Yang tentu saja itu ditolak mentah-mentah oleh Aiden


" Makan dulu ya, habis itu minum vitamin


Nanti siang akan ada terapis yang akan datang untuk memijat " ucap Aiden sembari menyuapi istrinya makan dengan telaten


" Kamu gak kerja Ai ?"


" Tadi pagi aku ke kantor sebentar mengurus beberapa pekerjaan, tapi semuanya sudah selesai dan aku langsung pulang untuk menemani istri cantikku ini " ucap Aiden menjawil hidung mungil istrinya


Edelyn hanya menganggukkan kepalanya walaupun ia tak mengerti apa yang suaminya ucapkan


Matanya terpejam menahan kantuk


Karena tak kuat menahan kantuknya, ia tertidur sambil mengunyah makanan


Aiden terkekeh geli melihat tingkah imut istrinya


Dengan telaten dia membersihkan sisa makanan di bibir istrinya dan membenarkan posisi tidur istrinya


*****


Terimakasih sudah membaca ceritaku


jangan lupa like vote dan comentnya guys


hadiahnya juga otte


see you 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2