
Lanjut bestie.
Jangan lupa awali hari mu dengan senyuman.
Karena senyuman itu termasuk ibadah.
Author harap kita semua di lindungi dari segala macam bahayae di depan sama Amin.
Baik lah yuk tanpa lama lamae lagi kembali ke vetya Aleta.
Setelah menolong ibu ibu itu Aleta langsung pualng karena ia takut mommy nya khawatir sekali pun ia sudah bersama dengan sopir tapi Aleta tau kejadian malam itu meninggal rasa waspada pada semua orang termasuk orang tua nya sendiri.
Saat ini Aleta hanya bisa menahan nafas akibat ulah sang supir.
Mobil yang Aleta tumpangi sedang gaduh karena sang supir yang tak henti henti nya nya mengoceh karena nona muda mereka terluka.
Ia terlihat sangat khawatir, dan juga terlihat merasa bersalah, belum lagi ia takut sang nyonya marah.
Siapa lagi kalau bukan supir pribadi Aleta.
Supir kesayangan Aleta, karena meksipun terkesan cerewet tapi supir nya adalah orang baik dan yang lebih membuat Aleta tambah suka adalah sang supir bisa di ajak kerja sama jika ia males pulang.
"Aduh non, kalau sampai nyonya Alexa tahu siku nya berdarah pasti saya yang akan di marahin abis-abisan. Nona sih ngeyel banget, kan kata saya juga apa biar saya aja yang beli es nya, nona mah diem aja gitu di mobil," ucap nya menggerutu.
Selain baik sang supir juga memiliki keunikan tersendiri untuk Aleta yaitu ia bisa menyalah kan majikan nya jika sudah merasa berada Dalma masalah.
" Nona emang ngeyel apa yang akan saya kata kan pada nyonya Alexa punggung non Aleta aja masih belum total lah ini masih di tambah jatuh lagi, " lanjut nya tanpa henti.
Pak Doni terus saja mengoceh ketika menyadari siku nona muda nya itu berdarah, ia langsung teringat dengan pesan sang nyonya untuk menjaga nya dengan sebaik mungkin.
Lalu bagaimana nasib nya sekarang, ia tidak mau jika di pecat ia masih sangat membutuhkan pekerjaan itu untuk menyambung kebutuhan nya yang terbelengkalai
"Aduh pak Doni bisa diam gak," ucap Aleta.
" Ya mana bisa non saya kan khawatir dengan keadaan non Aleta, " jawab pak Doni.
" Kalau gak diem aku tumbuhin rambut nya, mau?!" ancam Aleta.
Aleta sudah merasa pusing dari tadi mendengar ocehan pak Doni yang tak kunjung kunjung selesai.
Sopir yang baru bekerja beberapa Minggu untuk nya itu merasa takut jika di pecat.
Lagi pula siapa yang akan memecat nya, Aleta sudah terlalu nyaman jika di antar kemana-mana oleh nya.
__ADS_1
Ya meskipun sedikit bawel, namun ia bisa diajak bersekongkol, dan Aleta tidak ingin ganti ganti supir lagi.
"Lah jangan non, ini daya tarik saya loh. Botak begini banyak janda yang antri di kampung," jawab nya dengan pede.
"What janda, pak Doni tuh bujangan masa mau sama janda," ucap Aleta tak habis pikir.
"Gimana yang mau sama saya aja mah non, it's oke wae."
"Haduh pak Doni, ampun dah," jawab Aleta dengan gelengan kepala nya.
Melihat sang nona pulang dengan siku berdarah, beberapa pelayan tersebut langsung memberitahukan kepada sang nyonya jika putri nya terluka.
Sontak Alexa yang sedang ber santai terperanjat hebat lalu menghampiri nya.
Wajahnya begitu panik melihat darah yang keluar dari lengan putri nya,
"Sayang, ini kenapa sih. Ko bisa berdarah?"
Dengan segera Alexa memerintahkan kepada pelayan nya untuk mengambilkan kotak obat di lemari.
"Ini nyonya,"ucap pelayan tersebut.
Alexa segera mengambil beberapa obat luka agar darah nya tidak terus keluar.
"Mommy perih," ucap Aleta di sertai dengan meringis saat ia menahan perih ketika obat oles tersebut menyentuh luka nya.
" Gimana cerita nya bisa seperti ini luka di punggung saja masih belum sembuh total kamu se enak nya aja menambah luka baru, " omel Alexa.
" What se enak nya menambah luka baru astaga mommy, " jawab Aleta tak habis pikir dengan mommy nya.
" Di kira Aleta mau apa luka terus ya gak lah mom, " jelas nya pada sang mommy.
" Terus ini kenapa? " tanya Alexa.
"Tadi aku hanya menolong orang yang akan terserempet motor saja mom, itu sebabnya siku aku berdarah seperti ini." Ungkap nya setengah takut pada sang mommy.
Seketika gerakan tangan Alexa yang sedang membalut luka nya terhenti.
Di tatapnya wajah sang putri begitu lekat.
"Sayang, kamu boleh menolong siapa pun tapi kamu juga harus ingat dengan keselamatan mu sendiri jika membahayakan lebih baik jangan kamu mau mommy terkena serangan jantung !"
"Iya maaf mommy. Aku yang salah karena terlalu refleks. Lain kali aku akan lebih hati-hati," jawab Aleta.
__ADS_1
Karena ia sendiri tahu gimana setres nya sang mommy jika melihat ia sedang terluka.
Sedangkan di tempat lain di bawah salah satu sisi langit, seorang pria terduduk di antara cahaya bulan.
Dia sedang merenung tentang hati nya sendiri, yang sudah diyakininya sebagai rasa cinta terhadap muridnya sendiri.
Wajar memang, tetapi mencintai seorang gadis SMA merupakan hal tergila yang pernah dirasakannya.
Bahkan diri nya menjadi tidak perduli dengan perbedaan umur yang cukup lumayan jauh diantara keduanya.
Ponsel yang di pegangnya terus ia pandangi ketika sebuah nomor telpon yang ingin sekali ia hubungi tertera disana.
Sudah dari kemarin diri nya ingin menanyakan kejadian kemarin yang terus membuatnya tidak tenang, namun ia tidak cukup berani untuk senekat itu.
Argh!
Kenapa sesulit ini.
Lalu tentang perjodohan gila yang di rencanakan oleh orang tuanya bagaimana?
Mereka begitu memaksa, apakah dirinya harus mengorbankan semuanya dan terpaksa menerima semua nya menerima dengan lapang dada?
"Kenapa jadi rumit kayak gini," ucap nya frustasi.
Laporan-laporan tentang proyek pembangunan berserakan di atas mejanya, Azzam harus segera menyelesaikannya malam ini juga karena besok merupakan hari di mana ia akan pasrah.
Pertemuan dengan keluarga perempuan yang akan di jodohkan dengan nya sudah di tentukan besok, jadi sebisa mungkin diri nya harus mengosongkan jadwal apapun.
Ingat apapun itu
Tapi Azzam tidak akan semenurut itu ia akan melakukan beberapa trik agar ia tak bisa datang.
Akankah trik Azzam akan berhasil?.
...Jangan lupa mampir ke karya author yang baru ya besti...
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1
...šššš...