
Lanjut bestie.
Hidup itu berpasang-pasangan, ada yang bahagia karena bertemu dengan se se orang yang di rindu kan dan ada juga yang kesal karena sudah hampir satu jam papa Teo sedang menunggu se se orang di sebuah ruanagn tanpa ada kabar sedikit pun.
Padahal sebelum nya ia sudah memberitahu nya.
Bahkan 20 panggilan tidak di angkat nya sama sekali.
"Dasar keterlaluan!" Awas saja jika batang hidung nya sudah terlihat, papa Teo tidak akan segan-segan untuk memukul keras kepala nya! Enak saja keluyuran.
Dan kalian tahu siapa di sini yang menjadi korban kekesalannya? Ya! Andra.
Pria bermata sipit itu selalu menjadi pelampiasan, baik oleh anak nya maupun bapak nya.
"Om tidak mau tahu ya, kamu harus membawa anak itu kesini!" ia p papa Teo tidak perduli meskipun ia melihat banyak sekali pekerjaan di atas meja nya, ia hanya ingin putra nya segera menghadap pada nya.
Argh!
Menyebalkan sekali, namun Andra tidak berani untuk menolak nya, atau om Teo akan mengirim nya ke Paris, kembali pada orang tua nya yang menetap di sana.
Sudah lah Andra, anggu kan saja kepala mu dengan patuh dan kata kan "Siap om!" dengan senyuman sekalipun hati nya sedang dongkol.
Berbalik hendak pergi, baru setengah jalan Andra melangkah dari tempat nya tiba-tiba pintu di hadapan nya terbuka lebar dengan muncul nya sosok yang hampir membuat pekerjaan nya terbengkalai karena mencari nya.
Untung saja dia sudah datang, Andra tidak perlu repot mencarinya.
"Dari mana kamu?!" Ketus papa Teo.
Ck! Azzam berdecak malas, baru datang sudah di todong pertanyaan.
Tidak lihat apa kalau dia habis keluar.
"Abis keluar." Azzam menyahut malas seraya mendudukkan diri nya disofa lalu membaca buku yang di beli nya tadi.
"Mau apa papa ngajak ke sini ?"
"Memang nya kenapa kalau papa kesini, apa harus ada perlu dulu baru boleh bertemu lagian kamu juga sering keluyuran, kamu dari mana?" papa Teo bertanya, nada nya terdengar tidak suka dengan sikap putra nya akhir-akhir ini.
Ya, papa Teo juga paham kenapa Azzam sampai bersikap dingin terhadap nya.
Azzam tiba tiba curiga terhadap papa nya tersebut karena tidak biasa nya saja, tidak ada angin dan hujan papa Teo mencari nya.
"Ya tumben aja, gak biasa nya." Sahut Azzam sekena nya.
"Emangnya Papa mau apa?" Azzam menyentuh tengkuknya merinding, seperti akan ada sesuatu yang berbau horor terjadi.
"Papa sudah menyuruh Alia untuk mengosong kan jadwal kamu nanti malam." Ucap Papa Teo serius.
"Untuk?" tanya Azzam menyiap kan mental dengan jawaban sang Papa.
"Malam ini kamu akan bertemu dengan perempuan yang sudah Papa tentukan,bersiap-siap lah."
DEG!
Azzam menoleh ke papa nya, buku yang di pegangnya pun lepas dari tangan nya.
"Pa! Azzam sudah bilang kalau Kenzo gak mau. Udah berapa kali sih Azzam nolak tapi Papa-"
"Dan sebanyak apapun kamu nolak, Papa akan tetap melanjutkan perjodohan ini," Potong Papa Teo dengan tegas.
__ADS_1
SIALAN!
Azzam sungguh tidak mengerti dengan pemikiran Papa nya sendiri yang tetap keukeuh akan menjodohkan nya.
Memangnya se istimewa apa sih perempuan itu sehingga bisa membuat papa nya begitu menyukai nya.
"Pa! Azzam sudah punya kekasih. Biar kan Azzam memperkenalkan nya dulu sama kalian, " ucap Azzam.
PapaTeo hanye mengkerut kan dahi nya dalam dalam.
"Maksud kamu?" Tanya nya lebih memastikan kalau yang di dengar nya itu salah.
Bisa saja kan putra nya itu hanya mencari alasan saja.
"Azzam sudah punya kekasih, itu sebabnya Azzam terus menolak perjodohan konyol ini!" Sahutnya dengan penuh penekanan di setiap kalimat nya.
"Siapa perempuan itu?" papa Teo mulai gusar. Jika itu benar, bagaimana dengan semua rencana nya? Tapi dia harus tenang dulu.
"Papa tidak perlu tahu untuk saat ini, tapi Azzam berjanji suatu saat nanti akan membawa nya ke rumah. Tunggulah beberapa bulan lagi."
Ucap nya.
Ya beberapa bulan lagi sampai gadis itu lulus SMA. Tidak mungkin kan jika Azzam membawanya sekarang.
Bisa-bisa papa Teo bisa marah besar jika tahu perempuan tersebut masih berseragam SMA. Apalagi dengan status mereka yang hanya sebatas guru dan murid, bisa bahaya nanti kalau tiba-tiba Azzam mengajaknya ke rumah dan mengenalkannya sebagai kekasih.
"Jangan main-main sama papa ya kamu!"
"Azzam serius pa. Azzam mencintai gadis itu. Please Pa, untuk saat ini jangan ikut campur, Azzam mohon."
"Berapa lama lagi kamu akan membawa nya ke rumah, bagaimanapun juga Papa dan Mama ingin mengetahuinya dan kami juga harus tahu latar belakang perempuan itu seperti apa. Ingat ya Azzam, jangan membuat malu keluarga Al Fahrizal!"
"Lima bulan?" Terperangah tidak percaya,
"Kenapa lama banget, Papa sama Mama mau ketemu sekarang."
"Pa please, dia harus menyelesaikan pendidikannya dulu."
Pendidikan? tiba tiba PapaTeo tersenyum penuh arti dan ia paham sekarang.
"Baiklah, tapi dengan satu syarat." sahut nya
"Apa?"
"Kamu harus tetap bertemu dengan perempuan pilihan Papa malam ini. Ya siapa tahu saja kamu berpaling dan menyukainya," ucap papa Teo sengaja ingin mengerjai anak nya.
"Tidak akan pernah. Gadis pilihan Azzam lebih segalanya dari siapapun."
"Yakin sekali kamu," cibir papa Teo.
"Kata hati tidak pernah ragu, Pa. Dia pilihan Azzam"
Cih! Dasar anak muda.
"Haha, status aja belum jelas udah seyakin itu." Ucapnya seraya pergi.
"Maksud papa? Papa tahu siapa yang Azzam maksud?"
"Pulang cepat, jangan sampai tidak datang Azzam!"
__ADS_1
"Pa jelasin dulu maksud papa apa?" Tanya Azzam tapi papa Teo sudah pergi begitu saja.
''Mencurigakan,'' gumam Azzam.
Jangan lupa mampir ke karya karya author lain nya.
Chat story.
- Super seksi
- Istri Tuan Muda Mesum
- Hot Mother
- Sweet Daddy
- Baby, Kau Milikku
Novel tamat.
- Hadiah Suami Dari Ayah
- Love Presdir
- Alina
- Suami Tampan Rahasiaku
-Suami Tampan Posesifku
- Gigitan Manis Daddy Season 1
- Gigitan Sang Daddy Season 2
- Pesona Tuan Albert Season 1
-Pesona Hot Daddy Season 2
- GELORA Cinta perselingkuhan
- Kiera & Kenzo
Novel on going
-Lubang Yang Sama
-Kekuatan Takdir Cinta
-Perjodaohan anak sahabat
-Kutukan sang mantan
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya Abal Abal ini...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
__ADS_1
...šššš...