Perjodohan Anak Sahabat

Perjodohan Anak Sahabat
Taman


__ADS_3

Pagi bestie ketemu lagi dengan author.


Saat ini Aleta, dan juga Azzam masih berada di dalam perjalanan.


Entahlah Azzam mau membawak kemana, Aleta pun tidak bertanya sebabe ia percaya jika Azzam tidak akan menyakiti nya berbeda dengan menyakiti yang lain ya bestie.


Dan ternyata Azzam mengajak Aleta ke sebuah taman di mana di sana suasana sangat sejuk.


Dan juga tidak terlalu ramai karena memang saat ini jam sibuk.


" Taman?" tanya Aleta.


" Hem aku ingin kita seperti pasangan pada umum nya menikmati hal hal bersama dari hal yang terkecil tapi itu sangat mengesankan untuk kita, " jelas Azzam


Mendenger itu Aleta hanya tersenyum ia merasa sangat bersyukur dengan kehadiran Azzam dalam hidup nya ya meski pun kadang-kadang sikap nya sangat lah menyebalkan, tapi Aleta tak pernah mempermasalahkan nya karena setelah itu Azzam akan memberikan hal yang lebih untuk ia nikmati,


" Sayang gimana kalau pergi ke rumah nya kita tunda saja, " ucap Azzam.


" Hah terus gimana kalau kalau Mama nanyak, aku yakin Mommy udah menghubungi mama Rani, " jawab Aleta.


" Kamu tenang aja kita ganti besok ke rumah, hari ini waktu untuk kita berdua ," ucap Azzam.


" Baik lah tapi kalau Mama marah kamu tanggung jawab ya, " putus Aleta.


" Tenang sayang mama biar jadi urusan ku, " jawab Azzam mantap.


Dan setelah itu mereka duduk di taman, dengan bergandengan tangan tak lupa juga dengan masker yang mereka pakai.


Karena bagaimana pun mereka harus tetep waspada.


Saat mereka duduk Azzam memeluk erat Aleta.


Dan Aleta menyandar kan kepala nya di dada bidang milik Azzam.


" Yang, " panggil Aleta.


" Hem. "


" Jika aku berbuat salah apakah kamu akan marah? " tanya Aleta.


" Tergantung, tergantung kesalahan yang kamu buat, tapi aku bukan tipe orang yang gampang menyalahkan se se orang karena jika ingin mengklaim se se orang itu salah maka kita harus memcadi letak permasalah nya, melihat dari semua sudut bukan hanya satu pandang saja, " jelas Azzam.


" Jika aku melakukan se suatu yang kamu tidak suka apa yang akan kamu lakukan ? " Tanya Aleta


" Aku akan langsung menegur mu dengan semesti  nya, " jawab Azzam.


" Jika melakukan hal yang membuat mu ilfil apa yang akan kamu lakukan? " tanya Aleta.


" Maka aku akan mengubah mu menjadi yang lebih baik, tapi apapun itu asal kan kamu selalu mencintaimu maka tidak akan ada kata ilfil, " jawab Azzam.

__ADS_1


" Jika aku dekat dengan seseorang yang kamu tidak suka ? Apa yang kamu lakukan? " tanya Aleta lagi.


" Aku akan bilang jika aku tidak suka dan setelah itu maka kamu bisa membuat keputusan entah kamu masih ingin dekat dengan dia atau tidak atau kamu akan menghindar itu terserah kamu, dengan begitu aku juga bisa mengambil sikap apa yang harus aku perlihatkan ke kamu, " jelas Azzam.


" Jika aku berkenalan dengan se se orang apa yang kamu lakukan?  " tanya Aleta lagi.


" Tidak masalah karena teman itu penting, tapi perlu di garis bawahi aku selalu menjaga apa yang sudah menjadi  milik ku, " jelas Azzam.


" Jika kamu dekat dengan cowok mungkin aku akan bersikap dingin ke kamu, bukan karena aku membenci mu atau kecewa hanya saja kecemburuan itu akan datang di saat orang yang kita cintai dekat dengan seseorang apalagi itu lawan jenis, karena jika kita sudah  cemburu maka kita akan menutup mata dan hati ku karena yang ada hanya lah panas, " jelas Azzam panjang lebar.


Aleta menatap Azzam dengan seksama.


Dam berkata " kenapa kamu bilang ini semua ke aku panjang kali lebar ".


" Karena aku orang nya tak bisa di tebak aku hanya ingin memberi tahu jika waktu nya itu tiba kamu tidak akan merasa kecewa dan akan tau bagaimana cara menghadapi ku, " jelas Azzam.


" Jika itu emang terjadi hal pertama apa yang harus lakukan? " tanya Aleta serius.


" Datangi aku, dan jelas kan siapa orang itu apa hubungan kalian itu sudah cukup karena aku akan berusaha untuk selalu percaya dengan orang orang yang sangat aku cintai, " jawab Azzam.


" Jika aku berbohong? " tanya Aleta ingin tau.


" Apakah kamu pikir aku orang yang bodoh yang tidak bisa melihat mana orang yang jujur dan juga tidak, " ucap Azzam tersenyum.


" Tapi kenapa kamu bisa di bohongin di masa lalu, " ucap Aleta hanya dengan gumaman.


" Hehehehe aku hanya bergumam, " ucap Aleta dengan memeluk Azzam semakin erat.


" Yang, " panggil Aleta lagi.


Azzam merasa hari ini Aleta berbeda dari pada hari hari kemaren nya.


Hari ini Aleta nampak sangat enjoy, dan juga bersikap terbuka membuat Azzam bingung tapi ia juga merasa bahagia karena dengan begitu ia merasa di butuh kan oleh Aleta.


Dan Azzam meresa suka jika Kiera bersikap manja dan juga bergantung pada nya.


" Apa. "


" Kamu menilai ku gimana? " tanya Aleta.


" Gimana maksud nya? " tanya Azzam bingung.


" Saat kamu tau di jodoh kan dengan ku apa yang pertama kali ada di pikiran kamu, dan bagaimana pendapat mu? " tanya Aleta.


" Jujur aku senang banget dan aku merasa bersyukur karena perempuan itu adalah kamu, " jujur Azzam


" Kesan pertama? " tanya Aleta.


" Cantik, " jawab Azzam langsung.

__ADS_1


" Dan aku juga merasa senang benget saat tai kalau orang yang aka. Di jodoh kan dengan ku itu adalah kamu, tapi di waktu yang bersamaan aku juga merasa takut, karena merasa kurang percaya diri karena aku tau di luar sana pasti banyak perempuan cantik, perempuan yang berkarir yang sedang mengejar kamu, " jujur Aleta.


Mereka terus saja mengungkapkan apa yang mereka rasa tidak ada yang di tutup tutupi.


Dan tiba tiba Azzam berkata ingin pergi ke pasar malam.


" Sayang gimana kalau nanti malam kita pergi ke pasar malam. "


" Pasar malam di mana. "


" Ada di pinggiran kota dan kebetulan malam ini adalah malam terakhir, " ucap Azzam.


Dan mau tidak mau Aleta mengangguk.


" Tapi gak mungkin aku pergi ke sana memakai pakaian ini, " ucap Aleta.


" Nanti kita beli sayang, aku juga akan ganti masak ia pergi ke pasar malam mau pakai jas, " ucap Azzam dengan tersenyum.


" Baik lah nanti kita ke mall, " putus Aleta.


" Setuju, " jawab Azzam.


Dan tanpa sepengetahuan Aleta, Azzam sudah menyiapkan kejutan untuk nya.


Saat mereka sedang berpelukan tiba tiba pendengaran mereka mendengar suara yang sangat familiar di telinga mereka.


Azzam dan Aleta ama-sama menoleh untuk melihat apakah orang itu orang yang mereka maksud.


Dan ternyata benar dia adalah Mentari dan dia tidak sendiri dia sedang bersama dengan Bryan.


Aleta dan Azzam sama sama tampak acuh karena mereka yakin Mentari tidak akan ngeh dengan keberadaan mereka.


Karena saat ini mentari dan Bryan sedang ngobrol serius.


" Kenapa lo ngajak qw ke sini?" tanya Mentari.


" Qw cuma ingin menghabiskan waktu bersama lo apa gak boleh? " tanya Bryan.


" Bryan kita gak ada hubungan apa dan satu hal yang perlu lo tau jangan dekati gw lagi karena gw gak akan bisa sama cowok kayak lo, tanpa gw kasih tau alasan nya tentu Lo udah tau kan jawaban, " ucap Mentari tegas.


" Qw serius mentari dan ga gak pernah main main dengan ucap gw, " jelas Bryan.


" Dan lo juga harus tau gw gak suka di dekati apalagi di paksa, " jelas Mentari serius.


" Beri gw kesempatan, " pinta Bryan serius.


Bagaimana apakah Mentari akan luluh?


Jangan lupa koment.

__ADS_1


__ADS_2