Perjodohan Anak Sahabat

Perjodohan Anak Sahabat
Tamu tak di undang


__ADS_3

Siang bestie


Lanjut yuk tentang kisah cinta Aleta, dan Azzam.


Konflik ringan ya bestie karena author gak suka yang berat berat


Kalau kata Dilan * rindu itu berat *


Apaan ya gak nyambung banget hahaha baik lah  lanjut jamgn bosan bosan baca cerita author ya


Terima kasih dan selamat beraktifitas


Semoga apa yang menjadi keinginan kita hari hari semua nya tercapai ya bestie.


Amin


Jangan lupa berdoa ya bestie karena usaha tanpa di dampingi doa itu akan terasa ada yang kurang.


•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°


Setalah memastikan calon menantu nya itu ada teman nya.


Mama Rani memilih untuk kembali ke ruang tamu dan di sana, karena mama Rani yakin masih ada banyak pertanyaan yang akan di lontar kan oleh para pakar kawan arisan nya tersebut.


Saat mama Rani ia sudah di beri jatah tempat duduk oleh mereka semua dan sudah di tatap oleh beberapa teman arisan nya.


Dan tatapan nya itu sangat menyeramkan bagi mama Rani.


Saat mereka akan memulai pembicaraan tiba tiba ada se se orang yang tak di undang masuk begitu saja tanpa permisi.


Melihat siapa masuk membuat mereka semua kesal, bagaimana tidak itu adalah Marshanda tante dari Amanda.


Masih ingat dengan Amanda yups itu adalah mantan dari Azzam.


Yang di mana hubungan itu sudah hampir sampai ke jenjang pernikahan.


Tapi sayang harus gagal karena kebodohan dari sang keponakan.


Marshanda mengandalkan Amanda untuk bisa dekat dengan mama Rani, tapi sayang nya tidak berhasil, dan Marshanda tidak kehilangan ide ia mengikuti semua arisan sosialita yang mama Rani ikuti agar ia bisa membujuk nya untuk melanjut kan hubungan yang tertunda itu, dan Marshanda sendiri adalah se orang janda di mana suami nya berselingkuh dengan asisten rumah tangga nya dan tidak sampai di situ saat Marshanda mengetahui semua nya sudah berubah karena mereka telah memiliki anak dam anak itu adalah di mana ia yang mengurus nya sedari bayi karena permintaan dari suami nya sampai akhir nya Marshanda merasa kualahan sebab hampir setiap tahun suami nya itu membawa seorang bayi ya meski pun sudah ada yang merawat, tapi Marshanda harus turun tangan sendiri untuk memastikan semua nya.

__ADS_1


Dam untuk kehadiran nya sekarang pasti akan memuat ulah.


Dan hal itu sudah hal yang biasa.


Sikap nya yang sombong, angkuh sok berkuasa itu sangat di benci oleh semua nya, tapi mereka bisa apa jika mereka mengeluarkan nya maka secara otomatis uang arisan itu akan berkurang dan itu tidak bagus untuk mereka.


Karena arisan itu lumayan besar.


Tadi nya Marshanda sudah pergi dengan cepat, tapi karena di grup rame tentang calon menantu Al Fahrizal Marshanda memutus kan untuk kembali ke rumah itu.


Tapi percaya memang koment ini yang mama Rani tunggu tunggu.


Karena ia ingin membuat pelajaran pada Marshanda, karena selama ini ia sudah membuat nya tak nyaman dengan keberadaan nya yang bagaikan benalu untuk nya


Maksud mama Rani adalah ingin membuat Marshanda membuka mata nya jika saat ini Azzam tidak bisa di gapai dengan mudah.


Jika orang itu sudah Azzam buang maka sudah bisa di pasti kan mereka tidak akan bisa kembali dengan utuh sama seperti kepercayaan nya.


Jika sudah merasa di rugikan atau di khianati maka Azzam akan membuang nya seperti sampah, dan hal itu yang Azzam lakukan pada Amanda saat ini.


Mama Rani sudah dapat menduga hal itu terjadi, karena pasti se se orang di grup akan mengabari yang lain nya karena kebanyakan dari ibu ibu arisan itu rata rata ingin menjadikan Azzam sebagai menantu nya, hanya saja mama Rani selalu bilang jika urusan jodoh bukan lah ketentuan nya, dan itu harus Azzam yang memilih nya sendiri.


Dalam hati mama Rani sangat happy sebab apa yang di inginkan nya bisa terkabul tapi di sisi lain ia khawatir dengan Aleta.


Mama Rani takut jika Aleta tidak bisa menghadapi kenyataan, dan ia akan merasa syok setelah apa yang terjadi.


Mama Rani tidak tau aja jika Aleta sudah menyiapkan semua nya, ya kalau pun nanti ia akan merasa sakit hati tapi setidak nya harga diri nya tak akan di injak-injak oleh orang lain.


Karena semalaman Aleta sempat mencari tau siapa orang itu, dan siapa nama nya bagaimana watak nya dan juga bagaimana kelakuan nya agar Aleta bisa menjadi kan itu sebagai senjata pamungkas nya.


Tak lupa Aleta juga mencari tau tentang data pribadi nya, apa yang menjadi kebanggaan nya, dan semua nya Aleta mencari tahu.


Tapi satu hal yang Aleta tidak bisa temukan adalah wajah orang itu sendiri.


Dan bagaimana cara nya Aleta tau tentu ada campur tangan Azzam di dalam nya.


" Loh jeng, kenapa balik lagi, " sapa mama Rani datar.


" Maaf ya jeng saya hanya ingin tau apakah benar Azzam sudah memiliki pendamping? " tanya nya.

__ADS_1


" Benar jeng emang nya kenapa ya? " tanya mana Rani sok polos.


" Gak papa jeng, hanya saja sangat di sayangkan jika begitu, " ucap Marshanda dengan menampilkan raut wajah nya yang terlihat sedih.


Tapi percaya lah itu sangat lah menjijik kan bagi mereka semua.


" Dia kenapa bisa kembali sih, " bisik bisik ibu arisan yang lain nya.


" Iya bikin rusuh aja. "


" Emang dasar orang nya aja yang gak tau mau. "


" Hem udah tau yang ninggalin Azzam adalah keponakan nya, malah sok sok an dia yang paling terluka. "


" Ya wajar lah dia ninggalin Azzam, orang Azzam orang nya bijaksana gak neko-neko, lah sedang kan dia kan perempuan j*l*Ng jadi, wajar keg**3telan minta di sodok terus sedang kan Azzam sendiri sangat lah anti dalam hubungan se*ks bebas. "


" Benar benar langit dan bumi. "


" Jika saja pernikahan itu terjadi mungkin aku adalah ibu yang pertama kali nya menyuruh anak ku untuk merusak hubungan mereka berdua, aku rela anak ku jadi pela*kor jika pernikahan benar benar terlaksana. "


" Mungkin bukan hanya kamu aku juga akan melakukan hal yang sama. "


Dan masih banyak lagi pernyataan dari ibu ibu arisan itu.


" Sangat di sayang kan untuk apa? " tanya mama Rani pura pura tidak tau maksud dari ucapan Marshanda.


Padahal di sini mama Rani merasa sangat jengkel dengan keberadaan Marshanda tapi apa mau ini juga keinginan nya.


Bukan mau jahat sana Aleta.


Tapi mama Rani juga ingin lihat apakah Aleta gampang terhasut atau tidak.


Dengan kata lain ini adalah ujian untuk nya.


Ya meski pun apa pun yang akan terjadi nanti tidak akan mengubah apapun, karena mama Rani sangat menyayangi Aleta seperti anak nya sendiri.


Hanya saja jika Aleta terlalu lemah maka itu adalah pr nya untuk membuat nya lebih kuat lagi, karena menjadi se orang istri itu tidak lah mudah.


Hebat bukan memiliki mertua seperti Mama Rani.

__ADS_1


Jangan lupa like, koment and vote ya bestie.


__ADS_2