
Acara pingit sudah di lakukan oleh Aleta, dan juga Azzam.
Selamat tiga hari mereka tidak boleh bertemu.
Semua alat komunikasi di ambil oleh orang tua masing-masing.
Mereka tidak boleh keluar rumah sama sekali.
Mereka harus bisa menguasai beberapa permasalahan dalam rumah tangga, karena mereka sama-sama mendapatkan pelatihan, dan juga pembekalan.
Mereka sama-sama harus bisa menguasai, dan juga menyelesaikan beberapa ujian dalam pembekalan tersebut.
Hari yang di tunggu pun tiba.
Hari ini adalah hari akad untuk Aleta, dan Azzam tepat nya jam 09.00 pagi.
Dari semalam Aleta tidak bisa tidur.
Aleta merasa sangat gugup, dengan apa yang akan terjadi ke esokan hari nya.
Dari jam 05.00 pagi Aleta sudah mulai di rias.
Orang tua nya memutus kan untuk menggunakan Mua profesional.
Karena hal ini adalah hari yang sangat bersejarah untuk keluarga Pratama.
Anak satu-satu nya akan menyandang status baru.
Sebagai orang tua mereka akan menyerah kan putri mereka kepada keluarga suami nya.
Sahabat nya Aleta pun ada di sana, karena semalam Mentari menginap atas permintaan mama Alexa.
Mentari sangat antusias dengan hari ini.
Karena sahabat nya, sudah bahagia dengan pilihan nya orang tua nya.
Jam 07.00 pagi Aleta sudah selesai di dandani.
Setelah itu baru lah seluruh keluarga dan juga para sahabat nya di dandani.
Karena sat ini Aleta memiliki sahabat baru selain Mentari.
Sedang kan, Aleta akan melakukan pemotretan untuk di jadikan moment moment bagi kedua mempelai.
Begitu pun juga dengan Azzam.
Dia juga melakukan hal yang sama dengan yang Aleta lakukan.
Sedang kan keluarga yang akan ikut juga sedang di rias.
Jam 08.00 baru lah mereka keluar, karena menurut keluarga Azzam itu adalah hari yang baik di jam tersebut.
Mereka menggunakan beberapa mobil.
Papa dan mama nya se mobil.
Azzam dengan sopir.
Dan keluarga lain nya yang ikut bersama dengan keluarga masing-masing.
Azzam sengaja menggunakan mobil berbeda dengan orang tua nya, karena setelah resepsi mereka akan menginap di hotel.
Sedang kan mama dan papa nya akan kembali ke rumah, tapi ke esokan hari nya mereka akan berkumpul lagi untuk sarapan bersama di hotel itu.
__ADS_1
Pernikahan Aleta, dan Azzam menjadi topik utama hari ini.
Bahkan tiga hari sebelum nya pun, sudah banyak orang yang membicarakan pernikahan tersebut.
Dengan kata lain hanya ada Azzam, tidak dengan keluarga Pratama.
Karena identitas mempelai perempuan nya di rahasiakan.
Pernikahan itu terkenal sangat mendadak untuk mereka yang tidak mengetahui kisah dari keluarga ternama itu.
Ada yang memprovokasi, mereka dengan sengaja menggiring opini jika mempelai perempuan nya sedang hamil di luar nikah.
Apakah para orang tua itu akan diam saja melihat anak mereka menjadi buah bibir.
Tentu tidak!
Kedua keluarga itu memang membiarkan berita apapun beredar luas dengan kemauan mereka sendiri.
Tapi tunggu tanggal main nya.
Saat ini iring-iringan mobil dari mempelai laki-laki sudah tiba di kediaman Pratama, tapi bukan di kediaman utama melainkan di rumah yang tidak pernah di jangkau oleh siapapun dan tidak ada yang tau siapa pemilik nya, dan itu cukup aman.
Karena mereka menghindari hal hal yang tidak ingin mereka sebar.
Banyak wartawan yang mengabadikan momen tersebut, tapi hanya bisa di luar gerbang.
Karena tidak semua orang bisa masuk melewati gerbang kediaman Pratama.
Mereka semua ingin acara itu sakral.
Dan tidak ingin ada hal buruk yang terjadi jika mengundang banyak orang.
Karena bagaimanapun, mereka pasti memiliki banyak musuh.
''Terima kasih besan ku,'' jawab papa Teo.
''Selamat datang calon menantu ku,'' sapa papa daddy Alden.
''Terima kasih Dad,'' jawab Azzam.
''Kamu sangat tampan sekali hari ini,'' puji Daddy Alden.
''Itu karena hari ini aku bahagia,'' jawab Azzam.
''Selamat Alexa, sebentar lagi kita akan menjadi keluarga,'' ucap mama Rani.
''Ya kamu benar, dan sekarang mari kita masuk,'' ajak mama Alexa.
Setelah menyambut tamu yang lain dari keluarga besan ,mereka semua masuk, dan langsung duduk di tempat yang sudah di sediakan.
Saat ini Azzam bersama dengan Andra.
''Tegang banget kayak nya,'' ejek Andra.
''Ya kamu benar, aku bahkan sampai merasa panas dingin,'' jawab Azzam dengan jujur.
''Tenang lah, aku yakin kamu mampu jangan lupa kan setelah, kamu berhasil mengucapkan kalimat itu Aleta akan menjadi milik mu seutuh nya,'' ucap Andra.
''Ya, dan aku harap kamu juga segara menyusul bersama dengan siapa lah itu.''
''Doa kan saja yang terbaik.''
Setelah itu mereka melakukan persiapan untuk melakukan ijab kabul.
__ADS_1
Sedang kan Mommy Alexa memilih untuk pergi ke kamar Aleta untuk memberitahu jika acara sakral itu akan segera di lakukan.
''Sayang,'' panggil mama Alexa.
Sedang kan dua sahabat itu sedang mengabadikan momen di hand phone mereka masing-masing.
''Iya, Mom,'' jawab Aleta.
'' Calon suami mu sudah datang dan sekarang acara sakral itu akan segera di lakukan, dan kamu akan tetap berada di kamar ini baru lah setelah kalian menjadi suami istri kamu akan di panggil,'' jelas Mommy Alexa.
Mendengar itu Aleta menjadi gugup.
''Jangan gugup, hari ini kamu sangat cantik, Mommy yakin Azzam akan pangling melihat kamu dengan tampilan yang berbeda,'' ucap Mommy Alexa.
''Nanti Mommy akan jemput, sekarang Mommy akan turun dulu.''
Setelah Mommy Alexa keluar baru lah Aleta duduk di tepi ranjang.
Dengan perasaan yang gugup.
''Setelah ini server kita akan berbeda," ucap Aleta yang masih bisa bercanda.
''Di moment haru kayak gini, kamu masih bisa bercanda nggak lucu Aleta,'' jawab Mentari.
''Aku sangat gugup,'' jelas Aleta.
Aleta mendengar kan dari kamar nya dengan perasaan yang tidak menentukan, saat acara ijab kabul itu di lakukan.
Aleta dapat mendengar suara papa nya dengan sangat jelas.
"Saudara Azzam bin Teo Al farizal, saya nikah kan dan saya kawin kan Anda, dengan anak perempuan saya yang bernama Aleta binti Alden Pratama dengan mas kawin dari set perhiasan, uang dua ratus juta, dua ratus ribu rupiah, dan juga satu butik, satu mobil, satu buah jet pribadi dibayar tunai."
"Saya terima nikah dan kawin nya Aleta Pratama binti Alden Pratama dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.''
Aleta yang mendengar itu merasa terharu iya sangat bahagian dan ia sangat bersyukur dengan pilihan orang tua nya.
''Bagaimana saksi.''
''Sah,'' jawab mereka dengan semangat.
Dan diikuti oleh beberapa orang.
Sah.
Sah.
Sah.
Sekarang Aleta sudah resmi menjadi istri dari Azzam
Perasaan haru menyelimuti mereka semua.
Mereka saling berpelukan untuk menyalurkan rasa yang mereka rasa.
...Jangan lupa dukungan ya bestie...
...Jangan koment and vote dan juga jangan lupa klik favorit nya ya agar tak ketinggian update terbaru dari author ya...
...Koment yang positif ya bestie kasih saran boleh memberikan ide agar cerita ini terus berkembang...
...Jangan koment yang bikin mood author down dan menjadi males untuk nulis karena baca koment kalian...
...šššš...
__ADS_1