Perjodohan Anak Sahabat

Perjodohan Anak Sahabat
Persiapan


__ADS_3

Dan setelah itu Azzam menelpon se se orang untuk membawa kan apa yang mereka ingin kan.


" Sayang, " panggil Aleta.


" Hem, " jawab Azzam.


" Apakah kamu sudah tidak marah? ''" tanya Aleta.


" Kapan aku marah sayang? " jawab Azzam.


" Tadi waktu di taman, " jelas Aleta.


" Jujur saja aku merasa panas tapi aku juga tau itu bukan salah mu, tapi jika kamu meladeni nya maka jelas kamu juga ikut salah dalam hal ini, " jelas Azzam.


" Kamu tau kan aku pernah menanggapi nya, lagian aku juga tau kali jika hubungan kita tak bisa di putus begitu saja, ada dua keluarga yang menginginkan nya dan juga ada perasaan se orang ibu yang harus kita jaga, " jelas Aleta.


Azzam menatap Aleta dalam dalam.


" Aku tau aku terlalu kenak kanakan, tapi aku jga tidak bisa mengontrol diri ku sendiri jika mendenger atau melihat kamu sedang di dekati, " jelas Azzam.


" Maaf atas apa yang tadi, dan aku juga minta maaf untuk masa mendatang karena aku yakin kejadian ini akan terulang kembali, dan jika itu terjadi kamu tidak perlu membuat hal yang seperti tadi cukup jelaskan saja itu sudah cukup, " ucap Azzam.


" Hem aku tahu tapi aku hanya ingin menunjukkan jika aku serius, dan kamu tidak perlu meragukan itu, " jawab Aleta.


" Aku gak pernah ragu sayang, tapi hati ini selalu panas jika ada yang berusaha untuk mendekati kamu, karena aku merasa cemburu kau tau kan alasan untuk cemburu karena orang itu sangat menyayangi pasangan nya, " ucap Azzam.


" Tapi kan ~


Belum juga Aleta selesai berbicara ada se se orang yang membungkuk hormat pada nya.


Dan orang itu adalah orang suruhan nya Azzam.


" Maaf menggangu tuan, " ucap nya membungkuk sambil meminta maaf.


" Kamu tidak salah, " jawab Azzam.


" Mana barang nya? " tanya Azzam.


" Ini barang yang tuan minta, dan ini juga milik nona muda, " jelas nya dengan memberikan dua bungkusan pada Azzam.


" Hem taruk di meja, " ucap Azzam datar.


" Baik tuan, " jawab orang itu.


" Kalau begitu saya permisi tuan, " pamit nya.


Azzam hanya mengangguk.


Azzam memberikan bingkisan itu pada Aleta.


" Ini untuk mu sayang, " ucap Azzam dengan membuka kotak itu dan langsung mengeluarkan isi nya.


" Apa ini? " tanya Aleta penasaran.

__ADS_1


" Kamu lihat nya apa sayang, " gemes Azzam.


" Jaket, " jawab Aleta polos.


Mendenger itu Azzam langsung tertawa.


" Kenapa ketawa, " heran Aleta.


" Kamu lucu sayang, " jawab Azzam.


Aleta masih merasa bingung dia tidak paham.


" Jika kamu tau itu jaket kenapa masih bertanya? " tanya Azzam.


" Maksud nya aku buat apa, " ralat Aleta mem perbaiki ucapan nya.


" Ya buat kamu pakek sayang, " jawab Azzam


" Dalam hal apa? " tanya Aleta.


" Jika kita ingin memberikan hadiah untuk orang orang yang kita cintai apakah perlu ad hari special. "


Aleta menggeleng.


" Maka dari itu aku memberikan ini untuk mu karena kamu suka memakai jaket saat sekolah, " jelas Azzam.


" Terima kasih ini indah banget, dan kenapa warna nya kayak gini seperti campuran beberapa warna dan aku baru pertama kali nya melihat corak yang indah seperti ini, " ucap Aleta.


" Karena aku memesan nya khusus untuk mu, dan di bagian lengan nya dan di pojok-pojok ada nama kamu sayang yaitu ' Aleta Pratama ' dan tidak akan ada yang memiliki warna seperti ini karena ini khusus, " jelas Azzam.


" Tentu aku akan memakai nya karena ini sangat spesial, " jelas Aleta.


" Terima aku suka dengan ini. "


" Sama sama sayang, " jawab Azzam.


" Dan ini jaket pasangan sayang, jika milik kamu latar nya dominan wanita putih maka punya ku latar nya warna gelap, " jelas Azzam.


Mendengar itu lagi lagi Aleta tersenyum.


Dan setelah itu Aleta menaruh pemberian Azzam.


"Dan ini untuk mu, " ucap Aleta dengan memberikan hadiah yang ia beli waktu itu yang tak sempat ia berikan ke Azzam karena entah lah hahahaha.


" Kenapa harus ada hadiah pula, " heran Azzam.


" Sebenar nya ini hadiah untuk ulang tahun mu waktu itu, tapi aku lupa untuk memberikan nya, tapi memang aku bawa kemana-mana agar aku bisa memberikan nya pada mu, tapi aku selalu lupa jadi nya aku kasih sekarang, " jawab Aleta.


" Maaf kado nya telat semoga kamu suka, " lanjut Aleta dengan tersenyum manis nya.


" Boleh aku buka? " tanya Azzam.


" Silahkan sayang, " jawab Aleta.

__ADS_1


Dan detik itu juga Azzam langsung membuka nya.


Dari merk ya Azzam tau, jika itu bukan barang sembarangan, tapi hadiah Azzam yang di berikan ke Aleta juga tak kalah mewah nya.


Hadiah mereka harga nya sebelas dua belas lah mungkin setara lah dengan mobil yang Azzam bawa saat ini hahahaha.


Azzam merasa sangat senang dengan itu, bukan karena harga nya, tapi karena barang itu hadiah dari orang yang paling ia cintai selain orang tua nya.


" Wow, sayang ini indah banget, " ucap Azzam.


" Suka? " tanya Aleta.


" Suka dong, besok aku akan pakai ini, " Ucap Azzam dengan tersenyum.


" Kalau begitu aku juga akan pakai jam ini karena jam pasangan, " jelas Aleta.


" Benarkah? " tanya Azzam merasa tambah sangat senang.


" Hem ini memang jam pasangan. "


" Makasih, " ucap Azzam dengan menciumi kening nya Aleta, dengan penuh sayang.


" Dan di dalam nya ada nama kita di jam masing-masing, " jelas Aleta dengan tersenyum.


Azzam hanya mengangguk dengan happy.


Saat mereka sedang asyik ber mesraan ada beberapa chat masuk ke hand phone Azzam, dan itu dari mama nya.


" Siapa? " kepo Aleta.


" Mama, " jawab Azzam apa ada nya.


" Kenapa? " tanya Aleta.


" Tanya kamu jadi ke rumah apa gak, '' jawab Azzam.


" Ya udah kamu jelas kan aja yang, jika hari ini aku gak jadi ke sana mungkin besok, aku ke sana kasian jika mama harus menunggu ," jelas Aleta panjang lebar.


" HM, sudah aku katakan kamu tenang aja, " balas Azzam.


" Kamu yakin besok akan pergi ke rumah? " tanya Azzam memastikan.


" Emang nya kenapa? " tanya Aleta bingung.


" Besok mama ada arisan di rumah, dan itu tidak akan bagus untuk kamu, " jelas Azzam.


" Alasan nya? " tanya Aleta.


" Di sana ada beberapa teman mama yang ngotot ingin menjodohkan aku dengan putri mereka, tapi mama selalu menolak nya, dan juga yang paling penting dalam semua nya adalah salah satu dari mereka adalah kerabat dekat dari mantan ku, " jelas Azzam.


" Oh begitu ya nanti, aku akan pikir kan lagi ada berapa orang? " tanya Aleta ingin menyusun.


Karena bagaimanapun, Aleta harus memiliki persiapan.

__ADS_1


Jangan lupa like koment and vote ya bestie.


__ADS_2