Perjodohan Anak Sahabat

Perjodohan Anak Sahabat
Kebahagiaan


__ADS_3

Lanjut


Azzam datang dengan membawa beberapa kresek dan langsung memberikan nya ke Aleta.


" Terima kasih. "


" Sama sama. "


" Yang, " panggil Azzam.


" Hem. "


" Besok kamu sekolah kan ? "


" Emang boleh libur lagi?" jawab Aleta sengaja.


" Kalau orang nanya itu di jawab bukan malah di tanya balik, " gemes Azzam.


Aleta tertawa.


" Kayak nya enggak deh yang heler ku kayak gini kayak macam tul tul kalau ada yang lihat gimana, " iseng Aleta.


" Yah kok gitu sih. "


" Kamu gak seru kan bisa di tutupi yang pakek apa lah gitu, " jawab Azzam.


" Besok aku usahakan, " jawab Aleta pada akhir nya.


Karena ia tak mungkin bolos lagi sudah dua hari ia bolos dan ujian hampir tiba jadi Aleta tidak ingin ketinggalan pelajaran lagi.


Meskipun terkesan pintar tapi jangan lupa Aleta adalah orang yang rajin dan ia tidak suka menyia-nyiakan sesuatu.


Apakah yang menjadi milik nya harus kembali pada diri nya.


Dan apapun keinginan harus ia capai meskipun badai ada di depan nya.


Termasuk dengan Azzam.


Sejak perjodohan itu di setujui Aleta sudah menandai Azzam sebagai milik nya jadi apapun yang terjadi Azzam akan tetap berada di samping nya.


Aleta akan menjaga itu dengan cara nya sendiri.


Jam 22.00 mereka pulang dan setelah setengah jam mereka sampai di kediaman Pratama.


Tapi sayang nya kedua orang tua Aleta sudah istirahat jadi Azzam tidak bisa pamitan.


" Hati hati pulang nya, kabari jika udah sampai jangan ngebut ngebut bahaya, " ucap Aleta.


Azzam mengangguk sebelum pergi Azzam mencium kening Aleta.


" Bye sayang, " pamit Azzam.

__ADS_1


''Bye, " jawab Aleta tersenyum.


Aleta masih berada di depan pintu nya ia sedang menunggu mobil yang di kendari oleh Azzam calon suami nya menghilang baru ia sendiri masuk ke dalam kamar nya.


Setelah memastikan jika mobil Azzam tidak ada baru lah Aleta masuk.


Karena orang tua nya sudah istirahat jadi Aleta meminta sang pelayan untuk mengecek pintu biasa nya mommy nya yang melakukan karena sekarang ia yang terakhir tidak ada salah nya.


" Bi, " panggil Aleta.


" Iya non. "


" Tolong cek semua pintu ya aku masuk dulu, " ucap Aleta pada kepala pelayan.


" Siap non. "


" Setelah itu bibi langsung istrahat ini udah malem. "


" Siap non. "


Dan setelah sampai di kamar nya Aleta pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya, tak lupa juga ia berendam agar tubuh nya terasa rileks, Aleta menambah kan aroma terapi di dalam buthtub nya agar terasa lebih rileks, setelah hampir dua puluh menit ia membilas tubuh nya.


Setelah selesai ia langsung mengganti pakaian dan leye leye di tempat tidur sebab ia masih menunggu kabar dari Azzam udah sampai apa belum.


Lama menunggu akhir nya Aleta memilih untuk menonton Drakor kesukaan nya.


Aleta cekikikan sendiri karena menurut nya film yang ia tonton sangat seru dan itu sudah menjadi kebiasaan nya, begadang untuk belajar jawaban nya tidak, begadang untuk nonton drakor iya hahahaha.


Biar Azzam puas nanti nya hahahaha.


Saat sendiri seperti ini entah kenapa tiba-tiba pikiran Aleta melayang dengan apa yang barusan mereka lewati, di sini Aleta baru sadar jika bukan hanya harta yang bisa membahagiakan seseorang, perhatian dan juga kepedulian itu juga penting.


Aleta dapat merasa kan bagaimana ia di hargai sebagai se orang perempuan, di jadikan ratu bahkan semua kebutuhan nya terpenuhi.


Aleta merasa bersyukur dan ia sangat berterima kasih pada Tuhan karena telah memberikan nikmat dan juga kebahagiaan yang selama ia tidak dapat kan.


Bukan berarti ia kekurangan kasih sayang tapi kasih sayang yang di berikan oleh pasangan nya, oleh seseorang yang di cintai nya itu sangat lah berbeda dan Aleta baru merasakan hal itu semua saat bersama dengan Azzam.


Dan benar kata pepatah tak kenal maka tak sayang andai Aleta menolak perjodohan itu tanpa mau menjalani nya dulu mungkin ia akan merasa menyesali nya di kemudian.


Tapi untung lah Aleta tidak sebodoh itu.


Jika saja sang mommy tidak menceritakan semua nya mungkin Aleta akan menolak dan akan mencari seribu alasan untuk ia tidak bisa hadir dalam acara pertemuan keluarga tersebut.


" Terima kasih mom. " Ucap Aleta tersenyum saat mengingat nya.


Flashback on


Saat itu Aleta baru pulang dari perpustakaan dan juga selesai membeli beberapa buku dan di sana ada salah satu buku tentang perjodohan dan kebetulan buku itu tergeletak begitu saja di ruang tamu karena Aleta memilih untuk duduk di sana lebih dulu, ia masih memikirkan bagaimana pertemuan tak sengaja dengan Azzam.


Pria yang di sukai nya.

__ADS_1


Tapi ia juga takut untuk itu karena sebentar lagi pertemuan keluarga dan kebetulan Alexa sedang berada di rumah sedang tidak ada acara atau pun arisan seperti biasa nya.


Karena melihat Aleta sedang melamun ia samperin anak nya dan mata nya langsung tertuju dengan buku yang masih baru dan masih lengkap dengan plastik nya melihat itu Alexa membuang nafas nya dengan kasar.


Karena merasa kasihan akhir nya Alexa berusaha untuk memberikan sebuah informasi untuk Aleta yang Alexa yakini jika anak nya itu pasti tidak akan bersedih lagi setelah tahu siapa orang yang akan di jodoh nya dengan nya.


" Hay Sayang udah pulang? " tanya Alexa dengan basa basi.


Aleta hanya mengagguk dan langsung memeluk sang mommy karena saat ini Alexa sudah duduk di dekat nya.


" Kenapa hem? " tanya Alexa.


" Apa benar aku akan di jodoh kan Mom? " tanya Aleta.


" Benar sayang kenapa."


" Aku keberatan Mom, karena tanpa aku sadari aku sudah menyukai seseorang dan tak lain dan tak bukan itu adalah guru ku sendiri, " jujur Aleta.


Mendengar itu Alexa tersenyum.


" Azzam Al Fahrizal ? " Tanya Alexa.


Aleta mengangguk.


" Terus bagaimana jika orang yang akan di jodoh kan dengan kamu itu adalah orang yang sama, orang yang sedang kamu sukai dan juga guru mu sendiri, " ucap Alexa.


" Jangan bercanda Mom, " ucap Aleta merasa Alexa hanya ingin menghibur nya.


" Bagaimana kalau Mommy serius, " ucap Alexa serius.


" Mom ."


'' Mommy sedang tidak bercanda sayang orang yang akan di jodoh kan dengan kamu itu adalah Azzam Al Fahrizal dia juga guru mu sendiri, " jelas Alexa.


" Tapi. Bagaimana mungkin. "


" Itu mungkin sayang karena sebelum kalian lahir perjodohan itu sudah ada bahkan sebelum mommy dan daddy mu itu bertemu, " jelas Alexa.


Lupakan tentang itu bagaimana ia bisa di jodohkan bahkan orang tua nya saja belum menikah.


Yang ingin Aleta tahu saat ini adalah orang yang akan di jodoh kan dengan nya.


" Dan kamu tahu Azzam juga melakukan hal sama dia juga bilang ke papa nya jika dia menolak pernikahan ini karena dia sudah memiliki orang yang di sukai nya dan orang itu adalah kamu sayang. "


" Kalian sama sama jatuh cinta dan juga orang yang akan di jodoh kan, " jelas Alexa.


" Dari Mommy tau jika orang itu adalah aku? " tanya Aleta memberanikan diri.


" Karena foto mu ada di layar hand phone nya. "


Flashback end

__ADS_1


Gimana besti masih mau lanjut.


__ADS_2