
"Gue hitung sampai tiga lo pasti balik ke sini" ucap Farel
"Buat apa gue balik ke sini lagi gak penting tau" jawab Fiko
"Oke..1.." ucap Farel memulai hitungannya
Fiko tidak menghiraukan Farel
"2.." Hitungan masih terus berjalan
Fiko menghentikan langkahnya lalu kembali menuju ke Farel
"Tuh kan balik lagi" ucap Farel
"Mana kunci mobilnya"
"Udah gue yang anterin gak usah sok mau nyetir sendiri" ucap Farel menuju lift meninggalkan Fiko
"Aw... "teriak Fiko
Farel mendengar teriakan Fiko dia langsung membalikkan badannya dan melihat Fiko terjatuh di lantai
"Lo kenapa? mau main air di lantai kayak anak kecil itu" ledek Farel
"Dasar lo" jawab Fiko sambil berdiri
"Itulah karma memang gak kemana" ucap Farel
"Karma apaan gue itu gak pernah ngelakuin kesalahan" elak Fiko
"Gk ngelakuin kesalahan apaan tadi aja dia ngerjain gue, hampir aja gue mati kalau gak ada pawangnya ditambah kecebur kolam lumba lumba lagi pertunjukan,,, malu tau" gumam Farel
Setelah lift terbuka Fiko menunggu di loby dan Farel mengambil mobil di basement
Mobil Farel berjalan mendekati Fiko dan Fiko pun masuk ke dalam mobil. Farel melajukan mobilnya keluar dari area perusahaan.
__ADS_1
Suasana di dalam mobil sangat hening sehingga yang terdengar adalah suara mesin mobil
Karena suasana yang hening Farel menyalakan musik dengan volume tinggi sehingga membuat Fiko terkejut
"Lo ada dendam terselubung ya" sentak Fiko
"Emang gara gara kejadian tadi siang" gerutu Farel
"Kecilin volumenya" perintah Fiko
"Maaf ya bos besar aturan dalam berkendara adalah fokus perjalanan jadi saya tidak bisa mengecilkan volumenya" ucap Farel asal
"Lo tadi bisa nyalakan musik sekarang kenapa gak bisa ngecilinnya" gerutu Fiko
"Tadi bukan aku yang nyalakan" ucap Farel membantah
"Terus apa"
"Tangan aku" jawab Farel
Dan saat Fiko memajukan badannya tiba tiba Farel mengerem mobilnya secara mendadak dan membuat Fiko terbentur dashboard
"Tenang aja gue baik baik aja" ucap Fiko
"Gue gak tanya dan gue gak peduli" jawab Farel dan menekankan kata peduli
"Bukannya ditanyain, bos gak kenapa napa kan,,,,ini malah gak peduli asisten apa kamu" tegas Fiko
"Cuma terbentur gitu saja alaynya setinggi langit" ucap Farel
"Enak aja bilang gue alay" jawab Fiko ketus
"Besok ada meeting,, lo gak lupa kan" ucap Farel mengingatkan
"Gue ingat emang lo kira gue kakek kakek apa udah amnesia"
__ADS_1
Beberapa menit kemudian mobil sudah memasuki rumah Fiko
"Papa lo udah pulang dari rumah sakit" tanya Farel sambil membukakan pintu untuk Fiko
"Belum"
"Gue pulang dulu buat ganti baju terus habis ini gue ke rumah sakit" tambah Fiko
"Gue ikut ke rumah sakit ya" pinta Farel
"Ngapain lo kesana" tanya Fiko
"Gue kesana mau jenguk papa lo,,,terus lo pikir gue kesana mau menari di loby rumah sakit" jawab Farel asal
"Hmm"
"Gue balik dulu nanti gue kesini lagi mau jenguk papa lo" ucap Farel sambil menyalakan mesin mobil
***
"Tok..
"Tok..
"Tok..
"Nab ayo makan dulu" ucap Anisa dibalik pintu
"Iya ma aku sebentar lagi akan keluar" jawab Zaenab
"Mama tunggu kamu di meja makan ya" tambah Anisa sambil menuruni tangga
"Iya"
Jangan lupa like dan vote ya
__ADS_1