
~Jangan lupa like, komen dan vote ya~
Di dalam rumah sakit terlihat semua orang sangat khawatir
Sudah satu jam operasi berjalan tetapi operasi belum juga selesai
Zidan mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya
Tidak lama kemudian lampu terpapang jelas di atas pintu ruangan sudah mati tanda operasi sudah selesai
Zidan semakin takut mendengar hasil operasi itu karena jika sampai mendengar Zaenab tidak selamat maka entah apa yang akan terjadi pada Karin
Dokter Dina keluar sambil melepas masker yang ia kenakan tadi
Anisah, Raka dan juga Zidan berjalan mendekat
"Bagaimana" tanya Anisah
Terlihat senyum mengembang di bibir dokter Dina
"Alhamdulillah keempat anak Zaenab bisa di selamatkan tapi.." ucap Dokter Dina terputus
"Tapi apa din" tanya Raka
"Harus di inkubator" ucap Dokter Dina melanjutkan kata katanya
"Dan kondisi Zaenab.."
"Kamu kalau ngomong bisa di lanjutkan tidak jangan buat kita penasaran" sewot Anisah
"Kondisi Zaenab baik baik saja tapi saat ini dia masih tak sadarkan diri.. "
__ADS_1
"Kenapa?" selak Zidan
"Karena dia masih dalam pengaruh bius tadi" ucap Dokter Dina
"Alhamdulillah"
"Apa aku bisa melihat anak anak Zaenab" tanya Zidan
"Bisa mari ikut saya" ucap Dokter Dina dan berjalan menuju sebuah ruangan dan diikuti oleh Zidan
Dokter Dina berhenti di sebuah ruangan dan menunjukkan empat box bayi di sana
"Itu anak Zaenab semua" tanya Zidan
"Ya memang itu hanya anak Zaenab dan dipisahkan dari bayi lain yang juga di inkubator agar tidak tertukar" jelas Dokter Dina
"Saya kembali dulu ya" ucap Dokter Dina kemudian berjalan menjauh
Zidan masuk ke dalam ruangan tersebut tapi sebelumnya dia harus menggunakan pakaian khusus
Setelah beberapa menit melihat bayi Zaenab Zidan keluar dari ruangan itu dan berganti menuju ruangan operasi Zaenab tadi
Melihat ruangan itu kosong dan hanya beberapa perawat yang sedang berbenah
"Dimana Zaenab" tanya Zidan
"Nona Zaenab sudah di pindahkan ke ruang VIP 1" ucap perawat yang ada di dalam ruangan itu
Zidan keluar dan mencari ruangan yang sudah di beritahu oleh perawat tadi
Tidak lama kemudian Zidan menemukannya dan segera masuk
__ADS_1
Di dalam ruangan itu ada Anisah dan juga Raka yang duduk di atas sofa sedangkan Zaenab masih terbaring di bed pasien
"Om te Zaenab belum sadar ya" tanya Zidan
"Kata perawat tadi sebentar lagi juga akan sadar" ucap Raka
Beberapa menit kemudian Zaenab mulai membuka matanya
"Sayang kamu sudah sadar" ucap Anisah dan duduk di samping Zaenab
Di sisi lain Farel dan Rachel masih berada di perjalanan entah tujuan mereka kemana
Lima belas menit kemudian mobil berhenti tepat di loby rumah sakit V
Rachel keluar lebih dulu dan disusul oleh Farel
Farel tidak memperdulikan mobilnya yang terparkir di tengah jalan
Mereka berdua menuju meja resepsionis dan bertanya sesuatu
"Dokter Karin berada di mana" tanya Rachel dengan tatapan dingin
"Sudah berbulan bulan dokter Karin tidak masuk kerja" ucap resepsionis itu
"Terima kasih" ucap Rachel lalu menggandeng tangan Farel untuk keluar
Farel dan Rachel kembali masuk ke dalam mobil
"Berada dimana dia" ucap Rachel
"Mungkin..!! Atau disana.." ucap Farel
__ADS_1
"Disana dimana" tanya Rachel
Farel tidak menjawab pertanyaan kekasihnya melainkan menjalankan mobilnya