Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 53


__ADS_3

Merasa istrinya sudah datang, Fiko mulai beranjak bangun dari posisi berbaring


cklek..


Zaenab keluar hanya menggunakan handuk yang membalut tubuhnya


"Kamu sudah bangun" ucap Zaenab


"Sudah.. " jawab Fiko singkat


"Sayang sini deh aku mau tanya sesuatu sama kamu" ucap Fiko sambil menepuk sebelahnya meminta Zaenab duduk di sampingnya


"Ada apa" tanya Zaenab yang sudah duduk di samping suaminya


"Tadi aku lihat kamu pergi kelihatannya buru buru banget jadi aku ikutin tapi aku kehilangan jejak kamu.. memangnya kamu pergi kemana" tanya Fiko


"Aku tadi ke perusahaan sebentar" jelas Zaenab


"Tapi kan kamu belum pulih sepenuhnya" ucap Fiko


"Kamu tenang aja" ucap Zaenab sembari mencium bibir Fiko sekilas


"Kenapa cepat banget lama juga gak masalah kok" goda Fiko


"Apaan sih" ucap Zaenab dan beranjak berdiri untuk mengambil bajunya di dalam lemari tetapi dengan cepat Fiko menarik tangan Zaenab sehingga membuat dirinya jatuh di atas pangkuan Fiko


"Mau kemana" tanya Fiko


"Ambil baju"


"Buat apa" tanya Fiko lagi

__ADS_1


"Dipakai la masak aku kayak gini aja" gerutu Zaenab


"Kamu gini aja gak apa kok" ucap Fiko


"Nanti kamu yang enak lagi"


"Kenapa sih sekali kali manjain suami apa salahnya sih" ucap Fiko


"Tapi kan.. " ucap Zaenab yang terpotong karena seketika Fiko mencium bibir Zaenab. Zaenab terkejut,, seketika ia membelalakan matanya.


Ciuman semakin dalam dan Fiko mulai membuka handuk yang menutupi tubuh Zaenab tanpa melepas ciumannya. Dan Fiko pun melanjutkan aksinya di atas ranjang.


Setelah 10 menit Fiko menghentikan aksinya dan berbaring di samping Zaenab dengan selimut tebal berwarna putih yang menutupi tubuhnya dan Zaenab


"Sayang.." panggil Fiko dengan merengkuh erat tubuh Zaenab


"Ada apa" tanya Zaenab dengan penuh kelembutan


"Ya sudah terserah kamu sekarang aku mau ke kamar mandi dulu" ucap Zaenab dan segera pergi ke kamar mandi


Tidak lama kemudian Zaenab keluar dari kamar mandi.


"Ini pakai gaun yang sudah aku belikan tadi" ucap Fiko sembari memberikan gaun selutut berwarna merah


Zaenab mengambil gaun yang di berikan Fiko dan memakainya. Zaenab memoleskan make up ke wajahnya membuat Zaenab semakin cantik dan dapat memikat kaum Adam.


"Kamu cantik banget" puji Fiko


"Aku udah siap tapi kamu.. mandi aja belum" ucap Zaenab kesal


"Iya kamu tunggu sebentar ya dalam waktu 15 menit aku akan sudah siap" ucap Fiko dan segera masuk ke dalam kamar mandi

__ADS_1


Lima belas menit Zaenab menunggu suaminya bersiap sambil memainkan ponselnya dan duduk di sofa kamarnya.


"Ayo aku sudah siap" ucap Fiko yang berdiri di depan Zaenab


"Ya sudah ayo" ucap Zaenab sambil menggandeng tangan Fiko


Zaenab dan Fiko menuruni anak tangga bersama sama. Anisah sedang sibuk mempersiapkan makan malam bersama dengan pembantu yang lainnya


"Ma.." sapa Zaenab


"Kamu mau kemana nab" tanya Anisah


"Kita mau keluar sebentar ya" ucap Zaenab


"Dan kita mungkin gak ikut makan malam bersama" sambung Fiko


"Ya sudah kalian pergi saja" ucap Anisah


Mereka berdua berjalan beriringan menuju mobil yang sudah terparkir di halaman rumah. Setelah mereka berdua masuk, mobil melaju di jalanan kotaa yang masih banyak pengendara melintas


Dalam waktu tiga puluh menit,, mereka berdua sudah sampai di tempat


"Nab.. kamu tutup mata dulu" ucap Fiko


"Memangnya kenapa aku harus tutup mata" ucap Zaenab


"Kamu tutup mata aja dulu" ucap Fiko dan segera menutup mata istrinya menggunakan kedua telapak tangannya


"Aku gak bisa lihat nih mas nanti kalau jatuh gimana" ucap Zaenab


"Tenang aja ada aku disini" ucap Fiko dan menuntun Zaenab menuju tempat yang sudah ia siapkan.

__ADS_1


__ADS_2