Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 27


__ADS_3

Zaenab sudah berapa di dalam taksi yang dia pesan lewat online dan tidak berselang lama taksi tersebut sudah berada di depan sebuah rumah mewah sesuai alamat yang dituju


Di dalam taksi Zaenab masih mengingat tentang kejadian yang dialaminya tadi membuat dia tidak tersadar bahwa sudah sampai di tempat


"Maaf mbak ini sudah sampai" ucap sopir taksi membuat lamunan Zaenab buyar


"Ouh,, eh.. iya.. pak maaf ini uangnya" ucap Zaenab gugup sambil memberikan beberapa lembar uang kepada sopir taksi


Setelah Zaenab turun sopir taksi meninggalkan Zaenab sendiri yang berdiri di sebuah rumah mewah


"Ini rumah siapa" gumam Zaenab


Zaenab memutuskan untuk menghubungi Fiko


"Sayang ini aku sudah sampai di alamat yang kamu kirimkan... lalu ini rumah siapa.. dan buat apa aku kamu minta datang kesini.. juga.. " Fiko memotong kata kata Zaenab yang memberikan rantaian pertanyaan secara bertubi tubi setelah panggilan terhubung


"Hustt... kamu tunggu di depan nanti ada pelayan yang keluar" ucap Fiko


"Ya tapi cepetan ya di luar panas nih" jawab Zaenab lalu memutuskan panggilan secara sepihak


Setelah panggilan terputus tidak lama kemudian ada beberapa pelayan keluar dan menghampiri Zaenab


"Silahkan nona..." ajak salah satu pelayan untuk membawa Zaenab masuk ke dalam rumah

__ADS_1


"...ini rumah siapa ya" tanya Zaenab tetapi tidak ada satupun pelayan yang menjawab pertanyaan Zaenab


"...saya bertanya kenapa tidak ada yang menjawab" gerutu Zaenab tetapi masih terdengar oleh pelayan


Salah satu pelayan membuka pintu dan meminta Zaenab untuk masuk


"Silahkan masuk non" ucap salah satu pelayan


Setelah Zaenab masuk ke dalam rumah pelayan mengunci pintu dari luar. Suasana di dalam rumah sangat hening dan gelap


"..Tolong ini kenapa dikunci pintunya" teriak Zaenab yang ketakutan karena terkunci dalam sebuah ruangan yang gelap tetapi tidak ada sahutan dari luar


"TOLONG" Zaenab mengulang kata katanya berharap mendapat hasil yang baik tetapi tidak sesuai dengan harapannya


Zaenab memberanikan diri untuk mencari saklar lampu agar tidak gelap.. Zaenab mulai melangkahkan kakinya secara perlahan masuk semakin dalam ruangan tersebut


Setelah masuk semakin dalam Zaenab menemui sebuah ruangan yang terdapat banyak lilin yang menyala


Ini ruangan apaan sih banyak banget lilinnya apa ini ruang ritual ya terus gue mau dijadikan tumbal.. hih ngeri banget batin Zaenab memikirkan hal yang tidak tidak


Zaenab menekuk lututnya menjadi terduduk dia atas lantai karena rasa takut yang menerpa dirinya. Tiba tiba ada sebuah tangan yang menyentuh pundak Zaenab


"Akhhhhh... " teriak Zaenab membuat pemilik tangan tersebut memeluk tubuh Zaenab

__ADS_1


"Husst.. ini aku" ucap seseorang


"Fiko... " ucap Zaenab setelah mendongakkan kepalanya


"Surprise..." ucap Fiko


"Happy Birthday sayang" tambah Fiko


"Jadi ini hari ulang tahun aku" tanya Zaenab


"Iya hari ulang tahun kamu setelah hari dimana kita menikah" jawab Fiko


"Gue lupa kalau hari ini hari ulang tahun aku" ucap Zaenab


"Terus kamu tau hari ulang tahun aku dari siapa" tanya Zaenab


"Tadi aku iseng buka Gooelge terus aku ketik nama kamu"


"Thank you sayang" ucap Zaenab sembari memeluk Fiko


"Tapi kenapa kejutannya kayak gini" gerutu Zaenab sambil melepas pelukannya


"Kenapa kamu gak suka"

__ADS_1


"Bukannya gak suka tapi aku takut banget sama yang namanya KEGELAPAN" ucap Zaenab dan menekankan kata kegelapan


__ADS_2