
~Jangan lupa like, komen dan juga vote ya~
Anisah dan Rachel duduk di depan Zidan dan Zaenab yang hanya di batasi sebuah meja
"Ada apa" tanya Anisah
______________________________________________
"Sebenarnya..." ucap Zidan ragu memberitahu kepada mereka
"Ngomong aja jangan buat kita semua penasaran" ucap Anisah
"Jadi saya hanya ingin memberi tahu jika om Raka sebenarnya masih hidup" ucap Zidan
"Maksud kamu apa" tanya Anisah
"Suami saya sudah satu tahun yang lalu karena kecelakaan dan mobilnya terbakar" lanjut Anisah dengan emosi
"Ma sabar dulu jangan terbawa emosi aku juga gak tahu apa maksud kamu dan" ucap Zaenab
"Kalau kalian ingin tahu jawabannya aku akan mempertemukan kalian" ucap Zidan
"Sekarang papa ada di mana" tanya Rachel yang sedari tadi diam melihat perbincangan mereka bertiga
"Dia ada di Inggris" jawab Zidan
"Inggris?! kenapa papa bisa sampai sejauh itu emang kecelakaannya gimana" tanya Zaenab bingung
"Itu akan di jelaskan oleh papa kamu" ucap Zidan
"Kalian akan bertemu tapi menunggu Zaenab lahiran dulu" ucap Zidan
"Lahiran? kamu hamil nab" tanya Anisah
__ADS_1
"Iya ma" jawab Zaenab
"Dia hamil kembar tiga" saut Zidan
"Alhamdulillah akhirnya aku punya cucu tiga sekaligus lagi" ucap Anisah bahagia
Hari ini adalah hari yang sangat spesial bagi Anisah karena mendapatkan dua berita yang bahagia
Tapi tidak dengan Zaenab karena melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah suaminya dengan mantan kekasihnya
"Tapi nab kenapa mata kamu sembab ya" tanya Anisah
"Tadi mata aku cuma kemasukan debu aja ma" ucap Zaenab berbohong dan Zidan hanya bisa menggelengkan kepala melihat Zaenab berbohong
Kamu gak pandai berbohong nab mana mungkin hanya karena kemasukan debu sampai bengkak tu mata batin Zidan
Sepertinya sudah terjadi sesuatu sama Zaenab karena jika dilihat matanya yang bengkak pasti ada hal yang membuat hatinya sangat terluka batin Anisah
"Gak ada ma aku gak kenapa napa"
"Yakin kamu gak mau jujur" ucap Anisah dengan raut wajah mengerikan membuat Zaenab mengungkapkan semuanya
Zaenab menceritakan kejadian pagi tadi di Rumah Sakit dari saat Fiko belum sadar sampai dia pingsan tadi secara rinci tanpa ada yang tertinggal sedikit pun
"Dasar laki laki br*n*s*k" umpat Anisah
Selama ini Anisah tidak pernah semarah itu tetapi jika putrinya disakiti oleh seorang laki laki maka dia akan berbuat di luar dugaan seseorang
"Ehmm mama capek mau ke kamar dulu ya" ucap Anisah lalu pergi dan masuk ke dalam kamar pribadinya
Sedangkan Zaenab, Zidan dan juga Rachel masih berada di ruang tamu
"Aku balik dulu ya nab" ucap Zidan
__ADS_1
"Kamu disini tinggal dimana" tanya Zaenab
"Ada rumah disini dan tepatnya ada di depan rumah kamu" ucap Zidan
"Baru saja aku beli kemarin dan sekarang aku mau tinggal disitu" lanjut Zidan
"Lalu kenapa kamu gak tahu jika ini rumah keluarga Wijaya" tanya Zaenab
"Aku kemarin tidak terlalu memperhatikannya jadi aku gak tahu" jelas Zidan
"Aku pulang dulu ya kamu jaga kesehatan" ucap Zidan lagi
"Hati hati ya" ucap Zaenab
Zidan melangkah keluar dari dalam rumah dan membawa mobilnya masuk ke dalam rumah barunya
Di ruang tamu
"Kak!! " panggil Rachel
"Ada apa" tanya Zaenab
"Sepertinya kak Zidan suka sama kakak deh" tebak Rachel mencoba membuat suasana hati Zaenab sedikit membaik
"Dari mana kamu tahu" tanya Zaenab
"Dari perhatian kak Zidan ke kakak tadi" ucap Rachel
"Apaan sih"
"Bagaimana dengan Wijaya Group" tanya Zaenab menanyakan tentang perkembangan perusahaan milik Keluarga Wijaya
"Baik kak" jawab Rachel
__ADS_1