
"Ma aku ke perusahaan ya" ucap Vandra
"Sibuk banget kak " tanya Zidan
"Iya pa sekarang lagi ngurusin proyek di luar negeri jadi lagi sibuk" ucap Vandra
"Hati hati" ucap Rachel
"Siap aunty" ucap Vandra lalu pergi
Di dalam perjalanan Vandra menghubungi seseorang kepercayaannya
"Hallo... "
"...."
"Baguslah"
Brak
Tiba tiba mobilnya di tabrak oleh seseorang dari belakang
"Siapa sih"
Dengan perasaan kesal Vandra keluar dari mobil dan melihat sebuah mobil yang menabraknya
Turunlah seorang pemilik dari mobil tersebut dan menghampiri Vandra
"Lu lagi mau kamu apa sih balas dendam? Hah" ucap Vandra dengan nada tinggi
"Dahlah males berurusan sama bocil" ucap Fiko
Yah yang menabrak Vandra adalah Fiko
__ADS_1
"Eh enak aja tanggung jawab" ucap Vandra mencegah langkah kaki Fiko
Fiko berbalik badan dan menyerahkan sebuah kartu pada Vandra
"Temui aku di resto X nanti jam makan siang aku buru buru ada urusan" ucap Fiko lalu pergi
"Dasar laki laki tua" umpat Vandra
Vandra mengambil ponselnya yang ada di dalam mobil dan menghubungi seseorang untuk menggantikan mobilnya yang penyok
Setengah jam menunggu akhirnya seseorang datang dengan membawa sebuah mobil mewah lainnya
"Nih masukkan bengkel" ucap Vandra dan memberikan kunci mobil pada orang tersebut
Dengan cepat Vandra mengemudi di tengah jalanan kota dengan kecepatan tinggi
Cittt...
Vandra melangkah dengan langkah panjang menuju ruangannya yang ada di lantai paling atas
Tumpukan dokumen yang menggunung di atas meja kerjanya menandakan betapa sibuknya dia
Vandra duduk di kursi kebesaran nya dengan kasar dan tangannya terulur mengambil salah satu dokumen yang ada di depannya dan membacanya
...****************...
Sedangkan di tempat lain Zaenab dan Rachel sedang berbelanja di sebuah mall ternama
Dua jam mereka berputar ke sekeliling mall dan berbelanja ini itu kini mereka masuk ke dalam sebuah restaurant
Memesan makanan yang sesuai dengan selera mereka pada pelayan
"Zaenab" sapa seseorang
__ADS_1
Zaenab dan Rachel otomatis melihat ke sumber suara dan di detik berikutnya raut wajah mereka berubah menjadi terkejut
"Fiko ngapain kamu disini" ucap Rachel sambil berdiri dan berkacak pinggang
Tidak ada kata embel embel kakak atau mas karena baginya itu sudah tidak berlaku
"Aku disini ada kerjaan" ucap Fiko jujur
"Dimana anak kita" tanya Fiko
Brakk
"Jangan sebut sebut soal anak di antara kita" bentak Zaenab
"Tapi dia juga anak ku" ucap Fiko
"Mereka anakku bukan anak mu kemana selama ini kamu,,, baru sadar kalau udah punya anak apa udah amnesia atau lupa ingatan" ucap Zaenab dengan lantang
"Nab jangan egois bagaimanapun mereka juga anakku" ucap Fiko tak kalah lantang
"Egois? Ngaca sama diri kamu sendiri disini kamu yang egois bukan aku" ucap Zaenab lalu mengambil tas belanjaan mereka dan berjalan ke arah luar restaurant dan di susul oleh Rachel
Namun langkahnya terhenti kala melihat sosok keempat anak pertamanya dan juga suaminya yang bersama empat anak bungsu mereka
"Ma" panggil Sandra
"Apa mereka anakku" tanya Fiko sambil melihat ke arah anak anaknya
Zaenab hanya terdiam tanpa mau menjawab sepatah kata pun
"Apa maksudnya ma" tanya Vandra
"Kamu ngapain kesini" ucap Sandra pada Fiko
__ADS_1