Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 32


__ADS_3

Setelah menuangkan air ke dalam gelas ia duduk di meja makan dan meletakkan gelasnya di atas meja makan


Zaenab mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang yang sangat ia percaya untuk menggali sebuah informasi


"...Cari seseorang yang bernama Karin dan dia ada hubungannya dengan suami saya. Saya minta informasi tentang dia ada di hadapan saya besok malam" ucap Zaenab singkat lalu menutup sambungan teleponnya


"Kamu habis menelpon siapa kelihatannya serius banget" ucap Anisah saat Zaenab mulai membalikkan badannya


"Ehmm.. mama dari tadi disini" tanya Zaenab


"Baru saja"


"Oouh.. tadi cuma sama seseorang aja tentang perusahaan" jelas Zaenab


"Ehmmm sini makan roti panggang yang udah mama buat" ajak Anisah


"Iya ma" ucap Zaenab


Beberapa menit menghabiskan waktu bersama dengan mamanya Zaenab kembali ke dalam kamarnya


Di dalam kamarnya dia menemui Fiko yang sedang sibuk dengan laptopnya


Karena merasa ada seseorang yang masuk ke dalam kamarnya Fiko menghentikan sejenak pekerjaannya


"Habis ngapain nab" tanya Fiko


"Minum air" Zaenab menjawab pertanyaan Fiko dengan singkat lalu berbaring di sebelah Fiko


"Kamu kenapa" tanya Fiko lagi


"Gak apa,, kamu sepertinya sedang sibuk jadi aku gak mau ganggu pekerjaan kamu saja" jelas Zaenab


"Sudah hampir selesai" ucap Fiko


"Ehmm... besok gimana kalau kita makan siang bareng" ajak Zaenab sambil membalikkan badannya


"Bukannya aku gak mau nab,,, tapi besok aku ada meeting sama client di waktu jam makan siang"


"Ouh ya sudah kalau gitu" ucap Zaenab lalu berbaring membelakangi Fiko


"Kamu marah ya.. " tanya Fiko

__ADS_1


"Gak,, sudah larut malam aku mau tidur"


Fiko meletakkan laptopnya di atas meja lalu tidur disamping istrinya dan memeluknya dari belakang


"Selamat malam" ucap Fiko di telinga Zaenab dan mencium kening Zaenab sebagai pengantar tidur


Langit yang gelap kini berubah menjadi terang. Mentari sudah mulai menunjukkan cahayanya. Sinar matahari masuk ke dalam kamar Zaenab dan Fiko melalui celah kecil


Sinar mentari mengenai wajah Zaenab membuat ia mulai bergerak bangun dari tidurnya menikmati pagi yang cerah


Saat hendak masuk ke dalam kamar mandi Zaenab merasa ada sesuatu yang berat mengenai tubuhnya. Rengkuhan erat Fiko membuat Zaenab tidak bisa pergi


"Ko.. lepas" ucap Zaenab sambil menarik tangan Fiko dari tubuhnya


"Ko.." ucap Zaenab membangunkan Fiko sambil menepuk pipi Fiko pelan


"Hm..."


"Bangun udah pagi"


"Selamat pagi sayang" ucap Fiko


Fiko mulai membuka matanya yang terasa sangat berat


"Aku ikut"


"Gak mau"


"Ayolah.." bujuk Fiko


"Gak mau" Zaenab lari menuju kamar mandi tetapi dengan sigap Fiko berdiri menghalangi pintu


"Minggir.. aku mau mandi"


"Berdua"


"Gak mau"


"Ya udah kamu mandinya cepat ya... aku tunggu di sofa" ucap Fiko mengalah


"Iya aku mandinya cepat kok"

__ADS_1


Fiko menunggu Zaenab mandi sambil mengerjakan tugas yang kemarin belum terselesaikan


Beberapa menit kemudian Zaenab keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk untuk menutupi badannya


"Sudah selesai" tanya Fiko


"Sudah"


Zaenab mencari pakaian yang cocok untuk digunakan pergi ke kantor. Fiko berjalan mendekati Zaenab lalu memeluknya dari belakang


"Sudah cepat mandi,, bau tau" ucap Zaenab tanpa melihat ke arah suaminya


"Iya bentar napa"


Fiko masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya,,, selepas itu ia memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh Zaenab dan diletakkan di atas kasur


Zaenab menyiapkan makanan untuk sarapan pagi dirinya dengan Fiko


"Kamu ngapain nab" tanya Fiko sambil menuruni anak tangga satu persatu


"Ayo sarapan"


"Kamu yang buat" tanya Fiko sambil menyuapkan makanan ke dalam mulutnya


"Hmm"


"Enak... pelayannya mana" tanya Fiko


"Mereka bersih bersih rumah dan aku yang minta mereka biar aku aja yang masak"


"Kamu mau ke mana rapi banget" tanya Fiko yang melihat Zaenab menggunakan pakaian formal


"Aku mau ke perusahaa,,, tapi cuma sebentar aja"


"Ouh.. kalau gitu bareng aja sama aku"


"Iya.. ehmm.. mas.. " ucap Zaenab


"Apa"


"Aku boleh tanya sesuatu gak"

__ADS_1


"Boleh apa itu"


"Nanti aja aku ke kantor kamu sekarang udah telat nih" ajak Zaenab agar segera berangkat ke kantor


__ADS_2