Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 34


__ADS_3

Ricki keluar dari dalam perusahaan untuk membeli makanan sesuai permintaan Zaenab


Sesampai di restoran tersebut Ricki duduk di salah satu bangku yang ada di restoran itu dan memanggil pelayan untuk memesan makanan


" Saya pesan cumi saus padang nya empat porsi " ucap Ricki pada pelayan itu


"Di makan disini atau di bawa pulang" tanya pelayan restoran itu


"Di bawa pulang"


"Tunggu sebentar" ucap pelayan itu dan kembali


"Gila emang gue mau makan segitu banyaknya apa" gerutu Ricki


Emang Zaenab mau makan sama siapa banyak banget porsinya batin Ricki


Beberapa menit kemudian pelayan yang sama kembali menemui Ricki dan memberikan pesanan yang sudah di pesan oleh Ricki tadi


"Terima kasih" ucap Ricki sembari memberikan beberapa lembar uang pada pelayan itu


Setelah membeli makanan Ricki kembali ke dalam perusahaan dan memberikan makanan yang ia beli tadi kepada Zaenab


________________


Zaenab menunggu Ricki yang sedang membeli makanan yang ia minta sambil berkutat dengan laptop di depannya


"Tok..


"Tok..


"Tok..


"Masuk"


Ricki masuk ke ruangan Zaenab setelah mendapatkan izin untuk masuk


"Ini makanannya" ucap Ricki dan meletakkan makanan tersebut di atas meja Zaenab


"Ehmmm.. itu semua kamu yang makan" tanya Ricki


"Emang kamu pikir aku apaan makan segitu banyaknya" jawab Zaenab ketus

__ADS_1


"Iya.. bisa aja kan" elak Ricki


"Ini buat kamu satu" ucap Zaenab sambil memberikan satu kotak makanan kepada Ricki


"Makasih... tapi....."


"Saya mau keluar dulu... kalau ada apa apa nanti kabari aku ya sekalian aku pinjam mobil kamu ya tadi kesini aku sama mas Fiko soalnya" ucap Zaenab


"Kemana... ini kuncinya " tanya Ricki dan menyodorkan kunci ke Zaenab


"Keluar... makasih ya" ucap Zaenab dan membawa makanan yang ada di mejanya


Nanti gue pulang pakai apa dong batin Ricki


Zaenab keluar dari perusahaan dan pergi mengendarai mobil Ricki menuju jalanan kota


Banyak kendaraan yang berlalu lalang membuat jalanan kota sedikit padat. Banyak orang berada di kanan dan kiri jalan yang tidak mempunyai pekerjaan dan hidup dengan kekurangan


Kasihan batin Zaenab yang melihat orang di pinggir jalan


Setelah beberapa menit berada di jalan akhirnya mobil yang dikendarai oleh Zaenab masuk ke dalam halaman perusahaan milik Fiko


Zaenab memparkirkan mobilnya di tempat parkir lalu masuk ke dalam perusahaan dan menemui bagian resepsionis


"Tunggu sebentar... silahkan anda menunggu di ruang tunggu" ucap wanita itu lalu menghubungi seseorang


Maaf disini ada seorang wanita katanya ingin bertemu dengan tuan Fiko ucap wanita itu dalam sambungan telepon


"Silahkan... ruangan tuan Fiko ada di lantai paling atas" ucap wanita itu pada Zaenab


Zaenab masuk ke dalam lift untuk bisa berada di lantai paling atas


Tujuh menit kemudian Zaenab sudah berada di lantai yang ia tuju untuk menemui Fiko


***


Di dalam ruangan, Fiko dan juga Farel berbincang bincang


"..."


"Ko.. " panggil Farel

__ADS_1


"Hmmm... "


"Gue mau tanya sesuatu sama lo tapi lo harus jawab jujur ya" ucap Farel


"Tanya apaan"


"Tapi lo jawab yang jujur ya" tegas Farel


"Kayak ujian anak SD aja harus di pertegas kayak gitu"


"Hehehe"


"Tanya apaan"


"Lo sebenarnya nikah sama Zaenab itu emang lo cinta sama dia" tanya Farel


"Emangnya kenapa"


"Lo jawab aja"


Saat hendak masuk Zaenab mendengar pembicaraan antara Farel dan juga Fiko


Karena ia penasaran dengan jawaban Fiko,, Zaenab menghentikan langkahnya untuk masuk dan memasang telinga agar bisa mendengar jawaban dari Fiko


"Gue jawab jujur ya... sebenarnya gue gak cinta sama Zaenab dan aku hanya mencintai Karin yang sekarang gue gak tau keberadaannya dimana dan yang lo tau dari awal gue nikah sama Zaenab itu karena permintaan dari papa" jelas Fiko


Bruuk..


Mendengar jawaban dari Fiko membuat hati Zaenab terasa sakit dan tidak sengaja dia menjatuhkan makanan yang ia bawa tadi


"Siapa itu" tanya Fiko


"Gak tau"


Fiko dan Farel keluar untuk melihat siapa yang berani mendengarkan pembicaraan mereka


"Sepertinya tadi ada seseorang" ucap Farel


"Tapi siapa..." tanya Fiko


"Aku juga gak tau"

__ADS_1


Fiko dan Farel tidak melihat keberadaan Zaenab karena Zaenab dengan cepat bersembunyi di balik dinding yang menjadi pembatas ruangan Fiko dan menahan air matanya agar tidak turun


Apa salahku sampai kamu tega dengan aku dan apa aku seburuk itu di mata kamu.... apa selama ini tidak ada rasa cinta sedikit pun di hati kamu untuk aku,,,, lalu siapa Karin apa dia yang ada di foto kemarin batin Zaenab dengan air mata yang sedikit demi sedikit tumpah dari pelupuk matanya


__ADS_2