Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 83


__ADS_3

~Jangan lupa like, komen dan vote ya~


Zaenab terbaring di kasur milik Zidan dan tiba tiba rasa keram di perutnya mulai mereda


Ryan yang berada di dalam kamar tersebut hendak menelpon dokter pribadi keluarganya segera di hentikan oleh Zaenab.


"Gak perlu om saya sudah baikan" ucap Zaenab


"Kamu yakin" tanya Ryan


"Iya yakin" ucap Zaenab dan mengangguk mantap


Seorang pembantu menghampiri Ryan dan Reniya


"Kamar tamu sudah siap nyonya" ucap pembantu itu


"Terima kasih dan kamu bisa kembali bekerja" ucap Reniya


"Baik nyonya" pembantu itu berlalu pergi


"Kenapa perut kamu keram tadi" tanya Raka


"Dia hamil pa" ucap Anisah


"Wah akhirnya aku punya cucu juga" ucap Raka bahagia


"Tapi Fi.." ucap Raka


"Aku akan ceritakan semuanya" potong Anisah dengan cepat


"Lebih baik kita semua istirahat" ucap Ryan


Ryan, Reniya, dan juga Rachel keluar dari kamar itu


Rachel masuk ke dalam kamarnya yang berada di lantai bawah


Rachel sudah mengerti letak kamarnya karena tadi sudah di beritahu oleh Reniya

__ADS_1


Anisah dan Raka masuk ke dalam kamar Raka yang letaknya di samping kamar pribadi Ryan


Di dalam kamar Anisah menceritakan semua masalah Zaenab kepada suaminya


Di susul oleh Ryan dan Reniya yang kembali ke dalam kamar pribadi mereka


Tinggal Zaenab dan juga Zidan yang masih berada di ruangan itu


"Kamu tidur di sini aja" ucap Zidan


"Maksud kamu" tanya Zaenab


"Aku akan tidur di kamar sebelah yang seharusnya kamu tempati tapi lihat kamu sudah ngantuk jadi kamu di sini aja" ucap Zidan


"Memangnya gak apa" tanya Zaenab


"Gak masalah"


"Tapi aku gak ngantuk dan aku bisa ke kamar aku" gerutu Zaenab


................


Pagi cerah mulai datang dan cahaya matahari kembali menyinari rumah itu


Semua penghuni rumah mulai membuka mata mereka


Anggota keluarga Zidan maupun Keluarga Wijaya sarapan bersama di meja makan


Setelah makan Zidan berencana mengajak Zaenab untuk berkeliling ke tempat wisata yang ada di negara Inggris


Dan rencana Zidan pun berhasil membuat Zaenab melupakan sejenak masalahnya dan merubahnya dengan kebahagiaan


Hari berganti hari sudah satu bulan Keluarga Wijaya berada di Inggris dan hari ini mereka kembali ke Indonesia


Raka pun ikut kembali ke Indonesia untuk bisa berkumpul bersama keluarganya kembali


Ryan dan Reniya harus tinggal berdua karena Zidan ikut ke Indonesia untuk menjaga Zaenab

__ADS_1


Ryan meminta Zidan untuk tetap menjaga Zaenab


Sesampai di Indonesia mereka di sambut oleh beberapa pengawal dan juga Helin


Banyak pekerja yang merasa bingung dengan kehadiran Raka di tengah tengah mereka


"Nona mari saya bantu" ucap Helin membantu Zaenab membawa kopernya


"Terima kasih" ucap Zaenab ramah


Mereka segera masuk ke dalam mobil dan mobil pun melaju menuju rumah keluarga Wijaya


***


Hari berganti bulan dan kini usia kandungan Zaenab sudah tujuh bulan


"Ma aku nanti ke mall ya" ucap Zaenab meminta izin


"Tapi kamu harus sama Zidan" ucap Raka


"Iya ma kemarin aku sudah bilang sama dia buat temani aku untuk beli kebutuhan nanti untuk lahiran" ucap Zaenab


"Nanti mama sama papa nyusul tapi mama harus ikut papa buat makan siang sama klien papa" ucap Anisah


"Makasih ya ma" ucap Zaenab


Dari kejauhan terlihat Helin sedang berjalan menghampiri mereka yang sedang berbincang di ruang keluarga


"Saya sudah siap non apa kita berangkat sekarang" tanya Helin


"Chika dimana" tanya Zaenab mencari keberadaan anak Helin


"Dia gak mau ikut dan sekarang dia main sama Bik Ani" ucap Helin


Saat mereka berbicara bel rumah di pencet oleh seseorang dan Helin keluar untuk membuka pintu


"Tuan Zidan,, silahkan masuk" ucap Helin

__ADS_1


__ADS_2