
Saat Fiko berada di dalam mobilnya ada seorang laki laki yang tak lain adalah Ricki melintas di depan mobil Fiko,,
"Bukannya itu asisten Zaenab ya... apa dia kesini mau menjenguk Zaenab.." gumam Fiko
"Biarkan saja... dia juga temannya kan"
Mobil Fiko sudah berada di tengah tengah keramaian kota.. karena hari masih pagi jadi banyak kendaraan yang bergerak di jalanan kota untuk pergi bekerja maupun sekolah
Tidak membutuhkan waktu lama akhirnya Fiko sudah berada di dalam rumahnya dan kini sedang berada di dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
"Uhhh... lelah banget" keluh Fiko
Setelah mandi, Fiko keluar dari kamar mandi untuk menggunakan pakaian dan segera turun untuk kembali lagi ke rumah sakit
Fiko masih merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Zaenab karena perbuatan dirinya jadi dengan menjaga Zaenab sampai sembuh dapat mengurangi rasa bersalahnya
Satu minggu kemudian
Seorang dokter dan beberapa perawat melaksanakan tugasnya. Mereka masih terus memantau keadaan Zaenab yang kini masih terbaring dalam keadaan koma
"Mama.." sebuah kata terucap dari mulut Zaenab membuat dokter dengan segera mengecek keadaan Zaenab saat ini
Seperti biasanya Anisah, Fiko, Rayhan juga Rachel berada di luar ruang ICU menanti kabar baik setiap harinya
Beberapa perawat yang tadinya memeriksa Zaenab kini mereka sudah keluar
"Apa ada perkembangan tentang Zaenab" tanya Fiko pada salah satu perawat yang keluar dari ruang ICU
__ADS_1
"Nanti akan dijelaskan sendiri oleh dokter.. permisi" ucap perawat tersebut lalu pergi dan diikuti oleh dokter yang menangani Zaenab
"Tunggu dok.. apa ada perubahan pada Zaenab" tanya Anisah
"Tolong jelaskan dok" desak Fiko
"Alhamdulillah Zaenab kini sudah melewati masa kritisnya dan sekarang sudah bisa di jenguk tetapi tunggu untuk dipindahkan ke ruang rawat biasa" ucap dokter tersebut menjelaskan
"Terima kasih dok" ucap Anisah
Tidak lama kemudian terdengar suara brankar yang didorong keluar dari ruangan ICU dan dipindahkan ke ruang rawat biasa
Setelah dipindahkan semuanya masuk ke dalam untuk melihat keadaan Zaenab
"Zaenab..." panggil Anisah
"Mama.."
"Apa aku kemarin mengalami koma" tanya Zaenab
"Iya.. selama satu minggu" jawab Anisah
Fiko, Rachel juga Rayhan hanya memperhatikan mereka berdua sambil duduk di sofa
"Waktu itu aku seperti berada di alam lain.. aku disana sedang berjalan menyusuri tepi pantai sampai akhirnya aku menemukan sebuah tempat yang sangat indah.." ucap Zaenab
"Lalu.. "
__ADS_1
"Lalu aku ingin masuk kesana tetapi aku mendengar sebuah tangisan mama dan mas Fiko.. dan akhirnya aku memutuskan untuk kembali ke tempat aku semula" jelas Zaenab
Zaenab berusaha mengingat kejadian sebelum dia mengalami kecelakaan dan tidak membutuhkan waktu lama akhirnya Zaenab bisa mengingat kejadian yang dia alami di perusahaan Fiko
"Akhirnya kamu sembuh juga nab... papa khawatir sama kamu" ucap Rayhan
"Alhamdulillah kamu kembali lagi seperti dulu" tambah Fiko
Ragaku memang kembali bersama kalian tetapi tidak dengan hatiku.. rasanya aku masih sulit untuk melupakan kejadian waktu itu batin Zaenab
"Iya pa" jawab Zaenab
Seorang suster dengan membawa beberapa buah dan semangkuk bubur di sebuah nampan ditangannya menghentikan obrolan mereka
"Maaf.. ini ada buah bagus untuk mempercepat proses persembuhan anda" ucap suster tersebut lalu kembali
"Kamu mau makan" tanya Fiko
"Gak perlu.... aku gak laper" jawab Zaenab ketus
"Tapi kamu harus makan agar kamu cepat pulih dan kembali ke rumah" ucap Fiko membujuk Zaenab agar mau makan
Aku kembali ke rumah hanya akan membawa rasa sakit hati.... percuma aku pulang batin Zaenab
"Aku suapin bubur ya" ucap Fiko
"Hmmm"
__ADS_1
"Ehmmm sepertinya kita harus keluar dulu deh" ucap Rayhan
"Iya... lebih baik kita keluar dulu" ucap Anisah setuju dengan Rayhan