Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 24


__ADS_3

"Kamu sedang apa" tanya Fiko


"Cari baju,,hari ini aku ijin ya" ucap Zaenab


"Emang kamu mau kemana" tanya Fiko


"Perusahaan .. ada beberapa berkas yang harus aku tanda tangani"


"Ya gak apa tapi jangan lama"


"Iya"


Zaenab kembali masuk ke dalam kamar mandi setelah mendapatkan pakaiannya


"Nab,, aku keluar dulu ya" ucap Fiko


"Mau kemana" tanya Zaenab kepada Fiko tetapi tidak ada sahutan dari luar


Ditanyain malah keluar duluan batin Zaenab


Zaenab keluar dari kamar mandi dengan memakai pakaian Casual.


Zaenab mengambil tasnya yang ada di atas meja rias hendak pergi ke perusahaan tetapi tiba tiba ponselnya berdering.


Zaenab


"Halo rick ada apa"


Ricki


"Kamu jadi kan ke perusahaan"


Zaenab

__ADS_1


"Jadi,, memangnya kenapa"


Ricki


"Tidak apa soalnya ada beberapa hal yang harus aku bahas dengan kamu"


Zaenab berdehem mengiyakan ucapan Ricki lalu memutuskan panggilan


Zaenab berlari dari dalam hotel menuju loby karena dia sudah memesan taksi online. Zaenab masuk ke dalam taksi tersebut dan pengemudi melajukan mobilnya keluar dari halaman hotel


Di dalam mobil Zaenab memainkan ponselnya tiba tiba dia mendapatkan sebuah pesan dari Fiko yang berisi


"Nanti kalau pulang kamu langsung ke Rumah aku aja di jalan XCB 1"


Zaenab hanya membaca pesan dari Fiko tanpa membalasnya sedikitpun


***


Di perusahaan


"Selamat pagi bu" ucap salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan itu sambil menundukkan badannya memberikan hormat kepada CEO pengganti Raka yang telah almarhum


Zaenab hanya membalasnya dengan senyuman. Seluruh karyawan sangat hormat kepada Zaenab.


Zaenab terkenal dengan keramahannya di dalam perusahaan itu


"Zaenab.. " panggil Ricki sambil keluar dari lift


"Maaf aku sedikit telat" ucap Zaenab


"Aku memakluminya soalnya pengantin baru" goda Ricki


"Apaan sih" Zaenab malu ditambah banyak karyawan yang berlalu lalang mendengar pembicaraan mereka

__ADS_1


"Maaf ya kemarin aku gak bisa datang ke pernikahan kamu,, " ucap Ricki


"It's okey,, kita bicara di ruangan aku ya" ajak Zaenab dan dibalas anggukan oleh Ricki


Mereka berdua masuk ke dalam lift. Ricki menekan tombol nomor 20


Ruangan Zaenab berada di lantai paling atas bersama ruangan pejabat tinggi yang lainnya


Perusahaan itu merupakan gedung yang tertinggi di kota tersebut .


Setelah berada di lantai 20 mereka keluar dari lift menuju ruangan Zaenab


Zaenab berpindah posisi yang semula direktur menjadi posisi yang ditempati papanya sejak Raka meninggal


"Apa yang mau kamu bahas" tanya Zaenab yang duduk di kursi kebesarannya sedangkan Ricki duduk di kursi depan Zaenab


"Perusahaan kita bekerja sama dengan salah satu pemilik perumahan elite di kota ini dan nanti anda harus meninjau langsung perumahan tersebut sekaligus menanda tangani sebuah berkas" jelas Ricki


"Okey,, lalu" tanya Zaenab


"Sudah,, tidak ada lagi hanya itu saja" jawab Ricki singkat


"Nanti setelah peninjauan perumahan itu kita ada meeting dengan klien dari luar negeri" tambah Ricki


"Dari luar negeri,,? "


"Dia pemilik perusahaan batu bara yang sangat berkembang pesat di negaranya" jawab Ricki


"Jika kita bekerja sama dengan perusahaan itu maka dapat lebih memajukan perusahaan ini" tambah Ricki


"Okey.."


"Aku kembali ke ruangan aku dulu dan jangan lupa satu jam lagi kita harus ke melihat perumahan itu" ucap Ricki mengingatkan

__ADS_1


"Iya aku gak lupa" jawab Zaenab


__ADS_2