Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 77


__ADS_3

~Jangan lupa like, komen dan juga vote ya~


Karin merasa sangat emosi karena merasa tidak terima jika dia ditampar


"Tamparan yang sama yang kamu berikan ke aku hari ini" ucap wanita itu dengan senyuman sinis


Prakk..


Karin menampar balik wanita yang ada di hadapannya kini


"Hanya seorang pelayan tapi kenapa kamu seperti seorang ratu" sindir Karin


"Di lihat dari penampilan kamu.. kamu gak pantas berada di sini jadi silahkan kamu keluar dari perusahaan ini" ucap Karin dengan nada rendah tetapi penuh penekanan di setiap kata


"Memangnya kamu siapa yang bisa mengusir saya" bentak wanita itu


"Oh kamu belum tahu siapa aku.. semua orang sekarang saya umumkan bahwa saya adalah calon istri dari pemilik perusahaan ini" ucap Karin dengan lantang dan rasa sombong menyelimuti dirinya


"Baru calon istri sedangkan Zaenab adalah istri sah dari tuan Fiko" ucap wanita itu dengan nada tinggi


"Hey!! saya calon istri yang sangat amat di cintai oleh Fiko sedangkan wanita murahan itu.. apasih hanya sekedar sampah masyarakat yang hanya mengganggu pemandangan" ledek Karin


"Seharusnya kamu malu.." ucap wanita itu yang terpotong oleh kata kata Karin


"Kenapa saya harus malu" tanya Karin dengan gaya angkuh nya


"Karena kamu hanyalah sekedar selingkuhan tetapi kamu seperti membuka aib kamu sendiri di depan umum" ucap wanita itu


Praakk..


Tamparan keras kembali mendarat di pipi wanita itu


"Kamu hanyalah seorang pelayan payah tetapi kamu berani bentak bentak saya" bentak Karin


Prakk..


Karin ditampar dengan keras oleh wanita itu


Wanita itu menarik rambut Karin hingga Karin meringis kesakitan


Aww..


Karin merintih kesakitan akibat rambutnya yang ditarik dengan amat keras

__ADS_1


"Kenapa!! Sakit.. bukannya seperti ini bukan saat kamu memperlakukan orang lain sekarang kamu harus merasakan apa yang telah kamu lakukan" ucap wanita itu dengan sinis dan semakin menarik rambut Karin


Semua pekerja berdiam diri seperti manekin hidup mereka tidak berani berbicara sedikitpun


Dan beberapa dari mereka merekam kejadian itu menggunakan handphone mereka


Sedangkan Rayhan dan Farel hanya diam melihat keributan yang terjadi antara dua wanita di depannya itu yang berjarak dua meter dari tubuh mereka


Fiko.. dimana dia!!


Karin semakin merintih kesakitan


"Hey kamu!! " hardik Karin


"Maaf nona saya punya nama.." ucap wanita itu


"Nama saya Harley" tambah wanita itu


"Bukankah seperti ini anda memperlakukan saya tadi!! " ucap Harley


Fiko yang baru saja turun melihat calon istrinya di perlakukan seperti itu di dalam perusahaannya merasa tidak terima


"Lepaskan tangan kamu atau kamu akan saya pecat!!" ucap Fiko dengan lantang


dia sendiri yang merasa malu dan dia sendiri yang membuatnya malu


Dengan sadar Karin mengumumkan bahwa dia adalah wanita simpanan Fiko di hadapan seluruh karyawan tetapi dia tidak sadar justru hal tersebut membuat orang memandangnya hanya sebatas wanita murahan


"Anda ingin memecat saya.. Silahkan!! " ucap Harley


"Saya tidak butuh pekerjaan itu karena disana saya hanya semata mata ingin menjaga Zaenab bukan yang lain" tambah Harley


"Oke sekarang silahkan kamu angkat kaki dari sini dan kemasi semua barang barang kamu dari rumah saya" ucap Fiko mengusir Harley


"Saya sudah siapkan itu dari awal dan ingat satu hal bapak akan menyesal telah meninggalkan Zaenab" ucap Harley


"Buat apa saya menyesal!! Dan sebentar lagi aku akan menceraikan dia" ucap Fiko


"Bodoh!! Kamu sedikit pun tidak peduli dengan Zaenab yang sekarang tengah di bawa ke rumah sakit dia pingsan dan semua itu gara gara kamu" bentak Harley


Ucapan Harley membuat Rayhan dan Farel angkat bicara


"Dia kenapa dan sekarang dia dirawat dimana" tanya Rayhan

__ADS_1


"Bagaimana kondisi dia" tanya Farel


"Kenapa kamu mengetahui semua tentang dia" tanya Karin


"Atau jangan jangan kamu orang suruhan dari Zaenab" tuduh Karin


"Wanita lemah yang hanya bisa memerintah orang untuk menyakiti aku" ucap Karin


"Suatu saat kamu akan mengetahui siapa dia sebenarnya" ucap Harley lalu berjalan mendekati kerumunan karyawan


"Apa kamu sudah merekam semua kejadian tadi" tanya Harley dengan lembut agar tidak membuat orang itu ketakutan


"I-ya saya minta maaf saya akan hapus vidio itu" ucap orang itu dengan terbata bata


Walaupun ucapan Harley memberikan kesan lembut tetapi tetap membuat pekerja itu ketakutan


"Jangan!! Sebarkan video itu ke social media" ucap Harley


"Sekali kamu menyebarkan vidio itu saya tidak segan segan untuk memecat kamu" ucap Fiko


Ucapan Fiko membuat orang itu kebingungan


"Kamu tidak perlu takut jika kamu di pecat oleh dia maka kamu seperti keluar dari sarang yang sebentar lagi akan di masuki oleh singa betina" ucap Harley menyindir seseorang


"Berani sekali kamu mengatai saya seekor singa" bentak Karin


"Buat apa saya takut dan memang benar kamu adalah singa yang licik tapi tidak pintar" ledek Harley membuat Karin semakin geram dibuatnya


"Saya masih butuh pekerjaan ini karena saya harus menghidupi keluarga saya" ucap orang itu lirih


"Kamu bisa ke Wijaya Group dan jika kamu kesana maka kamu hubungi aku terlebih dahulu" ucap Harley


"Ini.. ambillah" Harley menyodorkan sebuah kartu nama pada orang tersebut


"Sebarkan vidio itu dan sekarang lebih baik kamu ikut saya pergi dari sini" ucap Harley


"Tunggu!! " cegah Rayhan


"Ada apa tuan besar" tanya Harley


"Kamu belum menjawab pertanyaan saya dimana Zaenab dirawat saat ini" tanya Rayhan khawatir


"Dia masih di perjalanan menuju rumah sakit WG" ucap Harley

__ADS_1


"Rumah Sakit itu di bangun khusus untuk keluarga Wijaya dan tidak semua orang bisa masuk ke sana karena untuk menjaga keamanan Zaenab" jelas Harley


__ADS_2