Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 7


__ADS_3

Setelah membeli buah tangan Zaenab kembali ke Apartemennya


Mobil Zaenab melaju dengan kecepatan sedang


"Zaenab.. kamu sudah pulang" tanya Ricki sambil menuang air ke dalam gelas


"Sudah" jawab Zaenab


"Banyak banget kamu beli buah tangannya" ucap Ricki sambil memandangi paper bag yang ada di tangan Zaenab


"Iya aku sengaja beli banyak" jelas Zaenab


"Ouh,,,,semua sudah siap" ucap Ricki


Kenapa aku jadi ragu ya buat pulang ke Indonesia,,,kenapa aku masih belum bisa melupakan Fiko


"Baiklah terima kasih ya" ucap Zaenab


"Aku duluan ke kamar ya"


Di dalam kamar Zaenab membaringkan tubuhnya di atas kasur


Apa aku harus memperlambat kepulanganku


Tapi bagaimana dengan mama


2 minggu kemudian


"Tok..


"Tok..


"Tok..


Ricki mengetuk pintu kamar Zaenab


"Siapa" tanya Zaenab sambil membuka matanya


"Ricki" jawaban dari balik pintu


"Sebentar" ucap Zaenab sambil turun dari kasur untuk membuka pintu


Cklek..

__ADS_1


"Ada apa ki" tanya Zaenab


"Aku cuma mau beritahu kalau kepulangan kamu hari ini,, kamu gak lupa kan"


" Aku siap siap dulu ya" ucap Zaenab sambil menutup pintu


Setelah beberapa menit Ricki menunggu di ruang tamu akhirnya terlihat sosok Zaenab dengan koper di tangannya


"Ayo kita berangkat" ajak Zaenab


"Ayo pak sopir sudah menunggu di beranda" ucap Ricki


"Maaf ya aku agak lama...hehehe" ucap Zaenab


"Iya,,, kamu itu mandi apa bersihin kamar mandi lama banget" gerutu Ricki tetapi masih terdengar oleh Zaenab


"Bersihin kamar mandi dulu terus habis itu aku baru mandi"


"Jelas aja lama benget"


"Hehehe.. "


Saat melihat bosnya datang menghampirinya pak sopir berlari kecil untuk membukakan pintu bosnya


"Makasih pak" ucap Zaenab dan dibalas dengan senyuman oleh pak sopir


Mobil melaju dengan kecepatan lambat karena jalanan sangat ramai sehingga mereka terjebak macet


Setelah 1 jam menunggu akhirnya mereka bisa terbebas dari macet tersebut


Di mobil Zaenab hanya melihat ke luar jendela karena yang ada di pikirannya hanya nama Fiko dan tanpa disadari Ricki selalu memperhatikannya


"Kamu kenapa nab? apa ada masalah,, jika ada masalah kamu bisa cerita sama aku" tanya Ricki


Karena pertanyaan dari Ricki lamunan Zaenab buyar


"Eh.. kamu tadi bilang apa ya ki" tanya Zaenab karena dia tidak fokus


"Aku tadi bilang apa kamu ada masalah" ucap Ricki mengulang kalimatnya


"Aku bingung ki sebelum aku ke Inggris aku mencintai seseorang tapi tidak menutup kemungkinan kalau dia sudah mempunyai pasangan" cerita Zaenab kepada Ricki karena dia sudah menganggap Ricki sebagai sahabat


"Tenang saja,,, jika dia mencintai kamu dia tidak akan mencari pasangan" ucap Ricki menenangkan Zaenab

__ADS_1


"Tapi,,, " lirih Zaenab dengan wajah ditekuk


"...-"


Beberapa menit kemudian mobil sampai di bandara


"Pak tolong masukkan koper saya ya" pinta Zaenab


"Baik non"


Zaenab masuk ke dalam jet pribadinya dan Ricki masuk lalu duduk di bangku depan Zaenab


Jet mulai tinggal landas dan tetbang menuju Indonesia


Di dalam pesawat Zaenab istirahat karena keadaan di luar yang sudah larut malam


Setelah menempuh jarak dan waktu yang lama akhirnya pesawat landing dengan sangat baik


"Zaenab,, ayo bangun kita sudah sampai" ucap Ricki membangunkan Zaenab


"Iya ki" jawab Zaenab dengan wajah yang galau membuat Ricki penasaran


"Kamu kenapa" tanya Ricki


"Tadi saat aku istirahat aku bermimpi kalau aku berada di sebuah acara pertunangan dan ada seorang laki laki yang menghampiriku lalu menamparku"


"Lalu.. -"


"Aku bertunangan dengan laki laki itu"


"Sudah jangan terlalu difikirkan itu hanya bunga tidur"


"Hmm" jawab Zaenab sambil turun dari jet


"Kopermu sudah ada di dalam bagasi mobil" ucap Ricki


"Ouh ya sudah" jawab Zaenab sambil berjalan menuju mobil


"Aku ke perusahaan dulu kamu sama pak sopir ya" ucap Ricki


"Ya kamu hati hati ya" ucap Zaenab sambil masuk ke dalam mobil


Mobil yang dinaiki Zaenab sudah melaju meninggalkan bandara

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote ya


__ADS_2