
Jangan lupa like, komen dan juga vote ya
Setelah berganti pakaian Putri dan juga Zidan keluar dari kamar mereka dan menuju tempat dimana resepsi pernikahan mereka di laksanakan
Putri dan Zidan berjalan berdampingan menuju ke pelaminan
Berjalan dengan perlahan dan menjadi pusat perhatian dari para tamu undangan
Saat ini hati Putri berusaha untuk melupakan semua masa lalunya dan menggantinya dengan kebahagiaan yang menantinya bersama Zidan
Acara resepsi di laksanakan hingga malam dan pada pukul 9 acara resepsi telah selesai
-**-**-**-**
Lima tahun kemudian
Putri dan Zidan saat ini tinggal di negara Inggris
Mereka berdua memutuskan untuk hidup bersama di negara tersebut bersama keluarga kecil mereka
"Ma, pa" panggil Vandra dan juga Wanda
"Kalian sudah pulang" tanya Putri sambil membelai wajah kedua putrinya tersebut
"Dimana kakak kalian" tanya Putri
"Kita disini ma" ucap Vandra
Keempat anak Putri memiliki sifat yang berbeda beda
Vandra dan Arka memiliki sifat dingin dan cuek tetapi jika ada yang mengganggu keluarganya maka mereka tidak akan tinggal diam
Sedangkan Sandra dan Wanda memiliki sifat periang, selalu ceria dan friendly
"Karena kalian sudah pulang lebih baik kita makan siang,, papa sudah lapar tuh" ucap Putri
"Emang papa belum makan dari tadi" tanya Sandra
__ADS_1
"Ini kan waktunya makan siang papa kan makannya pagi tadi" ucap Zidan
"Mama sudah masakkan makanan kesukaan kalian" ucap Putri lalu menggiring keempat anaknya menuju meja makan
"Banyak banget masaknya" tanya Zidan
"Iya karena papa Ryan, mama Reyla, Papa, mama, Rachel dan juga Farel akan kesini" ucap Putri
"Kenapa gak kabarin dulu" tanya Zidan
"Semalam mereka sudah kabarin aku lewat telepon" ucap Putri
"Kenapa gak bilang sama aku" tanya Zidan
"Kamu waktu itu belum pulang" jawab Putri
"Kamu kan bisa bilang sama aku setelah aku pulang" ucap Zidan
"Kamu mau ngomong terus atau makan kasihan mereka nunggu kamu dari tadi" ucap Putri
"Maaf in papa ya ya sudah sekarang kita makan" ajak Zidan
Saat hendak makan seorang pelayan menghampiri mereka dan hendak memberitahukan sesuatu
"Di depan ada keluarga nyonya dan tuan" ucap sang pelayan tersebut
"Mereka sudah sampai" ucap Putri
"Suruh mereka masuk aja" perintah Putri
Pelayan tersebut pergi dan tidak lama kemudian pelayan yang sama kembali bersama tamu keluarga tersebut
"Ma pa" sapa Putri sambil berdiri dari duduknya dan memeluk papa Raka dan mama Anisah lalu berganti mencium tangan papa Ryan dan mama Reyla
"Cucu omah ganteng dan cantik bangat,,, makin besar ya" ucap Anisah
"Cucu opah juga dong" ucap Ryan
__ADS_1
Setelah menyambut kedatangan keluarga akhirnya mereka makan bersama
--**--**--**
Di Jakarta
Samenjak menikah Karin menjadi istri yang baik untuk Fiko hanya beberapa bulan saja
Setelah itu Karin sering kali pulang pagi dalam keadaan mabuk membuat Fiko marah namun tidak berani mengungkapkan
"Rin kamu ini kenapa selalu pulang pagi terus mabuk lagi" ucap Fiko dengan nada lembut
Karin sering mabuk karena kehilangan calon bayinya yang meninggal karena dia mengalami kecelakaan dan saat itu juga dia keguguran
"Diam!! " teriak Karin
"Aku capek, pusing dan sekarang aku mau tidur" ucap Karin dan berlalu pergi
"Jangan seperti ini aku tahu kamu stress karena kehilangan calon bayi kamu dan aku juga merasa kehilangan tapi kamu jangan kayak gini" ucap Fiko
"Kenapa gak suka lebih baik kita pisah aja" ucap Karin
"Aku akan mengurusnya" tambah Karin
"Tapi rin " teriak Fiko
Fiko tidak melanjutkan kalimatnya dan terduduk di sofa ruang tamu
"Kenapa di saat seperti ini aku teringat dengan Zaenab"
"Dia mungkin sudah bahagia dan sekarang hidup aku hancur"
Menikah karena perjodohan dan tidak ada cinta jangan di jadikan alasan untuk hancurnya sebuah pernikahan.
Komitmen pada satu wanita itu lebih baik dari pada kita mencintai wanita lain karena kehancuran akan menimpa kita suatu saat nanti (karma).
TAMAT!!...
__ADS_1