Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 90


__ADS_3

Setelah berpisah dengan Fiko hidup Karin semakin hancur


Dia pulang larut malam dengan keadaan mabuk


Saat ini dia tinggal di apartemen miliknya sendirian


Sedangkan Fiko semakin tenggelam dengan bisnisnya untuk melupakan kenangan pahit yang membuatnya trauma


Hancur? Sudah pasti


Beberapa tahun kemudian Fiko pergi ke Belanda untuk mengurus pekerjannya


Cittt


Decitan suara mobil karena di rem mendadak


Hampir saja Fiko menabrak seseorang karena dia sedang terburu buru


Dia turun dari mobil dan menghampiri mobil yang hampir saja dia tabrak


"Maaf" ucap Fiko dengan nada dingin


Brakk


Seorang wanita turun dari mobil dan menutup pintu dengan kasar


"Kau punya sopan santun tidak" tanya wanita muda itu dengan ketus


"Kau yang tidak punya sopan santun kau sedang berbicara dengan saya yang jelas jelas lebih tua dari kamu" sanggah Fiko


Wanita muda itu hanya memutar bola mata malas


"Kau yang salah dan menyalahkanku" ucap wanita itu


"Bukankah aku sudah bilang minta maaf" ucap Fiko dengan nada sedikit membentak


"Oh ya kapan" tanya Wanita itu menantang


"Terserah" ucap Fiko ketus kemudian pergi dari sana dan kembali melajukan mobilnya meninggalkan wanita itu dengan perasaan marah

__ADS_1


"Dasar" umpat wanita itu


Wanita itu kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju sebuah toko roti


"Mama" panggil wanita itu


"Sandra kenapa lama banget" ucap seorang wanita yang merupakan mamanya


"Heheh maaf ma tadi ada tragedi sedikit" ucap Sandra dengan senyum manis


"Tragedi apa" tanya sang mama


"Mama Zaenab Putri yang cantik jelita kesayangan papa tenang aja gak ada apa apa kok" elak Sandra


"Selalu begitu" ucap Zaenab


Mereka keluar dari toko itu dan masuk ke dalam mobil untuk kembali ke rumah mereka


Di rumah


"Surprise!!" teriak semua orang membuat gaduh


"Oh maaf aku lupa" ucap Zaenab


"Selalu begitu" gerutu Zidan yang merupakan suami Zaenab


"Heheh maaf" ucap Zaenab


"Udah ah laper gue" ucap Rachel


"Lah kamu disini" ucap Zaenab


"Iya"


"Sama siapa"


"Sama suami tuh" tunjuk Rachel pada Farel


Sejak beberapa tahun lalu Farel tak bekerja lagi untuk Fiko

__ADS_1


Seakan menjauh Farel semakin dekat dengan Rachel dan lama kelamaan laki laki itu mengutarakan cintanya dan menikahinya


Dan sekarang Rachel sudah memiliki anak yang berusia satu tahun


Karena masa pdkt yang terlalu lama hingga mereka menikah dalam waktu satu tahun ini


"Oeekkk oeekkkk"


"Yah nangis kasihan gak dikasih makan ya sama tante" ucap Rachel menyindir Zaenab


"Udah makan sana biar Farey sama aku" ucap Zaenab


Zaenab membawa bayi Farey untuk di tenangkan


"Ekhemm sayang banget ama dedek bayi" goda Zidan dari arah belakang


"Paansi"


"Anak udah gede udah umur dua puluh tahun" ucap Zidan


"Jangan lupa empat anak bontot masih umur sepuluh taun" ucap Zaenab kemudian pergi


"Iya gak lupa" ucap Zidan


Acara pesta dilakukan di halaman rumah belakang yang sangat luas itu


Hingga tengah malam acara masih belum selesai


Diiringi canda tawa dan penuh kebahagiaan membuat Zaenab bersyukur


Kehidupannya yang dulu sangat jauh berbeda dengan yang sekarang


Dulu yang penuh penderitaan sekarang penuh cinta dan kebahagiaan


Ditambah keempat anak pertamanya yang kembar sudah berumur dua puluh tahun


Dan keempat anak kembar pula yang masih umur sembilan tahun menginjak ke sepuluh


Meskipun anak pertamanya dengan Fiko namun Zaenab bersyukur karena Zidan mau menerimanya dengan baik

__ADS_1


__ADS_2