Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 49


__ADS_3

Fiko melangkahkan kakinya dengan langkah cepat agar sampai di perusahaannya dengan tepat waktu. Saat berjalan melewati ruang keluarga ia tidak sadar jika Anisah dan Rachel yang sedang duduk di sofa memperhatikan dirinya


"Kamu mau kemana ko" tanya Anisah


Karena panggilan dari mama mertuanya Fiko menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Anisah


"Mau ke perusahaan ma" jawab Fiko


"Tadi Farel juga pamit dengan buru buru setelah dapat telepon dari seseorang" ucap Anisah


"Iya ma.. karena hari ini kita berdua melupakan ada meeting dengan klien yang ingin menanamkan saham di perusahaan" jelas Fiko


"Ouh ya sudah kamu hati hati ya" ucap Anisah


"Iya ma"


Fiko berjalan keluar dan mengendarai mobilnya menuju ke perusahaan miliknya dengan kecepatan tinggi. Dalam waktu 10 menit ia sampai di perusahaannya


Fiko berjalan menuju ruangan meeting dimana klien nya sedang menunggu dirinya


Dengan langkah cepat Fiko dapat segera berada di dalam meeting room hanya dengan waktu beberapa menit


"Maaf saya telat" ucap Fiko


"Tidak masalah kamu sedikit terlambat" ucap seseorang yang berada di dalam meeting room


"Terima kasih" ucap Fiko dan duduk di kursi yang ada di ruangan itu


"Mari kita mulai" ajak Fiko


Meeting segera dimulai dan berjalan kurang lebih selama satu jam lamanya


"Baik semoga kita bisa bekerja sama dengan baik tuan Fiko" ucap Roy


"Iya tuan Roy semoga dapat menguntungkan kedua pihak" ucap Fiko

__ADS_1


Percakapan terakhir telah berlalu kini Roy dengan karyawannya sudah pergi meninggalkan perusahaan Fiko dan tinggal Fiko juga Farel yang masih duduk di atas kursi di dalam meeting room


"Kenapa kamu tadi bisa melupakan tentang meeting ini" ucap Fiko


"Aku lupa tadi keasikan belanja sama Rachel jadi aku gak ingat tentang ini" ucap Farel


"Dasar pelupa" umpat Fiko


"Kamu juga lupa kenapa hanya menyalahkan aku" ucap Farel


"Udah gak ada gunanya juga kita berdebat lebih baik kita berbicara di ruangan aku" ajak Fiko


Fiko dan Farel berjalan menuju ke ruang kerja Fiko


"Rel" panggil Fiko


"Apa!!"


"Gue mau minta maaf sama Zaenab soal dulu" ucap Fiko dengan wajah penuh penyesalan


"Lo apa apaan sih"


"Kamu mau tebus kesalahan kamu" tanya Farel


"Iya"


"Gimana kalau kamu dinner bareng aja" ucap Farel memberikan usul


"Ya sih tapi dia lupa sama kejadian itu"


"Dia lupa..!! tapi sepertinya dia baik baik aja" ucap Farel


"Aku juga gak paham"


"Kayaknya kamu dikerjain sama dia deh kalau dia lupa pasti dia juga lupa sama semuanya dan gak hanya kejadian itu aja" ucap Farel menjelaskan

__ADS_1


"Kenapa kamu bisa sepaham itu"


"Kamu aja yang gak pintar sampai sampai bisa dikerjain" ucap Farel


"Lupain aja soal dia lupa atau tidak yang paling penting kamu bahagiakan dia" lanjut Farel


"Thanks ya udah beri gue saran" ucap Fiko


"Dari dulu setiap masalah kamu yang beri saran itu juga selalu aku" gerutu Farel


"Sekarang siapkan dinner buat gue sama Zaenab nanti malam di tengah danau" ucap Fiko


"Gak sekalian di tengah laut" gerutu Farel yang kesal karena selalu di berikan tugas yang sulit dan hanya dengan waktu singkat


"Boleh juga tuh pemandangannya pasti sangat bagus" ucap Fiko sambil membayangkan tentang dinner romantisnya nanti jika berada di tengah laut


"Bagus banget..!! pemandangan ikan hiu yang mau makan kamu" ucap Farel


"Maksud kamu"


"Kalau lo dinner di tengah laut bukan kamu yang dinner tapi ikan yang pesta bisa makan daging kamu tuh" ucap Farel


"Gue masih gak paham" ucap Fiko


"Sudahlah gue jelaskan kayak gimana lo pasti gak paham"


"Ya sudah sekarang siapkan" perintah Fiko


"Tempatnya dimana" tanya Farel


"Terserah kamu"


"Gimana kalau di pinggir pantai" saran Farel


"Boleh tuh tapi buat yang romantis ya" ucap Fiko

__ADS_1


"Iya" ucap Farel dan pergi keluar dari ruangan Fiko


__ADS_2