
Zaenab pun menyetujui pendapat mamanya
"Kalau gitu aku siap siap dulu ya ma" ucap Zaenab
"Mama ke kamar dulu ya" ucap Anisah dan keluar dari kamar anaknya
Sebelum bersiap siap dia membalas pesan dari Fiko
Zaenab
"Aku siap siap dulu"
Setelah beberapa menit bersiap siap akhirnya selesai. Zaenab keluar dari rumahnya dan menuju mobilnya,, saat Zaenab ingin melajukan mobilnya tiba tiba ponselnya berdering tanda panggilan masuk
Zaenab melihat ponselnya terdapat ID pemanggil dan tertulis nama Fiko disana
Ngapain Fiko menelfonku batin Zaenab
Zaenab menjawab panggilan dari Fiko
Zaenab
"Halo ko ada apa"
Fiko
"Kamu dimana apa perjalanan kesini"
Zaenab
"Iya aku masih perjalanan"
Fiko
"Ya sudah kalau gitu aku tunggu ya"
Zaenab
__ADS_1
"Ya"
Panggilan terputus
Zaenab melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena menurutnya dia tidak ingin membuang waktunya di perjalanan
Tidak lama kemudian mobil Zaenab sudah sampai di cafe. Zaenab turun dari mobilnya dan masuk ke dalam cafe
"Zaenab" panggil Fiko
Zaenab berjalan dengan anggun menghampiri Fiko. Fiko melihatnya menjadi teringat dengan kata kata Farel
Zaenab duduk tepat berada di depan Fiko yang hanya dibatasi meja
"Ada apa kamu ngajak aku ketemu di cafe" tanya Zaenab
"Maaf kalau aku mengganggu waktumu,, aku cuma mau tanya tentang keputusan kamu tentang perjodohan itu" tanya Fiko
Zaenab diam tertunduk
"Zaenab" panggil Fiko
"Gimana dengan keputusan kamu" ucap Fiko mengulangi perkataannya
"Kalau kamu sendiri apa keputusan kamu" tanya Zaenab balik
"Aku akan mengikuti kemauan papa" jawab Fiko
Dari perkataan kamu,, kamu seperti tidak tulus lalu siapa nama perempuan yang ada di hati kamu batin Zaenab
"Aku... juga menyetujuinya karena jika aku menolak perjodohan itu akan berdampak buruk bagi kesehatan papa kamu" ucap Zaenab lalu tertunduk dia menahan air matanya agar tidak jatuh
Pelayan datang menghampiri Zaenab dan Fiko dengan pesanan mereka di tangannya
"Maaf ini pesanannya" ucap pelayan sambil meletakkan pesanan Fiko dan Zaenab di atas meja lalu kembali
Zaenab masih tertunduk dan tidak menghiraukan pelayan itu,, dia masih teringat dengan kata kata Fiko
__ADS_1
"Zaenab" panggil Fiko
"Ini pesanan milik kamu" tambah Fiko sambil menyodorkan segelas greentea pesanan Zaenab
Saat mendengar panggilan Fiko dia cepat cepat menghapus air matanya
"Iya terima kasih ko" jawab Zaenab dan mulai mengangkat kepalanya melihat ke depan
Zaenab mengambil minuman yang ada di tangan Fiko
Dari kejauhan Farel memperhatikan mereka tetapi dia merasa aneh dengan Zaenab
"Tuh cewek seperti habis nangis tapi kenapa ya..." gumam Farel
Saat Fiko mulai meminum minumannya tiba tiba ponselnya bergetar tanda ada pesan masuk
Farel
"Lo itu jadi cowok gak peka banget ya...ada cewek di depan lo,, lo dingin banget"
Setelah membaca pesan dari Farel dia melihat ke arah Farel yang! berjarak tidak jauh darinya
Farel mengedipkan mata kanannya memberikan kode kepada Fiko dan Fiko pun memahami kode tersebut
Aku harus bisa belajar mencintai Zaenab batin Fiko
Saat Zaenab meminum minumannya ada sedikit noda yang menempel di dekat mulutnya dan seketika Fiko mengambil tisu dan membersihkan noda tersebut
Sikap Fiko membuat Zaenab terkejut dan malu
"Maaf itu ada sedikit noda"
"Iya terima kasih" ucap Zaenab malu
"Kamu sudah selesai,, maaf ya aku gak bisa lama soalnya aku habis ini mau ke rumah sakit" ucap Fiko
"Ya aku juga mau balik" jawab Zaenab dan hendak pergi meninggalkan Fiko tetapi tiba tiba tangannya ditarik oleh Fiko
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote ya