
Saat mencari obat miliknya,,, tangannya tidak sengaja menjatuhkan sebuah kotak kecil hingga terjatuh di lantai
_________◌⑅⃝●♡⋆♡LOVE♡⋆♡●⑅◌________
Melihat ada benda jatuh tepat di sebelah kakinya ia mengambil kotak tersebut dan membukanya.
Saat ia buka kotak tersebut terdapat beberapa foto sebagai isi dari kotak itu
Zaenab melihat satu per satu foto tersebut dan ternyata foto tersebut adalah foto kenangan mesra antara Fiko dan juga Karin saat di masa pacaran
Kamu bilang kepada ku untuk melupakan Karin tetapi kamu tidak membuang semua kenangan masa lalu kamu bagaimana bisa kamu melupakannya batin Zaenab
Zaenab mengembalikan kotak itu di tempatnya dan mengambil obatnya lalu meminumnya.
Setelah itu ia kembali tidur untuk mengistirahatkan tubuh dan pikirannya yang membuat ia sangat lelah hari ini.
Dalam waktu beberapa jam sang mentari kembali memancarkan sinarnya.
Semua orang menyambut pagi yang cerah dengan penuh suka cita
Fiko bangun lebih dahulu sebelum Zaenab. Ia segera masuk ke dalam kamar mandi membasuh tubuhnya
Sedangkan Zaenab sudah bangun dan berdiri di balkon kamarnya memandang pemandangan pagi di luar yang sangat indah
Dengan melihat suasana di pagi hari membuat pikirannya tenang karena banyak masalah yang membuat dirinya kacau
__ADS_1
"Kamu ngapain disitu nab" tanya Fiko sembari menghampiri Zaenab yang melamun di balkon
"Gak ngapa-ngapain lihatlah taman bunga di bawah sangat indah" ucap Zaenab melihat taman bunga yang ada di rumahnya itu yang dapat dilihat dari balkon kamarnya
"Sekarang kamu mandi dulu nanti bukannya dokter pribadi kamu akan kesini buat cek kamu" ucap Fiko dan memeluk Zaenab dari belakang
"Iya" ucap Zaenab dan menepis tangan Fiko dengan kasar lalu masuk ke dalam kamar mandi
Zaenab masuk ke dalam bathup yang sudah terisi air hangat
Selama lima belas menit Zaenab di dalam kamar mandi akhirnya ia keluar dan membawa pakaian masuk kembali ke kamar mandi
Zaenab kembali keluar dengan memakai pakaian casual miliknya
¦_______________________________¦
Sedangkan para pekerja yang lain di rumah itu ada yang sedang menyiram tanaman dan juga ada yang membersihkan mobil
Rachel keluar dari dalam kamarnya dan menghampiri mamanya di dapur
"Mama.." sapa Rachel
"Ada apa" tanya Anisah tanpa menatap Rachel
"Hmm.. aku bantuin ya" ucap Rachel
__ADS_1
"Kamu gak lagi sakit kan" tanya Anisah dan menyentuh dahi, pipi dan juga leher Rachel
"Kenapa ma.. aku gak lagi sakit kok" ucap Rachel dan membantu mamanya menyiapkan makanan
"Dari dulu kamu gak pernah bantu mama buat masak biasanya kakak kamu dan sekarang kamu tiba tiba berubah wajar kan kalau mama curiga" ucap Anisah
Rachel tersenyum sendiri dengan pandangan kosong ke depan
"Hai.." panggil Anisah sembari menepuk pundak anak bungsunya itu
"Ada apa ma" tanya Rachel dengan gugup
"Kamu ngapain senyum senyum sendiri jangan jangan kamu kesambet lagi" ucap Anisah
"Jangan sampai la ma" ucap Rachel
"Memangnya kenapa kamu tiba tiba senyum senyum sendiri itu" tanya Anisah dan menarik tangan Rachel menuju ke sofa ruang keluarga
Anisah dan Rachel duduk berdua di sofa panjang yang ada di ruang keluarga sedangkan makanan untuk sarapan akan disiapkan oleh ART
"Sekarang kamu ceritakan kenapa kamu tadi senyum sendiri" ucap Anisah
"Kamu suka sama seseorang" tanya Anisah
"Iya ma" jawab Rachel singkat
__ADS_1
"Siapa..!!" tanya Anisah