Pernikahan Yang Telah Direncanakan

Pernikahan Yang Telah Direncanakan
Bab 30


__ADS_3

Dert.. dert..


Suara ponsel Zaenab berbunyi dan terdapat ID yang bertuliskan Rachel


"Halo chel ada apa" tanya Zaenab


"Aku ada di depan rumah sama kak Ricki.. kakak keluar ya biar gak salah masuk rumah" ucap Rachel


"Kamu tunggu sebentar nanti kakak keluar" ucap Zaenab lalu memutuskan panggilan secara sepihak


"Apa katanya" tanya Ricki


"Kak Zaenab sebentar lagi keluar" jawab Rachel


Zaenab keluar dari balik pagar yang tinggi menjulang menjadi pembatas antara halaman rumah dengan jalan


Zaenab melihat ada sebuah mobil berwarna putih yang berhenti tepat di depan rumahnya membuat Zaenab meminta seorang security yang disiapkan Fiko untuk menjaga rumah agar membuka pagar


Setelah pagar terbuka mobil Ricki masuk ke dalam halaman rumah


Rachel turun dari mobil terlebih dahulu dan meninggalkan Ricki yang sibuk memparkirkan mobilnya


"Happy Birthday kakak" ucap Rachel saat melihat Zaenab mendekati dirinya


"Terima kasih.. tumben baik sama kakak" celetuk Zaenab


"Hehehe.. aku gak diajak masuk nih"


"Iya lupa ayo masuk" ajak Zaenab


"Kak..." panggil Rachel


"Apa.. "


"Yang beli rumah ini siapa bagus banget.. aku suka sama interior nya..." ucap Rachel


"Mas Fiko... dia yang beli rumah ini"

__ADS_1


"Ouh.."


"Aku duduk sini aja" ucap Rachel menunjuk sofa yang ada di ruang tamu


"Ya sudah kamu tunggu disini dulu ya" ucap Zaenab sembari berjalan masuk ke dalam ingin memanggil mamanya


"Kak.. " ucap Rachel membuat Zaenab menghentikan langkahnya


"Ada apa" tanya Zaenab dan membalikkan badannya


"Ini.. buat kakak.. " ucap Rachel sembari menyodorkan sebuah paper bag


"Ini juga dari aku" ucap Ricki


"Terima kasih ya" Zaenab menerima hadiah yang diberikan dari kedua orang tersebut secara bersamaan


"Selamat ulang tahun ya nab" ucap Ricki kemudian setelah beberapa detik diam mematung


"Thanks ki"


"Ada siapa nab" tanya Anisah dari dalam rumah


"Ouh ajak aja mereka ke meja makan mama sudah siapkan beberapa kue untuk kita makan sama sama" ucap Anisah dengan sedikit meninggikan suaranya agar terdengar oleh Zaenab karena jarak mereka sedikit berjauhan


"Ada siapa sayang" tanya Fiko mendekati Zaenab dan yang lainnya


"Rachel... dan siapa dia" tebak Fiko sambil menunjuk Ricki dengan jari telunjuknya


"Dia Ricki asisten aku" pungkas Zaenab


"Ouh... kenalkan saya Ricki" ucap Ricki memperkenalkan dirinya dengan mengulurkan tangan kanannya


"Saya Fiko suaminya Zaenab" ucap Fiko dan membalas uluran tangan Ricki


"Kamu habis dari mana... kenapa rambutnya basah semua" tanya Zaenab


"Kamar.. habis mandi" jawab Fiko

__ADS_1


"Ajak mereka ke meja makan aja yank tadi kata mama dia buat kue" ajak Fiko


"Iya aku lupa tadi mama juga bilang gitu.. gara gara kamu datang sih jadi lupakan"


"Ayo" ajak Zaenab


Rachel dan Ricki mengikuti Zaenab yang berjalan berdampingan dengan Fiko


Setelah berada di meja makan terlihat Anisah duduk di meja makan sedang memotong kue yang telah dia buat tadi


"Duduklah" ucap Anisah


Fiko menarik kursi untuk Zaenab duduk lalu dia duduk di samping istrinya. Rachel duduk di sebelah kanan Anisah dan Ricki duduk di sebelah kiri Anisah


"Apa kabar te" sapa Ricki


"Baik... kamu sendiri gimana" tanya Anisah berbalik


"Baik juga"


"Ini kalian coba" ucap Anisah sambil menyodorkan sebuah piring yang berisi beberapa irisan kue


Semuanya yang ada di meja makan mencicipi kue buatan Anisah


"Gimana.." tanya Anisah


"Enak ma.. " puji Fiko


"Enak te.. kuenya lembut.. rasa manisnya juga pas gak terlalu manis..." ucap Ricki menilai kue buatan Anisah


"Makasih ya ki, ko" ucap Anisah


"Kalian sedang apa" tanya Rayhan yang berjalan mendekat ke arah mereka berlima


"Cuma ngobrol biasa aja kok" jawab Fiko


"Ouh... papa boleh gabung gak" tanya Rayhan lagi

__ADS_1


"Boleh" ucap Zaenab mengiyakan


__ADS_2