Persahabatan Dunia Lain

Persahabatan Dunia Lain
SANTET PART 2


__ADS_3

Lalu aku mulai mempersiapkan bahan-bahan ritualnya berupa kembang 7 rupa, kemenyan, arang, dan jarum lalu aku mulai membuat boneka voodoo dari kain putih yang kujahit sendiri dan di isi oleh kapas dan foto Nia aku masukan di dalamnya tidak lupa aku menulis nama Nia anjeni raharjo bin joko kusumo raharjo, tanggal lahir 20 oktober 2000, kamis wage di belakang boneka itu. Aku membuat boneka voodoo itu dikala siang hari ibu sedang berkerja. Kebetulan malam ini malam jumat malam yang pas untuk ritualku. Sesekali Dion berusaha mencegah aksiku tetapi tetap saja aku tidak memperdulikannya dan tetap menjalankan aksiku.


"Lan serius kamu mau santet Nia" ucap Dion yang tidak percaya aku melakukan hal bodoh itu.


"Ia niatku sudah bulat kamu mau bantu aku" ucapku kepada Dion berharap dia mau membantu.


"Aku tidak mau membantu kamu berbuat seperti ini, sabar Lan perbuatan mu itu tidak di sukai oleh TUHAN" ucap Dion berusaha menyadarkan aku.


"Ya aku tau itu tapi hatiku telanjur sakit oleh perbuatannya, kalau kamu tidak mau bantu tidak apa-apa masih ada yang mau bantu aku sanjaya" ucapku dengan tegas kepada Dion


Sanjaya sendiri adalah temanku dari bangsa siluman ular aura dia negatif tetapi dia baik, jadi di kala aku ingin melakukan hal yang negatif sanjaya yang membantu aku.


Malam mulai larut aku mulai menunggu ibu terlelap dan mulai menjalankan aksiku kebetulan ada sebuah kamar yang di pakai untuk gudang barang-barang yang tidak terpakai dan tidak pernah di masuki oleh ibu tepatnya di daerah dapur.


Setelah ibu tertidur dengan lelap aku mulai mempersiapkan sesajen berupa kembang tujuh rupa, kopi manis, kopi pahit, tungku yang di dalamnya ada bara api untuk menaburkan kemenyan, boneka voodoo yang ku letakan di atas bunga tujuh rupa dan tidak lupa juga jarum jahit, setelah semua selesai aku persiapkan aku mulai ritual pertama-tama aku menaburkan kemenyan di atas bara api setelah itu mengambil boneka voodoo dan mulai mengasab-asabkannya lalu aku juga memangil sanjaya untuk membatu aksiku setelah boneka itu aku asap-asapkan aku pangil namanya Nia dengan lengkap binnya, tanggal lahirnya, dan wetonnya lalu setelah selesai aku mulai mengambil jarum jahit ku tusukkan di tangan kanannya aku juga menyuruh sanjaya untuk menusukan jarum itu ke tempat Nia.



Setelah berapa menit aku menjalankan ritual sesat ini aku mulai membereskan semua agar ibu tidak curiga dan menyimpan boneka itu di dalam gudang di bungkus oleh kain putih semua sudah aku bereskan tingal aku kembali tidur agar ibu tidak curiga aku berlama-lama di dapur. lalu aku mulai masuk ke kamar dan tidur bersama ibu. ternyata ibu terbangun.


"Sedang apa kamu nak lama sekali di dapur" ucap ibu sambil mengantuk.


"Lan tiba-tiba sakit perut bu dan ke toilet" ucapku agar ibu tidak curiga.


"Masih sakit perutnya nak" ucap ibu

__ADS_1


"Udah gak bu" ucapku yang berbohong kepada ibu.


"Ya sudah tidur sana."


"Ia bu, ini Lan mau tidur"


Keesokan hari aku mulai penasaran dengan perbuatanku itu apakah berhasil atau sebaliknya. Ternyata Lusy menelpon ku menanyakan Nia hari ini dia tidak masuk kuliah.


"Lan Nia di tempat kamu??"


"Gak ada nih emangnya kenapa" ucapku yang penasaran.


"Gak apa-apa hari ini tumben dia tidak masuk" ucap lusy.


"Aku tidak tau coba kamu telpon dia!!!"


Akhirnya aku mengubungi Nia awalnya dia tidak mengangkat telponku lalu aku mencoba SMS dia, beberapa hari kemudian dia membalas SMS ku


"Sorry ya Lan pesan mu baru aku baca aku lagi sakit Lan tangan kananku beberapa hari ini sakit seperti di tusuk-tusuk jarum Lan rasanya, jadi untuk beberapa hari ini aku gak ke rumahmu dulu yah. ucap Nia di SMS


"Ia Nia gak papa cepat sembuh yah, banyak istirahat" ucapku membalas SMS Nia.


Beberapa hari Nia tidak ke rumahku sampai ibu menanyakannya kepadaku


"Kok Nia gak pernah main ke rumah lagi Lan?? kamu sama dia baik-baik aja kan gak lagi ada masalah?? ucap ibuku

__ADS_1


"Gak bu Nia lagi sakit jadi gk bisa ke rumah" ucapku yang berusaha menutupi rasa tidak sukaku kepada Nia.


"Kasihan anak itu mudahan cepat sembuh, nanti kalau kamu nelpon dia bilang yah dapat salam dari ibu."


"Ia bu nanti Lan salam buat Nia dari ibu" ucapku yang sedikit kesal di hati ibu dah di jahatin sama Nia tapi tetap tidak percaya dan masih saja baik kepadanya.


Semenjak aksiku sukses menyantet Nia aku berubah menjadi sosok Wulan yang baru, terkadang ada saja orang yang bertamu ke rumah di saat ibu sedang berkerja karena aku tidak mau ibu tahu kalau anaknya menjadi paranormal dan ibu juga tidak suka kalau anaknya mewarisi keahlian orang tuanya. Orang-orang itu ke rumah untuk meramal,meminta air, memandikan, membuka aura, membantu dari ganguan jin, meminta pengasihan dan terkadang menyantet orang semua ini aku lakukan karena uang aku tidak sungguh-sungguh membantu orang lain kalau uangnya sedikit apa lagi tidak ada uangnya sama sekali aku tidak akan membantu dan aku menjadi sombong dengan kemampuan yang aku miliki.


Sesekali Dion mencoba menasehati aku kembali.


"Lan kamu sekarang berubah kamu tidak seperti Wulan yang aku kenal lagi, kamu tidak secara ikhlas lagi membantu orang lain kamu meminta imbalan untuk semuwah orang" ucap Dion yang menasehatiku.


"Jaman sekarang uang yang bermain Dion, kita tidak akan di hargai kalau tidak ada uang" ucapku dengan Dion dengan nada sombong.


"Ya sudah Lan kalau itu mau mu semoga aja ALLAH menyadarkan mu" ucap Dion yang kesal.


"Kamu kenapa kalau kamu gak mau berteman dengan aku lagi ya sudah" ucapku dengan kesal


"Gimana pun keadaan mu Lan aku tidak akan pernah meninggalkan mu aku akan dengan setia menemani mu" ucapnya dengan lembut kepadaku.


"Ya sudah kalau ingin mu seperti itu tapi, kalau kamu tidak ingin membantu ku ya cukup diam saja, tidak usah kebanyakan komentar"


Semakin kesini aku semakin sombong dah banyak terbukti ampuh kekuatanku menolong orang lain aku juga tidak tau dari mana kekuatan yang ku dapat sampai ada saja orang yang fanatik kepada ku setiap mereka berkunjung aku selalu di beri sembako dan uang setelah pamitan dan pulang mereka selalu mencium tanganku entah kenapa mereka seperti ini kepadaku aku saja mulai binggung katanya karena aku berhasil menolong mereka, dan mereka menggapku hebat


BERSAMBUNG

__ADS_1


Nantikan cerita selajutnya apakah Wulan akan berubah menjadi jahat atau dia akan berubah seperti dulu yang penasaran komen dongπŸ‘‡πŸ‘‡ dan jangan lupa di like yahhh πŸ₯°πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡


__ADS_2