
Beberapa bulan ini rutinitas aku lakukan seperti biasa tanpa ada ganguan dari mereka aku melakukan aku harap kejadian di rumah makan itu akhir dari semuanya, sekarang aku sudah mempunyai tempat kerja yang damai teman-teman yang baik ada salah satu teman yang aku dan dia mulai akrab, dia lebih tua 3 tahun dari aku dan aku sering memangilnya kak Yulia atau Lia.
Kak Yulia sering membantu pekerjaanku di saat ada yang tidak aku mengerti karena dia lebih lama kerja di sini daripada aku. kak Yulia sendri asli dari luar pulau dia di sini merantau dan ngekos keluarga kak Lia sendri masih ada di Bandung setiap bulan kak Lia tidak lupa mengirimkan hasil kerjanya untuk membatu orang tuanya dia anak pertama dari 2 bersaudara adiknya sendri masih bersekolah jadi disini kak Lia yang harus berkerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, bapak kak Lia sendri berkerja sebagai buruh lepas.
"Lan aku kan baru pindah kos nih, nyari kos yang lebih dekat dari kantor biar hemat bensin Lan, tapi di kos baru ku ini ada hal aneh Lan" kata kak Lia.
"Emang aneh kenapa??"
"Waktu aku di kos yang lama gak ada masalah aman-aman aja ini setelah aku pindah mulai aneh aku merasa saat tidur aku merasa ada yang menemani, trus di saat aku tidur kaya ada orang yang mencium dan membelai-belai rambut aku Lan."
"Ah masa sih kak, halusinasi kakak aja kali" ucapku kepada kak Lia."
"Gak Lan itu nyata banget, terus di dinding kosan itu ada tulisan kayaknya tapi gak terlalu jelas karena dindingnya di cat ulang sama yang punya"
"Ya udah kakak kalo tidur itu berdoa dulu kak, jangan langsung tidur"
"Iyaa Lan mungkin aku gak berdoa pas mau tidur, oh iya Lan aku mau beli makan nih kamu mau ikut gak"
"Gak ka aku sudah bawa bekal dari rumah"
"Oh ya udah aku keluar dulu ya"
"Iya kak hati-hati"
Kak Lia pun keluar untuk membeli makanan, sedangkan aku memilih untuk makan di dalam kantor saja karena kantor juga sedang sepi.
Waktu terus berjalan, aku dan teman-teman yang lain pun sibuk dengan pekerjaan kami masing-masing aku sering melihat kak Lia melamun saat bekerja.
Jam menunjukan pukul 18.05 semua pekerjaan pun selesai dan bersiap untuk pulang sebelum pulang seperti biasa aku mengisi absen pulang terlebih dahulu.
sesampainya di rumah aku mandi dan menonton TV bersama ibu, saat sedang asik menonton TV tiba-tiba HP ku berbunyi dan telpon itu ternyata dari Eka.
"Halo"
"Halo Lan, gimana kabar kamu Lan?"
"Aku baik, kamu gimana kabarnya ka?"
"Baik Lan, oh iya Lan hari minggu kamu datang ya."
"Ada acara apa emangnya?"
"Aku nikah minggu ini Lan, kamu datang ya jangan sampai gak datang, harus datang pokoknya."
__ADS_1
"Wihhh, selamat yaa Ka, iya aku pasti datang Ka."
"Iya, kabarin yang lain ya Lan aku gak punya kontaknya soalnya."
"Oke sip nanti aku kabarin yang lain."
"Oke makasih ya Lan, jangan gak datang yah."
"Ia aku pasti datang kok kebetulan kan setiap hari minggu aku libur kerja."
"Oke sip, ya udah yah Lan."
"Ia ka."
Aku pun menutup telepon dari eka dan ibu menanyakan siap tadi yang meneleponku.
"Siapa Lan tadi yang menelepon?? tanya ibu.
"Ooo itu bu teman SMA Wulan Eka, ibu inget gak yang sering main ke rumah."
"Oya ibu inget nak kenapa nak Eka nelepon?"
"Eka ngundang Ulan bu minggu ini dia mau nikah katanya."
"Alhamdulilah udah sampai jodohnya dia Lan."
"Enggak Lan ibu di rumah aja kamu aja yang kesana titip salam buat dia yah."
"Ia bu."
Malam mulai larut aku mulai mengantuk dan aku putuskan untuk ke kamar duluan karena besok pagi berkerja kembali.
"Bu Lan duluan yah ke kamar, Lan dah ngantuk."
"Ya nak kamu duluan aja, nanti ibu nyusul."
Aku pun mulai menuju kamar merebahkan badanku dan berapa menit kemudian aku mulai terlelap.
********************************************
Keesokan paginya aku mulai bangun dan bersiap-siap untuk berangkat kerja.
"Lan sarapan dulu!" ucap ibu yang mendatangi aku di kamar.
__ADS_1
"Ya bu bentar lagi Lan keluar," sahutku sambil memasang baju seragam kerja.
"Yuk bu kita makan bareng-bareng."
"Ia nak."
Kami berdua pun sarapan bareng selesai sarapan aku dan ibu menyiapkan bekal untuk makan siang nanti.
"Bu Lan berangkat dulu Assalammualaikum" sambil mencium tangan ibu.
"Waalaikumsalam, hati-hati nak."
Aku mulai mengendarai motor dan sampai jam 08.40 aku mulai memarkirkan motor dan mulai menulis absen tidak lama kemudian kak Lan datang dengan muka yang lesu.
"Pagi kak, kok lesu amat pagi-pagi!"
"Ia Lan makin horor kos-kosanku, semaleman aku gak bisa tidur"
"Masa sih kak, nanti dah Lan kapan-kapan main ke kos-kosan kakak!."
"Ia Lan nginep Lan temenin aku!"
"Waduh kalau nginep Lan gak bisa kasin ibu sendirian di rumah."
"Ia juga sih Lan, malam ini aku boleh nginep di tempat kamu gak Lan."
"Ia kak bisa kok nginep aja di rumah Ulan."
"Aku mau pindah tapi uang habis sisa uang buat bertahan hidup nunggu gajian dulu neh seminggu lagi kan kita gajian."
"Kalau kakak gak betah nginep aja tempat Lan dulu, emangnya kenapa sih kah Lan jadi penasaran."
"Aku juga enggak paham ada apa tapi di kala aku mau tidur dengan ke adaan telentang aku berasa ada yang mencium di bibir terus aku juga merasa tidur ada yang menemani."
"Itu gak halusinasi kakak aja kan" ucapku yang tidak begitu percya.
"Enggak Lan aku yakin kok, kan aku kemarin dah bilang sama kamu juga di dinding kos-kosanku tuh kaya ada bekas tulisan tapi tu dinding kan di cet ulang bekas tulisanya ada tapi gak jelas itu tulisannya apa."
"Ya sudah nanti Lan main ke kos-kosan kakak mau Lan selidikin dulu apa yang terjadi."
"Wih dah kaya detektif aja kamu Lan."
Tidak kerasa jam sudah menunjukan jam 08.00. Saatnya untuk berkerja kami semua mulai berkerja di tempat masing-masing aku sama kak ulan satu ruangan karena kita sama-sama bagian administrasi. Aku mulai duduk di meja kantorku dan mulai menginput data di komputer, aku lihat kak Lia juga mulai sibuk dengan pekerjaannya tapi sesekali dia menguap menahan ngantuk, melihat dia seperti itu aku merasa kasihan kepadanya tapi kak Lia tipe orang yang tidak mau menyusahkan orang lain jadi aku juga tidak bisa berbuat apa-apa.
__ADS_1
BERSAMBUNG.
misteri apa kah yang terjadi di kos-kosan kak Lia nantikan cerita selanjutnya jangan lupa yah di like trimakasih 🙏🥰🥰🥰