
Keesokan paginya aku dan kak Lia bangun karena di pagi hari semua jendela di buka kak Lia melihat sesuatu di dapur.
"Ini kuburan Lan di belakangnya?" kata kak Lia
"Ia kak itu emang kuburan!"
"Gak Takut kamu Lan kalau malam"
"Enggak udah biasa kak"
Setelah selesai mandi dan sarapan kami pun akhirnya kami pergi berkerja hari-hari yang membosankan yang ku lalui, bekerja seperti biasa, menerima pengiriman, melaporkannya kepada admin, absen pulang dan akhirnya pulang.
sampai di rumah aku mandi dan makan malam bersama ibu, menonton TV lalu tidur kak Lia tidak menginap di tempatku lagi dia malam ini tidur di tempat kosnya besok pagi aku akan menepati janjiku setelah dari kondangan tempat Eka.
Keesokkan harinya aku pergi ketempat Eka untuk memberikan selamat menempuh hidup baru kepadanya. Akhirnya aku sampai ke tempat pernikahannya aku melihat raut bahagia di wajah Eka akhirnya dia mendapatkan jodoh untuknya aku pergi ke pelaminannya dan bersalaman kepada Eka dan suaminya tapi di saat aku ingin bersalaman dengan suaminya aku melihat sesuatu yang ada di pundaknya seperti sosok genderuwo tapi ini hari bahagia Eka aku tidak mau dia melihat raut wajahku yang aneh saat bersalaman dengan suaminnya, setelah bersalaman dengan suaminya aku bersalaman dengannya.
"Selamat ya ka semoga bahagia sampai tua" ucapku.
"Makasih yah Lan kamu udah mau datang, udah makan Lan"
"Udah kok"
"Bentar dulu Lan kita foto bareng dulu"
Aku pun berfoto dengan mereka. Setelah selesai menghadiri undangan di tempat Eka aku lalu menelepon kak Lia menanyakan tempat kosan kak Lia berada, kak Lia memberi tau alamat kosannya dan aku mengakhiri panggilan kak Lia dan langsung menuju tempat kosannya.
Beberapa menit kemudian akhirnya aku sampai ke tempat kosan kak Lia ibu kosan mempersilahkan aku masuk ke kosannya pintu kak Lia saat itu tidak tertutup terbuka sedikit begitu kagetnya aku melihat cowok tidur di samping kak Lia sesekali mencium kak Lia, aku langsung menghampiri kak Lia dan dia pun terbagun kaget dan cowo itu mengilang.
"Eh ulan dah sampai kamu Lan, maaf ya aku ketiduran biasa aku malam gak bisa tidur Lan" ucap kak Lia dengan menguap.
"Ia kak gak papa santai aja"
"Gimana Lan kamu masuk ke kosanku ada sesuatu yang kamu lihat tidak" ucap kak Lia yang mulai penasaran.
"Nanti aja Lan kasih tahu kak kalau kita berada di luar, oh ya mana tulisan yang kakak maksud kemarin."
"Itu Lan tulisanya" sambil menunjuk tembok yang ada tulisan samar-samar.
__ADS_1
Aku mendekati tembok itu berusaha membaca tulisan itu dan ternyata tulisan itu pun mulai terbaca sedikit demi sedikit yang bertulisan
"Kenapa ketulusanku kau balas dengan penghianatan dan kau tinggalkan aku. maafkan aku"
Setelah aku berhasil membacanya tiba-tiba aku flashback kejadian yang di kosan ini aku melihat seorang pria yang putus cinta dan sebelum melakukan aksi bunuh dirinya dia menulis tulisan didinding dan setelah itu dia melakukan aksinya.
Sontak aku kaget melihatnya, dan kak Lia menghampiri aku melihat raut wajahku yang tegang.
"Kenapa Lan kok tegang? ucap kak Lia.
"Kayanya kakak harus meninggalkan kosan ini deh."
"Emangnya kenapa Lan?"
"Kayanya kita ceritanya jangan di kosan ini deh kah kita ke luar aja."
"Oh ia di samping ada warung kita ke warung itu aja Lan."
"Bu teh es satu, kamu apa Lan?"
"Lan kopi hitam aja kak"
"Sama kopi hitamnya satu bu" ucap kak Lia yang memesankan minuman.
"Ayo Lan cerita aku sudah gak sabar mendengar ceritamu."
"Beneran dah siap nih??"
"Ia apa-apa sih Lan??"
"Kayanya kosan kakak itu bekas orang cowok bunuh diri deh.
Mendengar ceritaku kak Lia pun kaget dan ibu di warung ternyata mendengar ucapan kami.
"Ini kopi sama tehnya mba! mba yang ngekos di samping itu yah" ucap ibu warung.
__ADS_1
"Ia bu kenapa" ucap kak Lia.
"Mba gak takut di sana?"
"Yah takut bu sampai sekrang masih sekarang ada hal yang aneh, emangnya ada apa bu?"
"Ibu cerita tapi mba-mbanya janji yah jangan bilang tahunya dari ibu ceritanya enggak enak sama pemilik kosannya mba."
"Ia bu saya janji" ucap kak Lia.
"Di kosan itu dulu pernah ada cowok yang gantung diri karena putus cinta dia di tingalin sama kekasihnya lalu bunuh diri di kosan itu banyak orang yang ngekos di kamar cowok itu di ganggu mba."
Kak Lia kaget mendengar ucapan ibu itu sama dengan ucapan Wulan jadi selama ini yang dia rasakan ada seseorang yang menemani dia tidur dan menciumnya ternyata itu beneran dan cowok yang bunuh diri di kosan itu.
"Ia bu, makasih yah bu infonya saya gak akan ngomong-ngomong kok" ucap kak Lia.
"Benar Lan barusan ucapan mu tadi berarti selama ini yang nemenin aku tidur dan menciumku cowok itu Lan, berarti aku tidak berhalusinasi Lan."
"Ia kak emang enggak itu beneran kok tadi pas Lan mau masuk ke kamar kakak Lan liat cowok itu tidur di samping kakak dan sesekali mencium kakak, pas ulan masuk cowok itu pun hilang."
Mendengar penjelasanku kak Lia terdiam dan mulai memancarkan raut wajah yang ketakutan.
"Kayanya aku harus pergi dari kosan ini Lan tapi gajian besok senin, gimana ini" ucap kak Lia yang ke bingungan.
"Gini aja kak, kakak tingal di aja dulu di rumah Wulan sampai gajian nanti kalau sudah gajian nanti Lan temenin kakak nyari kosan deh biar tidak bermasalah lagi" ucapku
"Gak papa Lan aku tingal di rumahmu sampai dapat kosan tapi beneran yah kamu temenin kakak, tapi sayang sebenarnya masih sebulan lagi di kosan itu"
"Kakak sayang sama uang atau mau selalu di hantui" ucapku.
"Yah aku enggak mau di hantui lah Lan.
Dan akhirnya kak Lia pun tingal beberapa hari di rumahku sampai mendapatkan kosan, setelah dapat kosan kak Lia pun berpamitan dengan ibu kosan itu dan pindah ke kosan yang baru. Setelah pindah hidup kak Lia pun mulai tenang tidak ada lagi ganguan-ganguan dari mahluk lain dan menurut kak Lia itu adalah pengalaman yang mengerikan dalam hidupnya sepanjang malam ternyata kak Lia di temani oleh pria itu yang mati dengan mengenaskan. Namun sekarang semua sudah damai kak Lia juga tidak pernah lagi aku lihat di kantor dengan muka yang lesu sekarang kak Lia mulai ceria kembali.
Cerita ini adalah cerita nyata dari temanku yang aku samarkan namanya, dan sebelum aku menulis cerita ini aku sudah meminta ijin kepada temanku dan penghuni kosan itu agar tidak terjadi kembali seperti cerita pak selamet.
Jangan lupa Like, komen dan vote jika kalian menyukai cerita ini dan tunggu cerita selanjutnya 😉🥰
__ADS_1