Persahabatan Dunia Lain

Persahabatan Dunia Lain
Mengendong genderuwo


__ADS_3

Rutinitas hari-hari berjalan mulus seperti biasa, setelahnya aku membantu kak Lia pindah dari kosannya dan mencari kosan baru yang aman dan nyaman.


Saat aku berada di rumah sambil bersantai di kamar bersama Dion dan Sanjaya dan ibuku berada di ruang tengah sedang asik menonton TV. Saat aku asik mengobrol dengan Dion dan Sanjaya tiba-tiba HP ku berbunyi setelah aku lihat ternyata itu telepon dari Eka.


"Halo?" ucapku.


"Halo, Lan kamu besok liburkan?"


"Iya, besok kan tanggal merah kenapa emangnya?"


"Aku mau ke rumah kamu Lan, kamu besok ada di rumahkan?"


"Ada, aku besok gak kemana-mana kok, tumben kamu mau ke rumah emangnya ada apa?"


"Aku mau cerita Lan, nanti besok aja aku ceritainnya."


"Oke, ya udah aku tunggu ya besok."


"Iyaa Lan."


Eka pun mengakhiri panggilannya, aku penasaran apa yang ingin Eka ceritakan karena jarang-jarang dia ke rumahku.


Keesokan harinya aku menemani ibu ke pasar membeli bahan untuk memasak, karena hari ini Eka mau datang ibuku sengaja ingin memasak banyak, pulang dari pasar aku langsung membantu ibu memasak.


jam menunjukan pukul 11.00 terdengar suara seseorang mengetuk pintu dan ternyata itu adalah Eka.


"Ayo masuk ka" ucapku.


"Duh panas banget Lan."


"Ya udah kamu duduk dulu, aku bikinin minum dulu."


"Iyaa Lan, yang dingin Lan."


"Iya santai aja dulu kamu."


Aku membuatkan minum untuk Eka, saat di dapur ibuku bertanya kepadaku.


"Siapa Lan?"


"Eka bu, Lan mau bikin dia minum dulu bu."


"Iya, nanti kalo masakannya udah matang kita makan bareng-bareng ya."


"Iya bu, Lan ke depan dulu ya bu nemenin Eka."


"Iya Lan."

__ADS_1


"Nih minum dulu Ka" ucapku sambil menyodorkan minuman dan juga kue.


"Makasih Lan, ibu kamu mana Lan?"


"Ada di dapur lagi masak, kamu mau cerita apa tumben mendadak kesini, rumahmu kan jauh gak apa-apa memangnya kamu kesini sendirian?"


"Gak Lan tenang aja, lagian aku bosan di rumah sendirian."


"Suami kamu kemana memangnya?"


"Biasa kerja ke luar kota, lusa baru pulang."


"Kamu mau cerita apa?"


"Oh iya, gini Lan aku merasa ada yang aneh sama suamiku Lan, setiap aku dekat dia aku bawaannya merinding Lan"


"Ah.. perasaan kamu aja kali Ka."


"Gak Lan, aku merasa ada yg aneh sama diri suamiku entah itu apa aku gak tau, terus dia sering mengeluh pundaknya sakit padahal sudah beberapa kali aku pijitin Lan, tapi tetap saja sakit. terus sudah pijet juga kemana-mana tapi tetap saja enggak sembuh juga."


"Emmm... gimana ya sebenarnya aku ada lihat sesuatu tapi aku gak mau ngasih tau kamu Ka."


"Kok gitu? memangnya ada apa Lan sama suami ku?"


"Ya, sebenarnya pas aku datang ke acara pernikahan kamu aku liat sesuatu."


"Kamu serius mau tau? ntar kamu takut lagi."


"Gak Lan, ayo kasih tau."


"Emmm.. gini pas aku datang itu aku lihat suami kamu ada yang ngikutin aku sih lihatnya dia kaya di gendong gitu."


"Hah? serius Lan? sosok apa Lan?"


"Sosoknya hitam, lebih tepatnya itu sosok Gendruwo ka."


"Hah? kok kamu gak bilang Lan?


"Kalo aku bilang pas acara pernikahan kamu yang ada kamu nanti sawan gak jadi kawin hahahha, kan gak lucu kamu batal kawin gara-gara sawan, bisa masuk berita nanti kamu nanti judul beritanya acara pernikahan dibatalkan dikarenakan mempelai wanita kesurupan."


"Hahhaha.. dih gak mau aku Lan, malu-maluin aja, terus gimana Lan?"


"Gimana apanya?"


"Berati selama ini aku berhubungan bukan sama suamiku dong soalnya aku sering kewalahan meladeninya Lan."


"Ya gak lah, itu kamu merasa nyata kan?"

__ADS_1


"Ya iya nyata Lan."


"Nah ya sudah itu suami kamu, dia cuma menempel tapi gak merasuki tubuh suami kamu."


"Hahaha aku kira aku berhubungan dengan genderuwo juga. Sempat panik aku mendengarkan penjelasan mu tadi tapi sekarang aku sudah paham" ucap Eka.


"Terus kamu bisa bantu aku gak gimana caranya biar genderuwo itu hilang Lan" sambung Eka kembali.


"Kayanya aku enggak bisa ka, aku belum pernah membuang kaya gitu atau menghilangkan itu lagi pula kekuatannya lebih tinggi dan dia juga sudah ikut suami mu sudah bertahun-tahun jadi kaya udah menyatu gitu tapi untungnya hanya di luar tubuhnya saja, coba kamu cari pak ustad aja yang mengerti hal semacam itu" ucapku.


"Ooo gitu yah Lan, jadi kamu gak bisa yah?" ucap Eka


"Jadi kalau aku berhubungan dengan suamiku aman aja kan Lan" sambung Eka kembali yang masih penasaran


"Ya aman aja itukan suamimu kalau suami orang lain baru gak aman" ucapku sambil tertawa.


"Aseemm.... bukan itu maksudku tapi genderuwo itu gak ikut-ikutan kan"


"Enggak Eka tenang aja paling dia cuma ngeliatin kalian aja sedang seperti itu" ucapku sambil ketawa lagi.


"Kamu ini Lan bikin aku jadi parno nih serius ini genting."


"Ya itu beneran mangkanya kamu cari orang yang bisa ngobatin coba."


"Ya udah kalau gitu makasih yah kamu temanku yang paling baik, ngomong-ngomong kamu kapan nikah nih."


"Emang kenapa kamu nanyain aku nikah?"


"Enggak papa biar kamu enggak kesepian tidur ada yang nemenin!"


"Anjritt, gak lah tidur aku di temenin ibu, Dion, dan sanjaya terus kemana-mana mereka selalu menemani aku kecuali di toilet yah!!! kurang apa lagi coba!"


"Ia... Ia deh, oh ia aku mau pulang udah siang nih."


"Nanti dulu kita makan bareng-bareng dulu ibu dah masak banyak tadi."


"Gak usah repot-repot Lan."


"Udah santai aja"


Aku, Eka dan ibu akhirnya kami makan siang bertiga setelah selesai makan dan rehat sejenak Eka pun berpamitan pulang dengan aku dan ibu.


Setelah suaminya pulang dari luar kota Eka lalu menceritakan kepada suaminya tentang makhluk yang ada di pundaknya dan kenapa pundaknya sering mengalami sakit, awalnya suaminya tidak percaya dengan hal-hal seperti itu. Tapi Eka tetap dengan sabar membujuk suaminya untuk menghilangkan makhluk yang ada di pundaknya itu yang sudah ikut bertahun-tahun lamanya.


Akhirnya suami Eka pun mau mengikuti anjuran Eka mereka pergi ke tempat pak ustad ternama yang tidak di ragukan lagi kehebatannya di tempat pak ustad itu lah akhirnya makhluk itu bisa di hilangkan dan di usir pergi untuk selamanya dan semenjak makhluk itu hilang sekarang suaminya Eka tidak pernah lagi mengalami sakit pundak lagi.


Buat pembaca setiaku terimakasih yah sudah membaca ceritaku jangan lupa like, dan komen keritik membangun terimakasih semoga terhibur 🥰❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2