
"Pa beneran itu tadi rumahnya bagus kok sekarang berubah jadi rumah tua tanpa penghuni namanya bapak Sofian pak tadi juga bilang sama kita-kita" ucap Kinno yang tidak percaya.
"Mas-mas semua. Ini rumah dulu memang ada warga yang tinggal di sana namanya bapak Sofian, tapi di kala itu perampokan di rumah ini yang mengakibatkan keluarga pak Sofian di bantai dan di bunuh seluruh keluarganya dan sampai sekarang menjadi kosong."
Raut semua teman-teman Kinno dan juga Kinno berubah menjadi pucat, mereka tidak percaya yang menyabut mereka tadi adalah keluarga pak Sofian yang telah di bunuh saat ada perampok masuk kerumahnya.
Bapak tadi pun membatu Kinno dan teman-teman untuk menyalakan mobil, bapak itu mulai masuk ke dalam mobil dan membaca doa setelah itu menyetater mobil dan akhirnya hidup.
Mereka semua pun bergegas untuk meninggalkan tempat itu dan berterimakasih kepada bapak yang sudah membantu mereka tadi.
"Aku masih enggak percaya kalau tadi kita semua di sambut oleh keluarga bapak Sofian" ucap Roby yang sedang menyetir mobil.
"Udah lah enggak usah di bahas aku merinding kalau inget kejadian itu" ucap Kinno.
Tidak Lama mobil yang mereka kendarai tiba-tiba mati kembali, Roby kemudian keluar untuk memperbaiki mobil tersebut yang lain sama sekali tidak berani untuk keluar, Roby mencoba mengecek mesin mobil tapi semua tidak ada masalah tapi mobil masih belum bisa hidup akhirnya tengah ke putus asaan mereka berempat Roby melakukan sesuatu dia membuang air kecil di ban mobil dan kembali masuk dalam mobil dan mencoba menghidupkan mobil itu, dan anehnya mobil itu pun hidup kembali Roby mulai menjalankan mobil itu semua hanya terdiam di dalam mobil tidak ada satu suara pun yang terucap termasuk Kinno yang selalu ngomong sekrang berubah menjadi pendiam malam juga sudah mulai larut dan mereka mulai keluar dari perkampungan dan jalan yang mereka lewati adalah hutan-hutan pohon jati suasana malam mulai membuat mereka tercekam rasa takut di tambah lagi kejadian yang mereka alami tadi sore.
Setelah beberapa lama mobil kembali mati dan pada saat itu mereka berada di hutan pohon jati rasa panik, takut, khawatir, yang ada di benak mereka saat itu tidak ada yang berani kelua dari mobil kecuali Roby. Dia bernyali cukup berani ketimbang yang lain Roby kembali keluar dan kembali membuka kap depan mobil memeriksa mesin-mesin yang ada disana, kasus sama seperti tadi mesin tidak ada masalah tapi mobil tidak mau menyala beberapa kali di coba di setater namun selau gagal mobil juga tidak kunjung untuk hidup tiba-tiba hawa aneh muncul hawa yang membuat bulu kuduk menjadi berdiri.
"Kok aku merinding yah" ucap Adit.
"Udah ah enggak usah di bahas" ucap Kinno.
Dan tak lama ada suara jatuh dari atas atap mobil bruukkkk dan semua mata tertuju pada kaca depan mobil ada sosok kuntilanak dengan posisi mengintip di depan kaca mobil dengan posisi badan di atas kepala dan rambut terurai di bawah, semua merasa takut dan tak bisa berbuat apa-apa hanya dapat berdoa di saat itu.
Tapi tidak dengan Roby dia mencoba keluar dari mobil mulai menaiki atap mobil dan membuang air kecil di situ,
__ADS_1
setelah selesai Roby pun turun dari atap mobil dan mulai memasuki mobil mencoba untuk menyalakan mobil kembali.
Aneh dan aneh setelah beberapa kali di buangin air kecil mobil bisa hidup kembali, dan keajaiban berpihak kepada mereka. Setelah mobil kembali hidup mereka pun mulai melakukan perjalanan kembali.
tanpa ada ada ucapan sama sekali di dalam mobil suasana menjadi hening hanya doa yang bisa mereka panjatkan saat di sepanjangan perjalanan, perjalanan yang mereka tempuh untuk keluar dari hutan pohon jati itu kurang lebih satu jam, harapan mulai datang ketika mereka semua sudah keluar dari sana dan menuju jalan raya raut-raut bahagia mulai muncul di wajah mereka satu persatu.
8 jam perjalanan yang mereka tempuh untuk kembali ke basecham, ada yang tertidur, ada yang bahagia dan bernyanyi-nyayi karena sudah bisa keluar dari hal mengerikan itu.
"Ogah aku kalau di suruh kembali kesana" ucap Kinno yang belum tidur.
"Ia aku juga enggak mau kembali kesana lagi" ucap Adit.
"Ia horor baget untung aja enggak kenapa-kenapa kita semua" ucap Roby.
"Ya udah lah itu buat pengalaman kita semau" ucap" Adit.
Akhirnya mereka pun sampai di basecham mereka semua mulai mandi setelah mandi ada yang membuat kopi ada yang tidur-tiduran untuk menghilangkan rasa penat.
"Ia aku liat mangkanya aku kecinggin tuh mobil menurut kepercayaan aku dan keluarga kalau ada hal aneh dan ngikutin mobil itu harus di kencinggin" ucap Roby.
"Hahahah pantesan aja aku kira kamu kebelet dan enggak tahan lagi jadi pipis di situ"
"Gila aku enggak seperti itu" ucap Robi.
"Horor banget pokonya aku enggak mau kesitu lagi untung aja aku enggak pipis di celana" ucap Kinno.
"Hahahahh muka mu aja sangar tapi takut" sahut Adit.
"Ya udah kita tidur dulu besok kita ngomong sama pimpinan kita semua enggak sanggup" Kata Roby.
__ADS_1
"Udah kita tiduran aja" ucap Anto.
Mereka semua pun beristirahat dan tidur. Keesokan harinya orang kantor menelepon Roby.
"Hallo pak Roby gimana udah dipasang pemancarnya.
"Gini pa kita semua baru meninjau lokasi belum sempet untuk memasang pemancar itu, karena kesorean dan pas kita mau pulang kita semua mengalami hal-hal aneh.
"Ooo gitu ia memang sebelum tim bapak, memang ada tim lain juga bahkan mereka di ganggu disana, yah kalau bisa bapak dan tim bapak keluar desa itu sebelum sore agar tidak terjadi apa-apa.
"Kayanya saya dan tim tidak bisa melanjutkan perkerjaan ini pak yang lain pada enggak mau kembali kesana lagi.
"Jadi gimana ini pak"
"Bapak cari aja tim yang lain kita semua enggak mau kembali lagi kesana.
Akhirnya tim Kinno tidak menyanggupi perkerjaan itu, dan tim lain yang mengantikan perkerjaan mereka.
saat bercerita hal ini aku dan Kinno tiba-tiba merasa kehadiran mereka, rasanya seperti merinding, Kinno pun menghentikan ceritanya tentang keluarga pak Sofian.
"Lan, aku merinding aku pulang dulu ya udah malam nih"
"Iya aku juga merinding dengernya, ya udah kalo kamu mau pulang Kin."
Kinno pun akhirnya pulang kerumahnya karena hari juga sudah sangat malam.
Setelah Kinno pulang aku merasakan kehadiran almarhum pak Sofian dan keluarganya tapi kehadiran mereka tidak menggangguku dan aku niatkan di dalam hati mendoakan mereka agar mereka bisa tenang di sana setelah selesai berdoa keluarga pak Sofian pun pergi hanya doa yang aku bisa kasih kepada keluarga pak Sofian semoga mereka semua tenang di sana amin 🙏❤️
**********************************************
__ADS_1
Terimakasih untuk pembaca setiaku, buat yang baru baca jangan lupa like, komen atau yang berbaik hati bisa memberikan vote kepada saya.
dan jangan lupa mampir ke novel saya yang lainya terima kasih🥰❤️