
Hari-hari berjalan seperti biasa tanpa ada hal yang mistik yang aku temui hingga suatu hari ada reuni yang di adakan teman-temanku di SMP.
Di saat aku berada di rumah dan lusy bekerja seperti biasanya ada teleponku tiba-tiba berbunyi.
Kriiiiiing....Kriiiiing..Kriiiing....
Aku mulai mengangkatnya ternya dari Nisa teman SMP ku waktu itu.
"Hallo ini sapa" kataku.
"Ini Lan ya? ini aku nisa teman SMP kamu Lan"
"Oooooo..... Nisa ya ada apa nis" tuturku.
"Gini SMP kita mau ngadain reuni hari minggu ini kamu bisa datang enggak, acaranya di aula SMP sendiri."
"Ya Nis aku usahain ya datang."
"Jagan sampai gak datang ya Lah, kamu wajib datang loh."
"Ia...ia aku usahain datang nis."
"Oke kalau gitu, dah dulu ya Lan aku mau nelepon yang lain, assalammualaikum."
"Ia nis Waalaikumsalam" ucapku.
Lalu aku matikan hp ku, aku mulai kehabisan bahan untuk menulis namun atasan dan crew selalu bertanya kapan aku membuat cerita baru.
***********************************************
Tak terasa seminggu telah berlalu minggu ini acara reuni SMP, aku pun menghadirinya rasa kangen aku ketika lama tidak berjumpa dengan teman-temanku di SMP waktu itu.
Dan aku mulai bersiap-siap untuk pergi ke acara reuni itu, tidak selang berapa lama akhirnya aku tiba di sana semua teman-teman sudah berkumpul di Aula sekolah acara mulai berjalan dengan ramai dan lancar tapi di tengah acara aku melihat temanku yang bernama Betri, dulu penampilannya sangat cupu, wajahnya tidak terlalu cantik karena di wajahnya ada tanda lahir seperti tompel di pipinya, dia sering di bully karena penampilan dan wajahnya aku sangat simpatik waktu itu kepadanya, tidak ada yang mau berteman dengan dia tapi dengan ku menurutku berteman itu tidak harus memandang fisik, di sini aku bertemu dengannya Betri yang aku kenal sekarang agak berubah dia tampil lebih seksi wajahnya yang dulu ada tompel sekrang menjadi cantik dan menarik semua orang di sana mengagumi akan ke cantikan Betri tapi tidak dengan ku.
Memang dia cantik kalau sekilas di pandang tapi setelah memperhatikan lebih lama dan memandangnya lebih lama wajahnya menjadi mengerikan entah ini apa hanya halusinasiku saja.
__ADS_1
Aku mulai penasaran dengan Betri, lalu aku menghampirinya.
"Hai Betri masih kenal gak sama aku?" tuturku kepadanya.
"Masih lah kamu Wulan kan, aku engak lupain kamu Lan, karena kamu dulu tamanku yang paling baik.
"Ahh bisa aja, kamu sekrang berubah ya? tapi entah kenapa walau pun sekrang kamu tampil lebih cantik tapi aku lebih suka Betri yang aku kenal dulu, biar pun bayak orang yang membullynya tapi dia anak yang baik dan polos."
"Hahahah.... ulan...ulannn...jaman sekrang kalau tidak cantik dan seksi gak ada yang mau nemenin Lan."
"Tapi aku gak???." sahutku meyakinkan Betri.
"Ya kamu tapi yang lain, aku udah capek Lan di hina di bully sampai akhirnya aku kenal dengan seseorang dan seseorang itu membawa aku ketempat paranormal yang tidak di ragukan lagi dan akhirnya aku."
"Akhirnya kamu memakai susuk kan" kataku memotong ucapan Betri.
"Betri bagi orang yang awam mungkin iya kamu terlihat cantik tapi bagiku tidak, cantikan Betri yang ku kenal dulu," sambungku.
Acara sudah selesai akhirnya aku pun pulang ke rumah sambil bertukar nomer hp dengan Betri.
"Ia masih, kenapa?"
"Nanti kapan-kapan aku main yah ke rumahmu."
"Oke siapp ke rumah aja??"
************************************************
Beberapa bulan kemudian Betri sering keluar masuk rumah sakit aku selalu menjenguknya. tubuhnya yang dulu ideal seksi sekarang menjadi kurus karena Betri mengidap penyakit menular yang tidak ada obatnya jadi di kala dia ngedrop dia di larikan ke rumah sakit setelah sembuh dia juga harus rawat jalan dan harus selalu meminum obat untuk bertahan dari penyakit itu.
Melihat Betri seperti itu hatiku sedih sekrang tubuhnya kurus sekali wajahnya tidak berseri seperti dulu tatapan matanya mulai kosong di saat aku berkunjung ke rumahnya di saat dia mulai sehat dan baru saja keluar dari rumah sakit.
"Gimana keadanmu Betri?"
"Mendingan Lan!
__ADS_1
"Betri aku mau ngomong tapi kamu jangan marah yah??"
"Ia apa Lan?"
"Kenapa enggak kamu lepas aja susuk itu?"
"Aku tidak mau melepas ini Lan!" mempertegas ucapanya.
"Ya sudah kalau gitu, oh iya aku pulang dulu yah ada teman yang mau ke rumah, cepat sembuh yah Betri."
"Ia Lan makasih yahh kamu tamanku yang baik dari dulu sampai aku sakit seperti ini kamu masih peduli denganku."
"Ahh biasa aja Bet, santai aja napa!" tuturku kepadanya.
Aku pun pulang dan berpamitan dengan Betri dan juga keluarganya.
Sesampainya di rumah aku di telepon oleh keluarga Betri mengabarkan bahwa kondisi badan Betri bertambah ngedrop kembali dan di larikan ke rumah sakit. Aku bergegas kembali mendatangi Betri ke rumah sakit, sesampainya di rumah sakit aku menuju ke Receptionist menanyakan pasien yang bernama Betri merka pun memberitahukan pasien yang bernama Betri ada di ruangan UGD.
Aku pun mulai menuju ke ruangan UGD dan melihat terbaring lemah di ruangan itu.
Betri di periksa kembali dan di ronsen setelah berapa lama menunggu hasil ronsen dan akhirnya. Keluarga Betri yang menerima hasil ronsen dari dokter mulai membukanya dan kaget setelah melihat hasilnya. Terdapat banyak benda asing di badan Betri dari di wajah, dada, pinggang, dan di area ***********.
Nafas yang mulai berat di rasakan Betri keadaanya tambah sangat keritis begitu susah melihatnya untuk pergi menghadap sang maha kuasa akhirnya karena di rumah sakit Betri tetap saja keritis pihak keluarga pasrah dan membawa Betri pulang.
Sesampainya di rumah orang tua Betri memangil pak ustad, pak ustad tahu apa yang sedang di alami Betri mulai menuntun Betri mencoba mengeluarkan susuk yang ada di tubuh Betri setelah semua susuk keluar pak ustad pun menuntun Betri menyebut lafal ALLAH.
Dan akhirnya pergi untuk selamanya, Betri di makamkan sore itu juga aku pun ikut kepemakaman Betri melepas kepergiannya untuk selamanya selamat tinggal Betri kau adalah teman yang terbaik, sebagai teman aku kurang tegas untuk memperingatkan mu semoga kau tenang di sanan.
Bersambung.
Kita bisa ambil hikmah dari cerita Betri ini, bahwa dengan hal itu kecantikan yang dimiliki tidak lah bisa abadi malah menyengsarakan pemiliknya. Cantikan yang abadi itu terpancar dari hati bukan dari penampilan, wajah dan lain-lain
Terimakasih sudah setia menunggu cerita ini jangan lupa like dan komen jika kalian suka cerita ini 🥰🥰🙏
oooyaah.... selamat hari raya idul Fitri jika ada salah baik di sengaja or tidak mohon maaf yang sebesar-besarnya
__ADS_1