
Di sepanjang perjalanan menuju Danau bukit batu kami mengobrol banyak hal apa lagi Dimas yang sangat banyak bicara.
"Diem aja vid? kata lusy.
"Enggak papa kok lus!"
"Udah dong jangan sedih-sedih kita kan mau liburan" sahut lusy.
"Udah aku enggak papa santai aja kok," ujar David yang menutupi perasaannya.
"Kenapa bro? galau putus cinta? cewe di dunia enggak cuma satu!" celetuk Dimas.
"Apaan sih mas ikut nimbrung aja" sahutku.
"Ngasih semangat David aku Lan, biar dia enggak galau?"
"Ia Dimas santai aja kok," sahut David.
"Nah gitu dong aku nyalain lagu nih biar semua happy," kata Dimas.
Dimas yang menyalakan lagu dengan volume full membuat aku menjadi bising.
"Dimas....Dimas....Diimaaaaassssssss" teriak ku.
"Eh apa Lan!"
"Kecilkan volumenya dikit berisikkk," teriakku.
"Ia aku kecilkan, dasar bawel." sahut Dimas
David yang hanya tersenyum melihat tingkah kami bertiga tidak berbicara apa-apa sesekali pandangan matanya kosong seperti orang yang sedang melamun di jendela mobil.
"Ehh ngelamun aja ayo dong vid kita kan mau liburan senang-senang melepaskan beban yang ada dihati,"
"Ia lus kepikiran tiara??"
"Udah yah enggak usah di pikirin kalau jodoh enggak kemana."
"Iaa lus" sahut David.
tidak terasa sudah berjam-jam kami mengobrol di dalam mobil, akhirnya kami semua pun sampai di Danau bukit batu pada jam 13.00 siang hari pemandangannya begitu indah sekali.
__ADS_1
Danau yang jernih sekali di tambah lagi bayak pepohonan di sana membuat suasana menjadi sejuk.
"Wihh bagus bangett nihh danaunya enggak sia-sia aku ikut kamu Lan kesini" ujar Dimas.
"Ia bagus ayo kita berenang" sahut David yang suka dengan pemandangan ini.
Meraka berdua David dan Dimas pergi duluan di danau itu mungkin belum bayak orang yang tau tentang danau ini jadi danau ini masih sepi dari pengunjung,
Burrrrrr( suara lompatan Dimas dan Dimas)
"Ayoo Lan, Lus seger banget nihh," triak Dimas.
"Ia tunggu bentar," sahut Lusy.
Aku dan Lusy pun mulai menyusul mereka berdua di danau dan akhirnya kami berempat berenang di danau itu.
Rasa segar yang aku rasakan ketika badanku memasuki air danau yang sejuk dan dingin.
"Lan liat sini" ujar Dimas yang mulai jahil
Aku mulai menoleh ke arah Dimas dan ia menciperatkan air danau ke wajah ku.
"Hahahah,,,,,, aku cuma bercanda Lan!" ucap Dimas sambil bercanda.
Kami semua berenang di sana sampai tidak ingat waktu hingga sampai magrib aku dan David.
"Ayo Lan mau magrib nihh,??" kata Lusy.
"Ia bentar lagi yah," sahutku yang masih asik berenang di danau itu.
"Ya udah aku duluan yah," kata lusy.
Dimas dan lusy yang sudah keluar dari danau itu.
Tinggal aku dan David yang masih saja berenang hingga ada sesuatu yang aneh yang terjadi di diriku, aku merasakan ada tangang yang memegang kakiku dan tiba-tiba menarik ku ke dasar danau rasanya aku seperti tengelam lama-kelamaan aku mulai kehabisan nafas padanganku mulai buram dan lama-lama menjadi gelap.
"Dimaassssss " teriak lusy.
__ADS_1
"Apaan sihh lus teriak-teriak" kata Dimas.
"Itu....itu...David sama ulann tengelam" ucap lusy yang panik.
Dengan spontan Dimas langsung menceburkan diri ke danau untuk mencari Wulan dan David.
Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Dimas menemukan ragaku di dalam air, Dimas mulai membawa ragaku ke dasar danau. Namun aku masih belum sadarkan diri, Tanpa putus asa Dimas berusaha untuk menyadarkan diriku.
"Luss telepon tim SAR lus, david belum di temukan dan Ulan belum sadarkan diri" Dimas yang panik.
Lusy yang bergerak cepat untuk menelepon para bantuan.
Sedangkan jiwaku yang merasa di tempat lain. Saat itu aku merasa di sebuah kerajaan yang sangat luas sekali dengan para prajurit yang berwajah pucat dan datar,
"Selamat datang di kerajaan ku ucap putri yang sangat cantik" menyapa diriku.
"Maaf anda siapa dan aku ada dimana?" tanyaku.
"David" sambungku melihat David ada di samping ratu itu.
"Aku adalah ratu dari kerjaan danau ini, dan kau sedang ada di kerajaan ku, tinggallah bersamaku di sini dan kau akan merasa kebahagia" tutur sang putri yang mengenakan mahkota dan duduk di singgah sanah di samping putri itu ada David.
"Maafkan saya putri saya tidak bisa tinggal di sini saya harus pulang kembali ke alam saya,"
"Kau tidak punya siapa-siapa lagi di dunia lebih baik kau tinggal di sini menjadi abdi setiaku aku akan memberi kebahagian untuk dirimu." putri yang memaksa.
"Memang aku tidak punya seseorang yang aku sayang lagi selain ibu tapi masih banyak teman-teman yang sayang kepadaku dan tugasku di dunia masih belum selesai aku ingin kembali ke ragaku putri," sahutku yang memohon.
"Lihat saja teman mu ia bahagia tinggal disini?"
David yang mengangguk.
"David ayo kita pulang Lusy dan Dimas pasti khawatir dengan kita!" bujuk ku kepada David.
Namun David tidak memperdulikan ucapan ku ia ingin menjadi abdi setia sang putri hidup bahagia di kerajaan itu.
"Ayoo David kita pulang keluargamu pasti akan khawatir kepadamu" membujuk David kembali.
Bersambung
Apakah ulan berhasil kembali ke raganya?
__ADS_1
dan apakah ia juga berhasil membawa David pulang nantikan cerita selanjutnya yah.
Jangan lupa masukan novel ini ke daftar favorit yah biar bisa tahu kalau lagi up Terimakasih 🥰🥰🥰🙏🙏