
"Saya harus berhenti mencari seseorang yang telah melupakan saya. Saya mencintainya meski dia tak pernah mencintai saya. Rasa ini pasti harus terhapuskan oleh waktu. Saya yakin bisa move on dari Sherly" Gumam Juna
Dalam perjalanan menuju mansion, Tiba-tiba saja mobil beroda empat itu harus menghentikan lajunya
"Tuan muda, bukankah itu nona Sherly yang duduk di sebelah kanan?" tunjuk Zaky
"Apa kamu sudah mengirimkan bukti foto kebersamaan Savira dengan Erlan" ucap Juna
"Sudah Tuan muda, Saya sudah kirimkan dan sudah pastikan kalau Nona Sherly menerimanya" ucap Zaky
"Kita amati dari sini" ucap Juna
"Baik, Tuan muda" ucap Zaky
"Andai saja saya bisa mendengarkan percakapan mereka" ucap Juna
"Apa perlu saya turun tangan untuk menguping pembicaraan mereka, Tuan muda?* tanya Zaky
"Bagaimana caranya agar kamu bisa menguping di sana?" tanya Juna
"Dengan kumis palsu ini, Tuan muda" ucap Zaky
"Yasudah, Sekarang kamu lakukan saja" ucap Jun
Dengan kumis palsu Zaky seketika berubah menjadi pria yang tak bisa di kenali siapa pun yang mengenalnya, Dia pun melangkahkan kakinya dengan berlagak seperti pengunjung yang hendak makan di cafe tersebut dan duduk di dekat bangku orang yang ingin dia intai
"Sayang, Aku mohon jangan berkata seperti itu. Aku nggak mau kita putus," rengek Erlan dengan wajah yang memelas dan memegang kedua tangan Sherly
__ADS_1
Dengan senyuman miris, Sherly menolak keinginan Erlan untuk tetap kembali bersama, namun berbeda dengan apa yang terlihat di balik Jendela, Seorang pria menatap dengan tajam, mata memerah melihat tangan istrinya di pegang oleh pria lain
"Sepertinya Sherly terlalu cinta sama Erlan dia pasti akan memaafkan dan menerimanya kembali," ucap Juna dengan mata berkaca- kaca dan mulai berlinang air mata turun di wajah tampannya
drrrrt.....drrrrt!!!!
"Zaky" panggil Juna
"Iah, Tuan muda" ucap Zaky
"kamu nggak usah mendengar lagi percakapan mereka, kita pulang untuk packing barang-barang saya" ucap Juna
"Baik, Tuan muda. Saya keluar sekarang"ucap zaky
Sempat mendengar percakapan kedua sejoli yang sedang bertengkar mengenai hubungan'nya yang kandas dan sedang merajuk ingin berbalikan
*
*
*
*
Cafe bucin
"kenapa sejak tadi sepertinya ada yang sedang mengawasi aku dengan Erlan, ini pasti hanya perasanku saja" gumam Sherly
__ADS_1
"Sherly, Kamu dengar aku bicara nggak?" tanya erlan
"Aku dengar kok" bantah Sherly
"kalau kamu dengar, Tolong dengarkan permohonan aku untuk memperbaiki hubungan kita ini" ucap Erlan
"Maaf, Sekali lagi aku tegaskan bahwa hubungan kita sudah berakhir sampai di sini" ucap Sherly
"Aku bersedia menceraikan Savira asalkan kamu mau melanjutkan pernikahan kita" ucap Erlan
"Apa kamu sudah gila?" tanya Sherly
"Aku memang sangat tergila-gila pada kamu, Sayang" goda Erlan
"bukankah yang kamu cintai itu Savira, Aku hanya pelampiasan saja kan selama ini" ucap Sherly
"Nggak sayang, kamu nomer satu di hati aku" ucap Erlan
"kalau aku nomer satu di hati kamu, kamu nggak akan bohongin aku" ucap Sherly
"Maafin, Aku sayang!"pinta Erlan
"Sudahlah, buang saja kata maaf dari kamu. Semua sudah terlambat aku nggak mau di sebut pelakor" ucap Sherly
bersambung......
...Jangan lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...