Pria Amnesia

Pria Amnesia
112. Kebenaran yang tak bisa di percaya


__ADS_3

📱drrrrrt.....drrrtttt!!!


📞"Halo, Tuan muda Johan. ini saya dokter Vika" ucap dokter Vika


📞"Ada perlu apa anda menghubungi saya di tengah malam seperti ini" ucap Johan


📞"Oh, Maaf Tuan muda. Saya tidak tahu kalau anda sedang berada di luar negeri" ucap dokter vika


📞"Ada apa?" tanya Johan dengan nada datar


📞"Saya ingin memberitahukan kalau sebenarnya Sherly kemarin datang menemui saya" ucap dokter Vika


📞"untuk apa dia menemui anda?" tanya Johan


📞"Nona Sherly sudah curiga kalau anda itu masih hidup"ucap dokter Vika


📞"Apa?! kenapa bisa dia sampai curiga?!" ucap Johan


📞"Saya juga tidak tahu, jadi apa yang harus saya lakukan? karena nona Sherly meminta hasil visum jenazah dua tahun silam" ucap dokter Vika


📞"hmmmmm, Seorang dokter tidak boleh berkata bohong pada pasiennya" ucap Johan


📞"Maksud Tuan muda saya beritahukan semua fakta yang sesungguhnya? jika anda itu masih hidup?" tanya dokter Vika


📞"katakanlah kebenarannya, tapi jangan bilang tentang keberadaan saya ada di sini" ucap Johan


📞"Baiklah, Tuan. Saya akan lakukan" ucap dokter Vika


Tut


*******

__ADS_1


Zaky pun kembali ke Indonesia setelah mengantar Tuan muda Johan ke negara Jerman


Kring!!


📞"Reno, kamu di mana?" tanya Zaky


📞"Gw lagi nyantai di cafe bucin, kenapa?" tanya Reno


📞"Jemput saya lagi dong di bandara" ucap Zaky


📞"Ogah! lu pikir gw supir Lo! main asal perintah saja!" ucap Reno


📞"Saya tahu kalau kamu lagi seperti ini pasti lagi putus cinta ya?" tanya Zaky


📞"Kok tebakan lu bisa bener sih!" kesal Reno


📞"kita kan punya hati yang sama, jadi saya merasakan hal yang sama juga" ucap Zaky.


📞"Akh, sudahlah kalau memang nggak mau jemput. Saya susul kamu ke cafe bucin ya" ucap Zaky


📞"Mau ngapain nyusul gw?" ketus Reno


📞"Mau undang kamu ke nikahan Tuan muda" ucap Zaky


📞"Hah?! Johan mau nikah lagi?" tanya Reno


📞"Nanti kita bahas ini pas ketemu saja Bye" ucap Zaky menutup ponsel seluler pintarnya secara sepihak


Tut..


"Akh!! sepupu menyebalkan! main tutup saja telepon! belum juga usai bicara! kebiasaan dasar!" gerutu reno

__ADS_1


*******


Tak lama kemudian, Zaky tiba di cafe bucin


"Hei, Zaky! sebelah sini" lambaian tangan Reno menandakan keberadaanya


"Oh, oke" ucap Zaky menyahut dengan anggukan kepalanya


"Mau pesan minum?" tanya Reno


"Nggak perlu, Saya hanya di tugaskan oleh Tuan muda untuk mengirim undangan ini untuk kamu dan maya"ucap Zaky


"Antar sendiri! bagian undangan untuk Maya. Kenapa lu nitip ke gw?" tanya Reno


"Kamu kan temannya, Saya ada urusan lain makanya saya titip undangan ini ke kamu" ucap Zaky


"Gw nggak mau bertemu lagi sama Maya karena dia pasti juga nggak akan mau menemui gw karena kita berdua sudah putus" ucap Reno


"Putus?! sejak kapan kamu pacaran sama Maya?" ucap Zaky


"Gw menyamar jadi Yuda di kantor papi karena ingin memulai karir dari bawah, eh gw malah kecantol sama Maya di sana! dia cantik banget pas berpakaian ala kantoran" ucap Reno


"Masih cinta ya ternyata! kejarlah! ini pokoknya saya titip" pamit Zaky yang melangkahkan kakinya menuju ambang pintu besar


"Eh, kemana Lo. Main ninggalin undangan segala untuk maya" teriak Reno


"Punya sepupu sifatnya bar-bar" ucap zaky menggelengkan kepalanya lalu pergi


bersambung ...


...Jangan lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/Subscribe...

__ADS_1


...Terima kasih sudah mampir di kary ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2