Pria Amnesia

Pria Amnesia
46. Hasil Tes DNA


__ADS_3

Amplop tipis berwarna putih itu akhirnya di buka dengan perasaan tak menentu berharap apa yang ada dalam benak mereka menjadi sebuah kenyataan bahwa Hasil tes DNA menyatakan kecocokannya


"Kek, ternyata benar bahwa Juna adalah Johan!" ucap Reno


"Coba sini, kakek lihat hasil tes DNA" ucap kakek gilbert


"Ini, ,kek" ucap reno


"hmmm, ternyata benar dugaan kamu bahwa Arjuna itu adalah Johan yang kita duga sudah meninggal dunia" ucap kakek Gilbert


"Kalau begitu kakek harus menempati janji kakek!" ucap Reno


"Baiklah, kakek akan memisahkan mereka asal Johan bisa kembali mengingat dirinya" ucap kakek Gilbert


"Tidak bisa dong, kek. meskipun Johan sekarang sedang menjadi Juna apa salahnya kalau kakek juga memisahkan keduanya dengan cara kakek sendri" ucap reno


"Maksud kamu apa?!" tanya kakek Gilbert


"Dengan cara kekuasaan kakek sebagai pemilik dari Hutomo Group bisa saja kan kakek memecat Sherly sebagai menantu sekaligus Chief Executive Officer" ucap Reno


"Hmmmmmm, untuk hal pemecatan Sherly itu tidak semudah membalikan telapak tangan butuh alasan kuat untuk memecat maupun menggeser kedudukan dari tahtanya" ucap kakek Gilbert


"Kakek kan sudah berjanji, maka dari itu kakek harus penuhi permintaan saya" ucap Reno


"Baiklah, Reno kakek akan menggeser saja kedudukan Sherly dan akan memisahkan Johan dari Sherly" ucap kakek Gilbert


"Oke, kek. makasih" ucap reno


"Tolong kamu selidiki kasus ini juga. Kenapa bisa ada jazad yang mengaku bahwa itu adalah Johan" ucap kakek Gilbert

__ADS_1


"Baik, kek akan saya selidiki kasus ini" ucap Reno


"Oh ya, untuk sementara ini kamu tidak boleh menceritakan kejadian tes DNA ini kepada siapa pun, cukup kamu, saya dan teman kamu yang bernama Benny itu yang mengetahui masalah besar ini" ucap kakek Gilbert


"Oke, kek. Saya akan merahasiakan ini semua. lalu bagaimana untuk meyakinkan Arjuna bahwa dia adalah Johan?" tanya Reno


"Kita serahkan saja bukti tes DNA ini kepada dia. Otomatis Johan akan percaya bahwa saya ini adalah kakek kandungnya"ucap Reno


"Kalau dia tahu bahwa dia Johan, apa nanti kemungkinan besar dia juga akan mengetahui hubungan Sherly dengan adik tirinya?" tanya Reno


"kamu tidak perlu khawatir dengan masalah itu karena sepertinya Johan memang mengalami amnesia" ucap kakek gilbert


********


Setelah kejadian yang menimpa Chief Executive Officer itu, kini sikap yang tunjukan seorang wanita executive itu mulai menunjukan sisi lemah lembutnya


"Belum, non" ucap Juna


"Kamu bisa makan siang di ruang makan bersama saya" ucap Sherly


"Benarkah, non?" tanya Juna


"Iah, temani saya di sini. Saya sebenarnya nggak suka makan sendiri di meja makan yang sebesar ini" ucap Sherly


"Baiklah, Non. Terima kasih banyak sudah mengizinkan saya makan siang bersama, non Sherly di ruang sebesar ini" ucap Juna


"Iah, kamu makan udang asam manis ini saja" ucap Sherly


"hmmm, IAH non" ucap Juna

__ADS_1


Sesuap demi Sesuap di Telen oleh Saliva demi memuaskan sang majikan alhasil imbasnya sang supir merasa badannya gatal-gatal di sekujur tubuhnya


"akh! gatel sekali" pekik Juna menggaruk bagian lengan kanan yang gatal


"jangan di garuk" bentak Sherly


"tapi ini sangat gatal sekali, non sherly" ucap Juna


"di-dia, mirip sekali dengan Johan yang memiliki alergi makanan laut. Apa dia Johan? hmmm, nggak mungkin!" gumam sherly


"Saya akan ambil obat gatal dulu, kebetulan saya sepertinya menyimpan di sini" ucap sherly sambil mengambil kotak kecil


"Apa non Sherly juga memiliki alergi yang sama dengan saya?" tanya Juna


"bukan, i-ini sebenarnya milik suami saya" ucap Sherly


"Non Sherly sudah mempunyai suami?" tanya Juna


"Sudah, tapi suami saya meninggal dua tahun lalu karena ledakan jet pribadi" ucap Sherly


"Oh, berarti obat itu kemungkinan sudah expired " ucap Juna


"Maaf, saya lupa. memang ini sudah expired! karena sudah dua tahun tidak di gunakan dan saya juga belum sempat membeli yang baru" ucap sherly


bersambung....


...Jangan lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...

__ADS_1


__ADS_2