
Perayaan kembang api pergantian tahun pun terjadi di seluruh penjuru belahan dunia, tapi tidak untuk seorang wanita yang tengah merasakan hatinya di lema berat akibat mengetahui sebuah kenyataan bahwa sang suami ternyata masih hidup
"Aku bisa melihat warna kembang api yang terlintas dalam langit luas, namun perasaan ini begitu hampa ketika aku tahu bahwa Johan masih hidup dan dia ternyata selama ini selalu ada di dekat saya dan bodohnya saya tida menyadari dia lagi"gumam Sherly dalam lubuk hati
"Sherly, ini gw bawain sosis bakar di malam pergantian tahun baru kenapa lu diam termenung di sana?" tanya maya
"Gw lagi banyak pikiran" ucap sherly
"Mikirin apa sih?" tanya Maya
"Mikirin Johan" ucap sherly
"Ngapain di pikirin?" tanya Maya
"Juna itu ternyata Johan" ucap Sherly
"Tahu dari mana lu? kalau Juna itu adalah Johan?" tanya Maya
"Tahu gejrot" celetuk Sherly
__ADS_1
"Enak dong tahu gejrot! serius gw ih! kok lu bisa tahu dari mana mengetahui kebenaran ini?" tanya Maya
"Tahu dari dokter Vika, dia sudah mengaku semuanya ke gw tentang jati diri Juna sebenarnya Johan"ucap Sherly
"Lantas sekarang harus bersikap bagaimana jika bertemu dengan Juna kembali sebagai Johan?" tanya Maya
"Nggak tahu gw pusing!" ucap Sherly
"Pegangan kalau pusing! cari tembok sana" usil Maya
"Jangan becanda terus! gw lagi beneran pusing sama masalah yang gw lagi hadapi ini"ucap Sherly
"Sepertinya sih Johan sudah ingat kembali siapa dirinya karena Juna itu minta berhenti otomatis Johan merasa sakit hati karena apa yang gw lakuin sama Erlan dulu sangat keterlaluan" ucap
"Nggak kebayang deh gw jadi Johan pasti rasanya sakit banget di duakan di mata dia sendiri meskipun dia nggak ingat, tapi kan dia menyaksikan sendiri kemesraan istri rasa majikan yang di miliki adik tiri'nya sendiri" ucap Maya
"Stop! Jangan bicara lagi. Gw paham arah pembicaraan lu" ucap Sherly
"lu harus minta maaf kalau perlu bersujud di kaki si Johan atas apa yang dulu dan sekarang lu perbuat" ucap Maya
__ADS_1
"Ih, ngapain gw harus berlutut di hadapan dia. Memang gw banyak salah sama Johan, tapi nggak harus juga kali sampai segitunya" ucap Sherly
"Iya-iya, terus sekarang lu ketemuan ajah sama Johan untuk menyelesaikan masalah kalian berdua" ucap Maya
"Gw sudah coba hubungi Johan, tapi nomer ponselnya di blokir" ucap Sherly.
"Wajarlah di blokir! kalau gw jadi Johan juga akan lakuin hal yang sama seperti apa yang dia lakuin. Apalagi Johan sudah tahu kalau lu itu mau menikah sama Erlan" ucap Maya
"Itu kan dulu gw berencana akan menikah dengan Erlan, Sekarang gw sudah nggak berencana lagi untuk menikah dengan dia" ucap Sherly
"Duh, lu itu tidak belajar dari kesalahan lama. Selalu saja membuat anak orang sakit hati dengan apa yang lu perbuat" ucap Maya
"lu itu teman gw tapi kenapa lu selalu menyudutkan gw sih" gerutu Sherly
"Gw memang teman lu tapi gw juga membela kebenaran seperti wonder woman."Ucap Maya
bersambung ..
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite/ Subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...